Ibu Hamil Waspadai 4 Penyebab Keputihan Saat Hamil

Keputihan ketika sedang mengandung cukup menganggu ibu hamil. Padahal tidak selamanya keputihan itu menjadi masalah besar bagi ibu hamil, jika keputihan tersebut bersifat normal. Banyak ibu hamil yang tidak mengetahui penyebab keputihan saat hamil. Sebagai ibu hamil, anda juga harus teliti terhadap keputihan yang terjadi.

Keputihan saat hamil sebenarnya hal normal yang terjadi pada ibu hamil. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi hormonal dalam tubuh ibu hamil, sehingga menyebabkan terjadinya keputihan. Saat hamil, kadar darah yang mengalir akan meningkat menuju organ kewanitaan, sehingga menyebabkan cairan keputihan menjadi lebih banyak saat hamil.

Sebenarnya cairan keputihan sangat baik bagi ibu hamil. Karena keputihan akan melindungi masuknya kuman atau bakteri dari vagina ke rahim yang bisa menganggu kondisi janin. Namun anda juga harus tetap berhati-hati, karena keputihan saat hamil bisa juga disebabkan oleh bakteri atau jamur berbahaya.

Keputihan yang terjadi saat hamil kadarnya akan meningkat. Mulai dari saat anda mengandung muda, dan kadar cairan keputihan pun akan semakin banyak menjelang masa persalinan. Sebenarnya hal ini sangat wajar terjadi pada setiap wanita hamil.

Tetapi ada beberapa keputihan yang terjadi pada ibu hamil disebabkan oleh bakteri yang menyerang. Dan itu bisa menjadi cukup bermasalah untuk anda dan kandungan anda. Memang sebaiknya, ketahuilah penyebab keputihan saat mengandung.

Penyebab Keputihan Saat Hamil yang disebabkan oleh bakteri dan penyakit, seperti:

Penyakit Menular Seksual

Salah satu penyebab keputihan ketika hamil adalah penyakit menular seksual. Banyak wanita yang tidak menyadari hal ini. Kondisi penyakit seksual menular bisa terjadi kapan saja, bahkan sebelum mengalami kehamilan. Penyakit ini biasa tertular dari pasangan seksual anda. Namun keputihan yang disebabkan oleh penyakit menular seksual biasanya memiliki warna yang berbeda yang harus kamu ketahui.

– Kadar cairan keputihan kental dan cukup banyak
– Keputihan timbul dengan bau yang amis
– Cairan keputihan berwarna kuning atau kehijauan
– Adanya rasa sakit ketika buang air kecil maupun buang air besar
– Rasa sakit pada bagian panggul
– Rasa sakit ketika berhubungan seksual

Jika anda sudah menemukan hal tidak wajar seperti diatas, maka sudah harus melakukan pemeriksaan untuk melindungi bayi anda agar tidak juga tertular penyakit kelamin seksual tersebut. Cobalah untuk selalu menjaga kebersihan organ kelamin anda dan pasangan untuk menghindari penyakit menular seksual.

Infeksir Bakteri Vaginosis

Penyebab lainnya yang bisa membuat anda mengalami keputihan yang tidak normal saat hamil adalah adanya pertumbuhan jamur pada organ vital anda. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor sehingga vagina anda terkena jamur.

Kasus seperti ini memang bisa membuat bayi yang ada dalam kandungan anda terinfeksi juga dengan lahir secara prematur maupun terlahir dengan berat badan yang tidak wajar. Dengan ditandai, tanda-tanda berikut:

– Gatal pada vagina
– Timbulnya cairan keputihan dengan warna abu-abu
– Sakit saat buang air kecil

Jika anda menemukan gejala tersebut, maka sudah seharusnya anda melakukan pemeriksaan dan pengobatan untuk mendapatkan tindakan medis dan tidak menyebar hingga menyebabkan radang panggul.

Jamur

Ketika hamil hormon prestogeron dan esterogen akan mengalami kadar peningkatan yang meningkat, dan menyebabkan timbulnya jamur alami yang akan tumbuh pada vagina. Jamur ini akan menyebabkan timbulnya parasite yang menyebabkan keputihan.

Beberapa tanda akan muncul ketika anda mengalami infeksi jamur:

– Adanya rasa panas dan gatal pada vagina
– Timbul kemerahan pada sekitar vagina
– Sakit ketika berhubungan badan dan buang air
– Pembengkakan Pada Vagina

Sebenarnya kondisi ini kondisi wajar yang dialami oleh setiap ibu hamil. Tetapi jika anda merasa terganggu dengan kondisi seperti ini, maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan medis.

Leukorrhea

Ini adalah kondisi keputihan yang tidak normal. Keputihan ini akan muncul dengan cairan yang cukup berbau. Kondisi ini menunjukan bahwa adanya masalah yang terjadi pada tubuh anda. Ada baiknya anda segera memeriksakan kondisi tubuh untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Sebenarnya keputihan merupakan hal yang wajar terjadi pada ibu hamil, namun jika penyebab keputihan saat hamil karena kondisi yang tidak wajar. Maka hal itu bisa sangat menganggu anda, untuk itu anda harus melakukan pemeriksaan rutin untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, seperti:

– Selalu menjaga vagina anda setiap hari untuk menghindari bakteri
– Menggunakan pakaian dalam yang nyaman
– Selalu mengganti celana dalam jika sudah ada cairan yang menempel.
– Jangan menggunakan pakaian ketat
– Selalu menjaga kebersihan anus dan vagina
– Mengkonsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih

Hal-hal itu bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya keputihan saat hamil. Namun jika penyebab keputihan saat hamil menunjukan kondisi yang tidak wajar, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Categorized: kesehatan

Comments are closed.