Peran Tata Kelola Elektronik untuk Daya Saing Negara: Eksplorasi untuk Mengidentifikasi Isu-isu Manajemen Strategis dalam Konteks India
(Nomaya)

India memiliki modal sumber daya manusia yang banyak untuk mewujudkan vision 2020. Denga banyaknya sumberdaya Manusia diharapkan bisa memajukan kondisi India. Salah 1 strategi yang dilakukan india adalah dengan memberangkatkan para pelajar ke Negara Barat untuk menimba ilmu yang kelak dapat memajukan India seperti Negara Asia Timur lain yang sudah maju. Sedangkan untuk manajemen, perekonomian India masih Condong ke arah Asia Timur. India memiliki pendapatan Perkapita sebesar 1000 Dollar US pertahun. Yang artinya pendapatan Negara India masih jauh dibandungkan Negara-Negara Maju.

India memiliki peluang besar untuk menerapkan E-Governance di lingkup pemerintahannya. E-Governance merupakan media untuk memajukan segala aspek baik itu tata kelola didalam pemerintahan maupun perekonomian negara India. Tata kelola perusahaan merupakan area peluang besar bagi India. Tata kelola perusahaan merupakan hubungan antara pemangku kepentingan yang digunakan untuk menentukan dan mengendalikan arahan strategis dan kinerja organisasi. Di perusahaan modern, ada empat mekanisme tata kelola internal(konsentrasi kepemilikan, dewan direksi, kompensasi eksekutif dan struktur multidivisional) dan satu mekanisme tata kelola eksternal (market for corporate control).

Beberapa pemimpin di pemerintahan, industri dan akademisi di India memprakarsai beberapa proyek perintis. Terdapat yayasan untuk kegiatan penelitian dan penyuluhan e-governance di India yang dirintis oleh seseorang bernama Gupta. Saat digulirkannya proyek perintisan, India menempati urutan ke 46 pada tahun 2004. Pada tahun 2006, Posisi India turun menjadi urutan ke 68. Beberapa proyek e-governance yang terkenal telah beroperasi selama beberapa tahun dan kesuksesan seharusnya dilakukan mulai berkontribusi terhadap daya saing. Agregasi yang sangat baik dari banyak contoh seperti itu dapat ditemukan di web halaman masyarakat terkemuka (ICEG, 2006).

Proyek yang sukses tentu saja menguntungkan beberapa pemangku kepentingan. Ada beberapa proyek di daerah India yang memiliki presentase keunrtungan yang kecil. Hal ini dikarenakan daya saing yang diberikan kecil.
e-Business & e-Commerce merupakan salah bagian dari proyek E-Governance yang berurusan di bidang perniagaan. Proyek ini bertujuan sebagai pendongkrak ekspor, pengembangan Industri yang dapat mendongkrak kekayaan Negara. Intinya fokus kepada urusan bisnis.

Pada tahap perjalanan daya saing India, e-Business & e-Commerce bisa memberi Peluang unggul untuk meningkatkan penciptaan kekayaan melalui ekspor dan pengembangan yang canggih industri terkait dan pendukung di India.
Peran dari e-bussiness dan e-commerce harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk memajukan perekonomian rakyat. Kualitas hidup Masyarakat harus bisa ditingkatkan. Sehingga terjadi keseimbangan dalam pengembangan sistem dan teknologi.

Semua keuntungan yang didapatkan harus dipertahankan dengan baik. proyek e-governance harus berkontribusi pada peningkatan daya saing yang cepat dan relevan. Kemajuan perekonomian merupakan kebutuhan suatu negara yang penting.

« »