Skip to content


Tips Lolos SNMPTN (Tertulis) Versi Seorang Mahasiswa Unpad

Beberapa hari yang lalu waktu ol di fb saya sempet ditanya sama anak SMA yang juga temen adik saya tentang cara belajar supaya lolos SNMPTN. Waktu itu saya kasih jawaban kalo mau lolos SNMPTN itu syaratnya cuma 3 :

1. Belajar

2. Belajar, dan

3. Belajar

hehe.. oke sekarang sedikit serius. kalo saya pribadi, jujur saja waktu sebelum ujian SNMPTN saya engga belajar dengan waktu yang lama, cuma 3 minggu. aslinya saya anak IPA tapi karena beberapa ujian dilewati sebelum SNMPTN kaya SIMAK UI atau UMB ga pernah tembus akhirnya saya pindah ke IPS. Nah di IPS itu lah Alhamdulillah sekarang berhasil masuk Universitas Favorit, Universitas Padjadjaran namanya :).  Berikut Tips untuk lolos SNMPTN ( Versi Saya) :

1. Keyakinan.

Keyakinan itu penting, bahkan bisa jadi keyakinan itu yang bisa buat sesuatu yang kita inginkan menjadi kenyataan. yakin itu bukan didapetin dengan berdiam diri. tapi yakin adalah upaya imajinasi yang kita buat ditambah usaha dan doa.

2. Usaha alias belajar.

kenapa diatas saya bilang sampe 3 kali kalo mau lolos SNMPTN  itu syaratnya adalah belajar. ya karena memang itulah intinya, belajar. belajar lebih daripada orang lain. dulu kakak pengajar saya waktu di bimbingan pernah bilang kalo semua orang itu sudah lolos SNMPTN. namun Allah itu maha adil, hanya orang yang belajar lebih banyak daripada orang lain yang akan mendapatkannya. logikanya semakin banyak usaha kita makin banyak juga peluang kita untuk “diloloskan”. Allah akan memberikan jatah kelulusan SNMPTN pada orang-orang yang pantas. ga mungkin orang yang sedikit belajar bisa masuk PTN. karena dia dianggap belum mampu memegang amanah kuliah di PTN. ingat kuliah di PTN itu bukan hanya sekedar kebanggaan akan tetapi ada tanggung jawab yang besar ketika kita menjadi mahasiswanya, tanggung jawab terhadap negara juga tanggung jawab terhadap masyarakat.  nah balik lagi, kalo saya sendiri dulu belajarnya bukan dengan nyediain waktu khusus tapi setiap saat kalo ada waktu saya selalu buka buku. bahkan terkadang waktu terbangun dari tidur malam atau istilahnya lagi mendusin, saya sering belajar. ya walau cuma sebentar  sekitar 30 menit tapi alhamdulillah saya terbukti berhasil. belajar juga ga boleh dipaksain. umpamanya saat kita lagi capek atau lelah ya sudah jangan belajar. justru kalo dipaksakan belajar malah berbahaya bagi otak dan kesehatan jiwa kita.

3.  Rajin-rajinlah beribadah dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

dulu sebelum dan sewaktu saya nunggu hasil pengumuman SNMPTN saya mencoba untuk lebih giat lagi beribadah kepadaNya. karena lolos atau tidaknya kita itu kan tergantung dengan keputusanNya. nah kalo sekarang saya saranin sedekah aja. karena ada hadits nabi yang kalo ga salah bilang bahwa nasib itu bisa dibeli dengan sedekah. ya makanya dari sekarang lebih ditingkatkan lagi sedekah dan ibadah-ibadah lainnya. trus jangan lupa juga ibadah2 wajibnya jangan ditinggalin.

4. Minta doa orang tua

ada hadits populer bahwa ridhonya Allah itu ridhonya orang tua. nah mulai sekarang ayo mendekat ke orang tua. pertama-tama minta maaf dulu kemudian dekati, trus utarakan apa yang kita mau. insya Allah dengan doa dan ridho dari orang tua segala keinginan kita akan dipermudah olehNya.

