mengatakan TIDAK, mengapa tidak?

Mengatakan Tidak, untuk apa?

TIDAK. Tampak singkat dan sederhana. Tapi mengapa kadang menjadi kata yang sangat sulit keluar dari mulut kita pada saat kita perlu mengatakannya?

TIDAK, merupakan salah satu kata yang penuh daya, ia bisa menolong kita atau membuat kita berada dalam kesulitan. Memutuskan mengatakan TIDAK kadang menghadirkan ketegangan karena tarik menarik antara memanfaatkan kekuatan dengan memelihara hubungan.

“…mengatakan YA saat kita ingin mengatakan tidak, berarti YA tak sehat yang menghasilkan kedamaian palsu hanya untuk sementara waktu” (Ury, 2007)

Setiap orang berhak mencintai diri sendiri. TIDAK semua energi dan waktu yang kita miliki dapat kita berikan kepada orang lain. Kita perlu menetapkan batas sehingga kita tidak harus diperas dan direndahkan. Sekali kita mengizinkan si manipulator mengeksploitasi dan mengendalikan hidup Anda, ia akan terus-menerus memanipulasi Anda.

Kita punya kekuatan untuk memilih. Orang yang mencoba menawarkan sesuatu kepada kita, tidak berhak memaksa kita untuk mengikuti kemauannya. Bila hal tersebut berdampak buruk bagi kita dan lingkungan, kita berhak mengatakan TIDAK. Kita yang memilih karena kita yang akan menanggung akibatnya.

Kesanggupan mengatakan TIDAK menghadirkan banyak manfaat, antara lain …

  • mengurangi daftar aktivitas sehingga lebih banyak memiliki waktu berkualitas
  • meningkatkan kepuasaan karena memiliki kendali atas hidup kita
  • melindungi diri dari jeratan manipulasi orang lain
  • menjalani kehidupan berlandaskan prinsip kebenaran yang kita yakini
  • menghindari perbuatan yang melanggar aturan atau norma kehidupan
  • menjalin hubungan yang sehat

 

Kapan mengatakan tidak?

Katakan TIDAK kepada …

  • orang yang mengajak, apalagi memaksa melakukan perbuatan kriminal atau melanggar peraturan
  • orang yang membujuk, apalagi memaksa melakukan perbuatan yang bertentangan dengan prinsip kebenaran
  • ajakan, apalagi tuntutan melakukan perbuatan yang merugikan atau merusak lingkungan
  • permintaan, apalagi tuntutan yang membuat anda direndahkan dan dieksploitasi

 

Mengatakan tidak, bagaimana caranya?

Keberanian mengatakan TIDAK bisa dibangun dengan mengatakannya pada orang terdekat, pada masalah yang sederhana dan kecil resikonya. Berikut beberapa kiat yang bisa anda uji coba …

  • Mencegah, menghindari berada di tempat yang salah, pada waktu salah. Hindari situasi yang menekan, yang menuntut anda berkata “Tidak!”. Bila anda terjebak, segera tinggalkan.
  • Menetapkan batas, tindakan apa yang sebaiknya anda lakukan dan hindari, apa yang boleh dan terlarang dilakukan orang lain pada diri anda.
  • Memiliki agenda, beri kesempatan pada diri anda untuk membuat rencana dan jelaskan rencana tersebut kepada orang lain. “Tidak, saya sudah memiliki rencana lain.”
  • Menunda, sebelum merespon permintaan. Ini akan mengurangi tekanan dan memberi kesempatan untuk berpikir sebelum bertindak. “Tidak sekarang, saya perlu waktu memutuskannya”.
  • Menegaskan prinsip, menyatakan dengan tegas nilai-nilai yang anda yakini kebenarannya dan akan anda pertahankan. “Tidak, karena bertentangan dengan ajaran agama saya”.
  • Berikan bukti. Bukti yang nyata dan masuk akal akan mendukung argumentasi pada penolakan kita. “Tidak karena sudah terbukti bahwa ….”
  • Ucapkan “Terimakasih, TAPI TIDAK, terimakasih”, untuk menampilkan kesantunan dan menghargai penawarannya.
  • Ulangi untuk menegaskan. Katakan saja dengan singkat, tegas dan meyakinkan “TIDAK”. Bila ia terus mendesak, ulangi lagi dengan katakan “TIDAK” dengan tenang tanpa perlu banyak argumentasi atau penjelasan.
  • Abaikan, bertindaklah seolah-olah ajakan tersebut tidak perlu dipikirkan atau dibahas, alihkan ke topik lain.

 

Silahkan mencoba, bila membutuhkan bantuan, anda bisa meminta bimbingan teman terpercaya atau bila perlu minta bantuan profesional untuk membimbing anda.

“…mengatakan TIDAK berdasarkan keyakinan terdalam lebih baik dan lebih hebat dari pada mengatakan YA hanya untuk menyenangkan, atau yang lebih buruk lagi, untuk menghindari masalah.” – Mahatma Gandhi

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*