Skip to content


Tugas Resume TIA ( Tv One 6 Mei 2011 – NII )

Terlihat sangat mencengangkan manakala mengetahui bahwa apa yang terjadi di Indonesia terkadang hanya sebagai isu pengalihan dari sebuah kasus besar yang sedang menjadi perbincangan dan hujatan hangat oleh masyarakat. Dan sepertinya kasus NII juga diposisikan sebagai pengalih perhatian.

Pada dasarnya isu NII ini bukanlah barang baru di dunia kehidupan Indonesia. Pergerakan NII  sudah terdeteksi dari zaman SM Kartosoewiryo hingga saat ini. NII biasanya menjaring para calon kadernya dari kalangan remaja karena dalam masa itu, pada umumnya remaja sedang mencari jatidiri yang sebenarnya dan secara eksplisit dapat diartikan bahwa “serangan” NII dilancarkan kepada orang-orang yang sedang merasa kebingungan dan sedang mencari kebenaran.

Karya tulis ini didasarkan pada diskusi di TV One pada tanggal 6 Mei 2011 yang salah satu narasumbernya merupakan anak bungsu dari SM SM Kartosoewiryo yaitu Sardjono Kartosoewiryo. Dalam judul itu TV One mengambil judul tag line Mimpi Negara Islam.

Secara umum kasus ini sudah mulai menghilang dari “peredaran”. Banyak juga kajianb yang sudah dilakukan di berbagai tempat. Akan tetapi semua terasa sangat ironis. Mengapa? Karena disaat sebuah kasus muncul, kalangan luas baru mencari tindakan untuk mengatasinya bukannya melakukan pencegahan dari awal alias pencegahan preventif. Hal inilah yang menyebabkan negara kita tercinta seperti sebuah perahu yang terombang ambing ditengah badai.

Kembali ke gerakan NII. Sejarahnya NII merupakan sebuah keberlanjutan dari gerakan DI/TII kartosoewiryo. Gerakan ini memproklamirkan diri pada tahun 1949 di Jawa Barat. Pada intinya NII menginginkan berdirinya negara islam di Indonesia karena merasa tidak puas dengan konsep negara Indonesia pada saat itu yaitu dalam bentuk negara kesatuan.

Setelah berhasil ditumpas, NII terbagi menjadi beberapa kw, tepatnya 7 kw. Namun yang muncul sekarang adalah kw 9 yang beberapa kalangan meyakini bahwa ini merupakan gerakan baru yang dibuat dengan nama meminjam nama NII namun diduga sebagai bentukan Inggris untuk melakukan propaganda menyebarkan islam fobia.

Pondok pesantren Al Zaytun disebut-sebut memiliki kedekatan dengan NII. Secara konsep keduanya memiliki beberapa kesamaan, yaitu sama-sama menjunjung tinggi asas islam secara konsekuen. Keduanya diduga memiliki kesamaan metode dalam melakukan proses pengkaderan terhadap para anggotanya. Mereka seringkali memelesetkan makna dalil-dalil baik yang ada di dalam alquran maupun alhadist.

Jika dilihat dari konsitusi, gerakan NII merupakan gerakan yang tidak syah alias ilegal. Hal ini didasarkan pada konsepsi yang digaunkannya menyimpang dari apa yang ditetapkan oleh NKRI. Kalaupun ingin mendirikan sebuah negara maka seharusnya adalah tidak berdasar atau berpijak di sebuah negara lain yang sudah terlebih dahulu ada. Artinya tidak mungkin sebuah negara berdiri diatas sebuah negara yang sudah berdaulat. Negara yang mungkin diinginkan oleh Kartosoewiryio harus berlepas dari NKRI. Bukan negara didalam negara.

Ada hal yang menarik dalam perbincangan di TV One tersebut, Sardjono Kartosoewiryo, anak dari Kartosoewiryo mengatakan bahwa sosok ayahnya merupakan sosok yang sangat baik hati dan sangat berbeda dengan karekter yang banyak orang sangka, seperti fundamentalis atau sebagai orang “tanpa kompromi”. Hal yang menarik lainnya, dikatakan bahwa ayahnya adalah seorang yang setia terhadap keluarga dan perjuangan yang Ia usung. Namun ada yang menjadi hal yang berkebalikan dengan apa yang dahulu Ia perjuangkan. Yaitu di akhir hidupnya Kartosoewiryo mengatakan kepada keluarganya untuk tetap berpegang teguh kepada negara Indonesia alias NKRI.

Kondisi politik memang akan selalu mangalami kegoncangan. Namun yang lebih penting adalah dengan berupaya untuk memperkuat barisan pertahanan negara dari berbagai pihak di multisektor bidang kehidupan negara. Jika tidak, akan sangat mudah sekali terjadi perpecahan yang pada ujungnya akan mengakibatkan kehancuran negara Indonesia.

Posted in Article.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.