5. Sesuaikan pilihan dengan kemampuan

menurut saya bagian ini sangatlah penting. jangan sekali-kali kita memaksakan kehendak dengan memilih jurusan yang dirasa tidak akan mampu kita gapai. banyak orang pintar yang ga lolos SNMPTN karena mereka salah strateginya. kebanyakan dari mereka ( ada beberapa contoh teman saya waktu SMA) umumnya mereka memilih jurusan yang tinggi-tinggi. misalnya pilihan pertama Psikologi UI trus pilihan keduanya Akuntansi Unpad. yang seperti ini justru berbahaya karena ketika kita jatuh dari pilihan pertama kita bisa langsung jatuh tidak lolos karena pilihan keduanya juga punya nilai yang tinggi. seharusnya pilihan kedua itu relatif agak jauh jika dibanding pilihan pertamanya. saya sendiri dulu pilihan pertamanya adalah Ekonomi Pembangunan UI sedangkan pilihan keduanya Administrasi Negara Unpad. nah ketika nilai saya tidak mencukupi untuk masuk pilihan pertama, Alhamdulillah saya jatuh ke pilihan kedua. Ya walaupun saya tau pada akhirnya bahwa jurusan Administrasi Negara juga termasuk jurusan favorit dan memiliki persaingan yang lumayan ketat (buktinya dari 1.500 an peminat yang diterima hanya 80 orang 😀 ). sekali lagi strategi pemilihan jurusan itu amatlah penting. bisa jadi karena ego kita semata, kita menyesal dikemudian hari.

Sekian dulu ya tips yang bisa saya kasih. nanti dilain waktu saya coba kasih lagi tips-tips yang lainnya. namun intinya menurut saya adalah kelima hal tersebut. akhir kata dari saya, “Selamat Menempuh Ganasnya Hutan Rimba Yang Bernama SNMPTN”. 😀

Posted in Article.


8 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. diki yuhan says

    makasih banyak masbro infonya,,..

    • ibnunashr says

      sama-sama bro.. good luck ya untuk SNMPTN nya 🙂

  2. Allin says

    Makasii kak tips nya.. smangat buat snmptn tulis 2012!! *menyemangati diri sendiri*

    • ibnunashr says

      iya sama-sama allin.. ayo semangat menaklukan SNMPTNnya biar bisa bareng sama kakak di Unpad..*eh 😀
      oh iya kalo mau tips selanjutnya bisa baca juga tulisan kakak yang SELANJUTNYA

  3. mega sari dewi says

    thanks kak 🙂
    buat anakatan kls 12 ayo semangat !!

    • ibnunashr says

      sip.. masih banyak kesempatan jadi harus tetep SEMANGAT..

  4. tania says

    kak, mau tipsnya buat yg ntar ngambil ipc dong.
    aku mau ke HI unpad tapi aku ipa aslinya.
    pas snmptn aku mau ambil ipc.
    nah pilihannya untuk ipsnya HI (of course) dan untuk ipanya psikolog 22nya unpad, satunya masih mikir.
    biar lolos yg HI, urutan pilihannya harus yg mana duluan??
    trus kira2 itu aman ga??

  5. ibnunashr says

    kalo menurut kakak pilihan pertamanya HI aja. kenapa? soalnya kan itu pilihan pertama dan utama jadi harus jadi prioritas, termasuk waktu nulis pilihan di formulirnya.. nah kalo mau amannya ya tingkatin aja pelajaran IPS nya.. terus kuatin di kemampuan dasarnya terutama matematika dasar.. setau kakak kebanyakan anak-anak yang dari ips itu (ehem) kurang kuat di matematika, jadi tania bisa manfaatkan itu jadi sebuah peluang.. sip..



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.