Skip to content


Negeriku Ini

 

kita telah sama melihat bahwa negara ini sangat kaya raya

kita juga telah faham bahwa negara ini adalah warisan tak ternilai harganya

namun sama kita ketahui juga negara saat ini hampir hancur

menuju sebuah titik lebur dan hilang dengan sedikit jejak

 

orang bilang negeri kita seperti surga dunia

mereka percaya kita punya segalanya

tapi apa yang ada ternyata

negara ini tak lebih baik dari kumpulan manusia

yang didalamnya penuh intrik polemik derita

 

telinga rakyatnya sangat akrab dengan kata korupsi

setiap hari ada saja isu kolusi yang menghampiri

katanya kata itu menggambarkan pejabat negeri ini

lain itu tidak terhitung masalah yang datang silih berganti

menelusup masuk dan menggerogoti batang tubuh negeri ini

 

bukan… bukan terselesaikan..

namun semua itu berhenti tanpa ditindaklanjuti

 

oh negara ini.. kemanakah ia akan berlabuh?

mungkinkah ia akan bertepi dalam kenihilan

atau berupaya bangkit meski tanpa adanya tujuan

atau malah mau meluncur kebawah dan  terjatuh kedalam lembah?

 

bukan maksudku untuk melecehkan negeri ini

namun aku hanya sampaikan apa yang sesungguhnya terjadi

meski orang lain menutup mata dan mulai mencaci

namun aku tak mau berhenti, karena ini jalan yang aku cari

demi mengembalikan kejayaan negeri ini lagi

 

masalah ini bukan kami saja yang membuatnya membumi

tapi ada orang yang sengaja menghancurkan tanah air ini

dan mereka adalah…

 

maka kembalikan kedaulatan negeri kami

yang sempat engkau curi wahai manusia sok suci

kalian yang mengaku nasionalis namun menjual negara dengan penuh idealis

ya idealis… lebih tepatnya idealis kaum-kaum kapitalis

 

kalian yang meracuni kami

kalian yang menghancurkan generasi kami

kalian pula yang meluluhlantakkan bagian yang kami cintai

kalian memang para imperialis sejati

yang maunya menang sendiri

 

dan kami tunggu kau para pecundang kapitalis

lalu kami tunggu kau para liberal-imperialis

di tempat kehancuranmu

dalam waktu yang tidak lama lagi

sungguh beberapa saat lagi

ya.. beberapa saat lagi…

kehancuran kalian yang kami nanti

 

Posted in Eksitasi Makna.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.