Skip to content


Deret Kata

 

Dalam dekapan sang dingin yang menusuk

Mimpi buruk yang melanda lagi mendera

Ingin melepaskan diri dari heningnya kegelapan

Setetes embun cahaya yang mulai pudar

 

Pekatnya kehampaan hanya menjadi bahasan

Retorika “pengemis buta” dalam sanjungan

Selalu membius ambisi para begundal

Yang ingin meneteskan kenistaan dalam jiwanya

 

Seolah menjadi batasan paradox

Para penyuci diri membenarkan semuanya

Perkataan kotor dan najis

Semuanya atas nama kebenaran

 

Padahal ia tahu, itu hanya ilusi

Itu hanya sebuah kenisbian

Meraba tangan berlumur dosa

Merasakan anestesi akut

 

Sintesis perjuangan kata

Melawan ketidakberdayaan

Akan tetapi hanya dapat tangisan

Memilukan lagi amat  menyiksa

 

Posted in Puisi.

Tagged with , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.