Skip to content

Categories:

Tips Memilih Jurusan Versi Seorang Mahasiswa Unpad

Anyeong Haseo Gomawo Sarangheo..   Waduh sori nih, saya ngomongnya jadi gini, harap maklum tadi soalnya saya abis ngobrol sama temen saya yang asli jawa,kebetulan beliau sempet mampir ke kosan saya, trus kita ngobrol-ngobrol gitu deh sampe sore.(ga nyambung) hehe.. Ehm.. Ya kembali lagi bersama saya, ibnu lelaki tampan yang mirip sekali dengan benu buloe, kali ini saya mau ngebahas tips lanjutan dari tips saya yang waktu itu, yaitu tentang tips lolos ujian SNMPTN. nah untuk kali ini saya mau ngasih bahasan lanjutannya. apa itu? Ya benar (suara dora mengalun dari kejauhan). saya akan mengupas soal bagaimana memilih jurusan sesuai dengan minat dan bakat serta hati nurani temen-temen (wow) :).

Seperti yang kita ketahui masa SMA itu emang masa yang paling indah.karena disana adalah masa yang paling indah.(lah kok ditulis lagi). katanya masa SMA  adalah masa yang berapi-api. Masa SMA adalah tempat dimana kita  mencari ilmu sekaligus mencari perhatian. makanya ga heran di masa itu banyak sekali terjadi tauran, perkelahian, bakar ban di jalan,penyemprotan gas air mata dari polisi, hingga menyebabkan jatuhnya korban yang kemudian dilarikan ke tukang tambal ban terdekat. ( lah ini anak SMA kok jadi mirip mahasiswa kalo lagi aksi gini sih). Iya.. saya emang ga akan ngebahas ini kok. saya mau ngebahas tips memilih jurusan.

Yuk kita fokus. sebenernya pilihan mau kemana kita saat kuliah nanti tergantung pada diri kita sendiri. karena memang nantinya kita jugalah yang bakal jalanin kuliah. namun ga jarang dalam beberapa kaskus, eh kasus, ada juga yang memilih jurusan kuliah berdasarkan permintaan dari orang tua atau bahkan paksaan dari orang tua. secara logika sebenarnya gada masalah, toh nanti juga yang membiayai kita kan orang tua. tapi masalahnya ketika memilih jurusan karena dipaksa kadang bisa bikin semangat menjalani kuliah bisa hilang ditengah jalan.    kebanyakan mereka yang dulunya milih jurusan terpaksa karena orang tua (kasus dari beberapa teman) mengalami kesulitan saat proses belajar  ataupun ketika proses untuk menyelesaikan studinya. ini diakibatkan karena kejenuhan serta kebosanan yang terjadi ditengah-tengah proses kuliah. ada yang sudah bosan kuliah waktu semester 2, ada yang pas semester 7 mulai ngerasa jenuh kuliah dan males nerusin skripsi hingga baru kelar kuliah belasan semester kemudian, atau ada juga yang males nyelesein kuliahnya karena nilainya jelek, kemudian males ngulang mata kuliah tertentu dan memutuskan berhenti ngelanjutin kuliah. lagi-lagi ini konsekuensi yang muncul karena kuliah  dipaksa orang tua, ya walaupun tidak semua yang kuliah karena desakan dari orang tua mengalami hal seperti itu, paling tidak kita harus coba memahami dan mengantisipasinya.Intinya, sesuaikan pilihan kalian dengan apa yang kalian inginkan, kalau memang bentrok dengan kemauan orang tua coba bicarakan baik-baik. siapa tahu dengan bicara baik-baik orang tua juga bisa memaklumi kita. jangan sampai kasus beberapa teman saya tadi terulang lagi. sayang kan udah belasan semester kuliah tapi akhirnya ga selesai, udah berapa banyak coba uang yang orang tua berikan kepada kita bakal jadi percuma kalo ujung-ujungnya cuma jadi mahasiswa tanpa gelar. so pikirkan lagi sebelum lebih jauh melangkah ya.

Selain memilih jurusan berdasarkan pilihan pribadi. memilih jurusan juga harus melalui proses pemikiran yang matang. bagaimana kondisi kita saat kuliah nanti di jurusan tersebut harus diperhitungkan supaya tidak berhenti di tengah jalan. kalau saran saya pilih jurusan yang memang sesuai dengan bakat kita. atau bisa juga yang sesuai dengan keinginan dan cita-cita kita. dengan itu diharapkan nantinya kita bakal mampu untuk survive manakala kondisi tidak mengenakkan saat kuliah hadir menghampiri kita.

oh ya, satu lagi. ini penting, seperti yang saya bahas di edisi tips kemarin, pilihlah jurusan yang mampu kita gapai. kan biasanya kalo dibimbingan ada try out gitu tuh, nah kita cocokin deh hasil yang ada disitu dengan pilihan yang memungkinkan kita untuk lolos. jangan sampai kita memaksakan diri, karena bisa aja fatal akibatnya, bisa-bisa kita ga lolos SNMPTN. sebenernya kalo ga lolos bisa aja sih kita ngulang tahun depannya, tapi kan ini memakan waktu lama dan biaya lagi, sementara biaya kuliah bisa saja naik dari tahun ke tahunnya. kasian orang tua kita yang susah payah membayari formulir dan mencari biaya untuk kuliah kita, eh kitanya malah menyia-nyiakannya. Meski hal itu bukan nilai mutlak, apalagi bagi kalian yang mungkin membiayai kuliah dengan uang kalian sendiri, tapi seenggaknya kita berusaha untuk memaksimalkan apa yang ada saat ini. Ya kembali lagi sih itu kan sebuah pilihan. dan kita ga bisa memaksakannya kepada orang lain. namun yang pasti dalam hidup akan selalu ada konsekuensi dari setiap pilihan yang telah kita pilih. 🙂

Nah, itu aja kali ya yang bisa saya sampaikan. moga aja tips yang saya sampaikan ini berguna. ya minimal bisa jadi sedikit bahan rujukanlah buat temen-temen yang emang berniat mau masuk PTN melalui jalur SNMPTN atau jalur-jalur lainnya. mohon maaf ya apabila ada salah kata dalam penulisan ini. Selamat Berjuang Menempuh SNMPTN ya kawan.hehe

Posted in Uncategorized.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.