Hari Setyowibowo

Belajar_Berkarya_Berbagi

setelah melakukan kesalahan

without comments

Setiap orang pernah dan akan melakukan kesalahan. Pembedanya adalah ragam faktor yang melatarinya dan tindakan yang dilakukan setelahnya. Dalam tulisan ini saya mencoba memilah beberapa tipe orang, semoga menjadi cermin bagi kita.

  • Tipe 1, tidak mengakui kesalahan dan melemparkan tanggungjawab kepada sesuatu yang di luar diriya. Beberapa diantaranya berusaha menutupi dan menghindari pembicaraan. Sebagian yang lain, malah menyerang pihak lain sebagai kambing hitam. Meskipun banyak fakta yang menguatkan bukti kesalahannya, orang-orang seperti ini enggan menerima umpan balik. Mereka lebih sibuk membela diri.
  • Tipe 2, mengakui kesalahan, selanjutnya terus menerus minta maaf dan tidak melakukan hal yang lain untuk memperbaiki keadaan. Mereka menginginkan orang lain memaklumi kesalahannya. Kadang mereka tidak peduli bahwa permintaan maafnya sudah menjadi tuntutan yang menyebalkan. Bahkan, beberapa diantaranya melakukan kesalahan lagi dengan marah karena tuntutan maafnya belum ditanggapi.
  • Tipe 3, mengakui kesalahan, minta maaf dan bertanggungjawab. Saat melakukan kesalahan, mereka lebih memilih untuk mengakui, minta maaf dan bertanggung jawab terhadap kesalahan yang telah dilakukannya.

 

Pilihan yang kita ambil akan berakibat pada kepercayaan orang lain pada kita.

Jika Anda memlih untuk tidak melakukan apa-apa atau memilih mempertahankan diri Anda, berarti Anda memilih untuk kehilangan kepercayaan dari orang lain (Sandy Allgeier, 2009).

Berusaha menyembunyikan kesalahan akan lebih membahayakan dan akan semakin cenderung mengikis kepercayaan dari orang lain.

Dengan mengakui kesaalahan kemudian melakukan sesuatu untuk memperbaikinya, Anda memperkuat kepercayaan kepada Anda, bukannya menguranginya (Kouzes dan Posner, 2011).

Dengan meminta maaf dan bertanggung jawab memungkinkan orang lain mengetahui bahwa kita peduli pada akibat dan masalah yang muncul dari kesalahan kita dan memudahkan kita memperoleh kembali kepercayaan dari mereka.

Pada tahap ini Anda juga memberi tahu orang yang tepat bahwa Anda mengambil tanggung jawab atas kesalahan tersebut (Sandy Allgeier, 2009)

Mari bercermin dan membenahi diri.

Written by Hari Setyowibowo

January 31st, 2016 at 3:17 am

Posted in Teman Berbagi

Leave a Reply