Perilaku Assertive

Beberapa penulis memilih istilah TEGAS sebagai padanan kata ASSERTIVE. Ada yang kurang puas dan memilih istilah LUGAS, LUWES namun TEGAS. Saat ini saya memilih tetap menggunakan istilah ASSERTIVE. Setelah mengetahui ciri-ciri berikut ini, mungkin Anda menemukan kata dalam bahasa Indonesia yang lebih tepat untuk ASSERTIVE.

Orang yang assertive …..
# merasa bebas untuk menyatakan dirinya; ia mampu menyatakan pandangannya, keinginan-keinginannya dan perasaannya secara langsung, spontan, dan jujur.
# nada suara, gerak-gerik, kontak mata, dan cara berdiri seluruhnya selaras dengan kata-kata yang diucapkannya
# sesuai antara yang dikatakan dengan apa yang dilakukan.
# dapat berkomunikasi dengan keluarga, teman, orang lain dari berbagai jenjang bahkan dengan orang asing
# tidak pernah menegakkan hak-haknya dengan mengorbankan hak-hak orang lain, ia menghargai perasaan dan hak-hak orang lain
# dapat mengevaluasi suatu situasi, memutuskan bagimana harus bertindak tanpa keberatan
# mempunyai rasa percaya diri yang tinggi
# menerima keterbatasan-keterbatasan tingkah laku mereka tapi masih berusaha untuk nencapai tujuan mereka
# bertanggung jawab terhadap kejadian-kejadian dan situasi-situasi serta mencari pengalaman yang baru.

Hal yang paling penting adalah orang yang assertif, jujur pada dirinya sendiri.

Orang menampilkan tingkah laku assertive untuk menjalin komunikasi yang lebih baik, lebih sehat dan menemukan pemecahan masalah bersama-sama. Meskipun komunikasi assertive tidak menjamin bahwa kita akan mandapatkan apa yang kita inginkan, namun dengan bersikap assertive maka akan meningkatkan harga diri kita dan membantu kita untuk mengambangkan kepercayaan diri yang lebih besar. Kita akan merasa lebih nyaman setelah mampu mengatakan apa yang kita yakini tanpa rasa takut. Kita juga akan mendapatkan, hak kita dihargai sebagaimana halnya kita menghargai hak orang lain.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*