Skip to content


Coretan Sore

Di setiap jalan kehidupan akan ada hambatan dan keindahan, meski terkadang itu semua hanyalah persepsi indera kita terhadap apa yang sebenarnya kita ingin ekspresikan. dunia pada dasarnya berjalan dengan sifat yang netral dan berdiri tegak diatas posisi nol. kita tidak benar-benar mampu menjawab apakah arti dari setiap peristiwa yang kita alami. layaknya indera manusia yang hanya bisa mengerti fenomena tanpa sedikitpun menjangkau tataran nomena, yang itu hanya bisa diketahui oleh Tuhan.

Namun dibalik itu semua tentu saja tersimpan banyak makna yang bisa kita ambil hikmahnya. dan sekali lagi bahwa hidup memang seperti itu. seringkali kita merasa sudah sangat mengenal hidup. akan tetapi disisi lain kita merasa begitu kerdil dengan keadaan. kalaupun tidak semua orang atau bahkan hanya aku saja yang mengalaminya, tapi setidaknya ada manusia yang merasakan hal itu.

Disaat seperti ini tampaknya memang lebih baik menjadi idealis. memperjuangkan apa yang seharusnya bisa diwujudkan.  bersiap melawan himpitan cemoohan utopis dan umpatan sok benar. akan tetapi bukankah sudah seharusnya memang seperti itu? berjuang dengan idealisme. bukankah tanpa idealisme semuanya akan tidak pasti? bukankah tanpa idealisme juga kita tidak akan pernah merealisasikan ortodoksi dan ortopraksi?

Posted in Eksitasi Makna.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.