Peluruh Jalinan Asmara

Hubungan yang sehat bersama pasangan tidak terjadi begitu saja. Apakah anda merasa aman karena pasangan memiliki beragam kebaikan? Apakah anda tetap yakin akan selalu dimaklumi? Bila beberapa hal dibawah ini sering hadir dalam percakapan anda dengan pasangan, sebaiknya pikirkan kembali dan mulai membenahi diri.

1. Saling menyerang saat menghadapi perbedaan. Masalah akan selalu hadir dalam kehidupan bersama pasangan. Kebersamaan menghadapi masalah, kolaborasi menemukan solusi, akan semakin menguatkan jalinan harmoni bersama kekasih hati. Perbedaan dalam menghadapi permasalahan adalah keniscayaan. Bagaimana pasangan menghadapinya akan menentukan, jalinan asmara semakin kukuh atau luruh. Perhatikan cara bicara anda dan pasangan: apakah saling menaikkan nada bicara dan menajamkan ekspresi wajah sehingga terkesan ketus? Apakah ada niat untuk berdiskusi atau setiap orang sibuk dengan pikiran sendiri? Apakah saling menghargai kontribusi meski belum memperoleh solusi? merasa aman berbagi gagasan tanpa khawatir disalahkan?

2. Saling menyalahkan, bukan mengingatkan. Mengherankan, lebih pasnya menyedihkan, ketika ada orang yang membiarkan bahkan menikmati pasangannya tersiksa dengan perasaan bersalah. Masalah akan semakin rumit dan melelahkan bila setiap pihak sibuk membela diri dan menyangkal kontribusi. Lebih parah lagi bila ditambah dengan terang-terangan menuduh atau pelan-pelan menyudutkan dan menghadirkan perasaan bersalah. Pasangan kita bukan sosok sempurna, selalu akan ada kekurangan dan kesalahan. Maka dari itu, pasangan perlu belajar saling memberi dan menerima umpan balik yang mengembangkan bukan meruntuhkan.

3. Memulai dan mengakhiri hari dengan pernyataan negatif. Apa yang biasa terjadi di pagi hari bersama pasangan anda? Bersyukurlah bila memiliki kebiasaan berbagi kelembutan kepedulian dan kehangatan kasih sayang. Waspada, bila masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri, saling menuntut diperhatikan. Dan, pamer tampang dingin dan menyebalkan. Apa yang akan terjadi seharian bila awalnya seperti ini? Begitu pula saat malam menjelang, ketika lelah dan gerah melanda. Bersyukurlah, kalau anda dan pasangan bisa saling berbagi dan menyegarkan diri. Waspada, bila anda dan pasangan berbagi mimpi buruk bahkan sebelum tidur dimulai.

4. Mudah salah paham, sulit memaafkan. Salah paham tak terelakkan. Salah paham sering terjadi bila setiap pihak menuntut dimengerti. Kesediaan untuk mendahulukan mengerti, setelah itu memudahkan untuk dimengerti akan membantu pasangan menjalin saling pengertian. Waspada bila anda mudah salah paham karena menyuburkan prasangka atau enggan konfirmasi dan klarifikasi. Hati-hati, pertengkaran sering diawali karena salah paham dan saling menyalahkan.

5. Gampang NGeluh, NGambek, NGomel, NGecam. Tekanan hadir silih berganti. Semakin lama, akan saling mengenali kekuatan dan keterbatasan pasangan. Hati-hati, bila anda gampang ngeluh, ngambek, ngomel dan ngecam. Mungkin anda menikmati karena setelahnya anda merasa sesak di dada lepas, tapi coba hayati apa yang dipikirkan dan dirasakan pasangan anda. Mungkin ia diam dan menahan diri, tapi bila hal ini terjadi setiap hari…sebaiknya anda mempertimbangkan dampak buruk yang akan terjadi nanti.

Sementara segini dulu, apakah ada pertanda lainnya? Mari berbagi.

About Hari Setyowibowo

Psikolog. Dosen. Peneliti. Mitra Belajar
This entry was posted in Berbagi Pemikiran. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *