All posts by gemaunpad

Louncing kabinet al-fatih 2019

[LAUNCHING KABINET]
Assalamualaikum warahmatullahi wa barokaatuh…
Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, setelah penantian lama lembaran baru akhirnya dibuka, luruskan kembali niat kita untuk bersama menggapai Ridho-Nya.
Bismillahirrahmanirrahim, mari bersama kita sambut :
“GEMA AL-FATIH 2019”
Simak infografis filosofi nama Kabinet dan logonya yang tentunya mempunyai makna
Udah ga sabar ga nih untuk menjadi para penebar kebermanfaatan dan mengGEMAkan kebaikan?
Pantengin terus ya, dan jangan sampai kelewatan 😆

GEMAALFATIH2019
GEMAkanKebaikan
Kabinet Al-Fatih
Geological Muslim Association
FTG UNPAD
Line : https://line.me/R/ti/p/%40kvu4684t
Instagram : https://instagram.com/gemaunpad
Facebook : https://facebook.com/gemaunpad
Twitter : https://twitter.com/gemaunpad
YouTube : https://www.youtube.com/channel/UCYB_bUA9ctDQrQnaWtPqM4Q

Siapa kamu?! Jangan jangann….aku…kamu….😣😣

Kita saudara!!! 😆
cieeee….kok bisa ya?

Terimakasih Allah, karena dengan Islam kita bersaudara…
Tapi, apa yang istimewa dari persaudaraan Islam?

Persaudaraan Islami atau ukhuwah islamiyah memiliki keistimewaan daripada istilah saudara yang familiar kita dengar. Persaudaraan seiman itu lebih kuat dari pertalian darah. Namun, Ukhuwah Islamiyah mudah diucapkan, tapi yang sulit adalah praktik dan aplikasinya dalam berbagai situasi sehari-hari. Perlu disadari bahwa mewujudkan persaudaraan Islam dalam arti yang sebenarnya merupakan kewajiban setiap Muslim.

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu karena nikmat Allah, menjadilah kamu orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (Ali Imran:103)

Meski tak ada pakta perjanjian tertulis, namun umat Islam karena ikatan keislamannya haruslah memandang sesama Muslim sebagai saudaranya atas dasar kesamaan pandangan hidup. Segala yang merusak ukhuwah Islamiyah harus dijauhi.

Setidaknya ada lima hal yang harus kita lakukan untuk membentengi persatuan kita sesama umat Islam. Kelima hal ini termasuk dalam hak dan kewajiban ukhuwah yang ditetapkan dalam Islam.
– Menutup aib saudara seiman, karena tak ada manusia yang sempurna.
– Memaafkan dia. Sebaik-baik manusia yang berbuat salah adalah yang segera menyadari, meminta maaf, menerima maaf, dan bertaubat.
– Tolong menolong dalam kesulitan dan saling memudahkan dalam urusan.
– Saling berbaik sangka dan tidak mencari cari kesalahan.
– Saling mendoakan dalam kebaikan dan mengingatkan dalam kebenaran.

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak boleh tidak menzaliminya, merendahkannya dan tidak pula meremehkannya. Taqwa adalah di sini. Beliau menunjuk dadanya sampai tiga kali. (kemudian beliau bersabda lagi:) Cukuplah seseorang dikatakan buruk bila meremehkan saudaranya sesama muslim. Seorang Muslim terhadap Muslim lain; haram darahnya, kehormatannya dan hartanya.” (HR. Muslim)

Islam adalah agama yang menyatukan bukan untuk membuat pemeluknya bercerai berai. Islam tidak pilih-pilih dalam persaudaraan seakidah. Islam juga tidak pernah mendiskriminasi manusia karena kekurangan ataupun kesalahan yang pernah diperbuat, bagaimanapun semuanya bersaudara dan saling memperbaiki.

Manisnya persaudaraan akan terwujud dengan kacamata iman. Karena hubungan yang diciptakan bukan lagi perkara ego, kepentingan, ataupun pertalian darah semata, tetapi karena sesama hamba Allah dengan kewajiban dan visi yang sama…
Semoga yang berukhuwah didunia pada akhirnya bertemu di surga-Nya…aamiin..

Salam Ukhuwah! 😊🤗

#UkhuwahIslamiyah
#KamuSaudaraku
#KeputrianAzzahra2018

[ ASMA’ BINTI ABU BAKAR ]

Asma’ binti Abu Bakar adalah saudari Abdullah bin Abu Bakar dari pihak ayah dan ibu. Ia diperistri oleh Zubair bin Awwam dan memiliki putra Abdullah bin Zubair, ‘Urwah bin Zubair, Munḍir bin Zubair, Muhajir bin Zubayr dan ‘Ashim bin Zubair. Asma’ binti Abu Bakar berumur sepuluh tahun lebih tua dari ummul mukminin Aisyah Ra, saudari perempuan dari pihak ayahnya. Ayah Asma’ merupakan sahabat terbaik Nabi, begitu juga suaminya adalah sahabat Nabi. Asma’ binti Abu Bakar dikenal sebagai wanita terhormat yang menonjol dalam kecerdasannya, kemuliaan diri, dan kemauannya yang kuat. Selain itu, Asma’ adalah wanita yang fasih berbahasa dan pandai melantunkan syair serta mempunyai logika berpikir yang baik dan jelas.

Selama hidupnya, Asma’ binti Abu Bakar dijuluki dengan ”Dzatun Nithaqaini” (wanita yang memiliki dua selendang). Julukan ini dimulai karena pada saat Rasulullah dan ayahnya, Abu Bakar RA, hendak melaksanakan hijrah di malam hari. Pada saat itu Asma’ menyobek selendangnya menjadi dua bagian untuk menutupi bekal yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Begitulah Asma’ selalu dengan sepenuh hatinya membela Islam.

Tidak hanya itu, pembelaan Asma’ terhadap Islam pun ditunjukkan olehnya melalui keberaniannya untuk ikut serta dalam perang Yarmuk bersama suaminya, Zubair. Dia membawa sebilah belati dalam pasukan Said bin Ash di masa fitnah, lalu meletakkannya di balik lengan bajunya. Orang bertanya kepadanya, “Apa yang kau lakukan dengan membawa pisau ini?” Asma’ menjawab, “Jika ada pencuri masuk, maka akan kutusuk perutnya.”

Pembelaan Islam oleh Asma’ binti Abu Bakar pun ditunjukkan melalui kedermawanannya yang mengikhlaskan ayahnya menyumbangkan seluruh hartanya demi tegaknya Islam di bumi Allah. Ada suatu peristiwa yang menunjukkan keteguhan hati seorang Asma’ demi membela Islam. Setelah Abu Bakar RA menyumbangkan seluruh hartanya untuk Islam, Kakek Asma’ yang merupakan seorang buta bernama Abu Quhafah datang menemui Asma’, Abu Quhafah pun bertanya: “Demi Allah, sungguh aku mendengar bahwa Abu Bakar telah meninggalkanmu pergi dengan membawa seluruh hartanya?” kemudian Asma’ pun menjawab, ”Sekali-kali tidak, wahai, Kakek! Sesungguhnya, Beliau telah menyisakan buat kami harta yang banyak.”

Kemudian Asma’ pun mengambil beberapa batu lalu diletakkannya batu-batu tersebut di tempat ayahnya biasa menyimpan uang. Batu-batu tersebut pun ditutupinya dengan kain, kemudian dituntunnya tangan sang kakek untuk meraba kain tersebut. Setelah meraba kain tersebut, kakeknya pun berkata, “Kalau memang dia telah meninggalkan harta untukmu, maka dia telah berbuat baik. Ini sudah cukup bagi kalian.” Namun, sebenarnya dibalik semua itu Abu Bakar tidak meninggalkan sekeping dinar pun untuk keluarganya, tapi Asma binti Abu Bakar dengan kedermawanan hatinya mengikhlaskan hal tersebut. Hal ini dilakukan oleh Asma’ demi menenangkan hati kakeknya.

Dari Abdullah bin Zubair berkata, “Tidaklah kulihat dua orang wanita yang lebih dermawan daripada Aisyah dan Asma.” Hanya saja, cara mereka untuk dermawan berbeda. Aisyah lebih suka mengumpulkan sesuatu yang berharga baru kemudian dibagikannya, sedangkan Asma’ tidak menyimpan apa pun untuk hari esok, karena dibagi- bagikan olehnya.

Suatu saat putranya, Abdullah, datang menemuinya. Saat itu Asma’ dalam keadan buta dan sudah berusia 100 tahun. Abdullah berkata kepada ibunya, “Wahai Ibu, bagaimana pendapatmu mengenai orang yang telah meninggalkanku, begitu juga keluargaku.” Asma’ berkata, “Jangan biarkan anak-anak kecil Bani Umayyah mempermainkanmu. Hiduplah secara mulia dan matilah secara mulia. Demi Allah, sungguh aku berharap akan terhibur mengenaimu dengan baik.” Kemudian Abdullah keluar dan bertempur hingga ia mati terbunuh sebagai Syuhada.

Begitulah Asma’ binti Abu Bakar yang terus mensyiarkan Islam hingga usianya senja. Asma’ wafat di Makkah dalam usia 100 tahun, sedang giginya tetap utuh, tidak ada yang tanggal. Ia juga tidak pikun. Selama hidupnya, Asma’ telah meriwayatkan 56 hadis Rasulullah SAW, 26 di antaranya terdapat dalam Shahih Bukhari dan Muslim. Masya Allah! Alangkah mulianya sosok Asma’ binti Abu Bakar. Sudah seharusnya kita sebagai muslimah modern meneladani sifatnya yang begitu dermawan, ikhlas, pemberani, dan sederhana.

#Greatmuslimah
#KeputrianAzzahra2018
#GEMAZumratulAkhyar
#GEMAkeren2018
_____________________________________________________
-GEMA Zumratul Akhyar 2018-

Line : @kvu4684t
Instagram : gemaunpad
Youtube : Geological Muslim Association
Blog : http://Blogs.unpad.ac.id/gemaunpad

[ F E N O M E N A – 2 F 😎😎 ]

Ngaku anak kekinian? 😉 pasti tau dong yang lagi tren dan hitz saat ini hehe. salah satunya ini nih ‘Faith and Fun lifestyle, itu panggilan akrabnya. Sebenernya apa sih gaya hidup 2F? 🤔🤔masih kepo? yuk, cekidot!

Dari sekian banyak tren dan gaya hidup yang dikenal dikalangan kaula muda, style yang satu ini merupakan adaptasi dari nilai-nilai syariah terhadap gaya hidup modern, kekinian yang bernuansa happy/simple/friendly namun tetap sesuai dengan syariah (faith). jadi, antara ‘fun’ dan ‘faith’ bisa sejalan…

Nah, beberapa contoh gaya hidup Faith X Fun yang populer saat ini seperti:
– Mipster (muslim hipster) : sebagai model atau figur baru. gaya ini populer tidak hanya di dunia fesyen, tetapi juga merambah ke dunia dakwah sebagai pendekatan baru dalam dakwah yang lebih ‘ramah’ terutama bagi kaula muda.

– Soleh-smart kids : sebagai paradigma baru dalam pendidikan anak. pandangan positif yang populer dimana pribadi yang ideal tidak hanya cerdas intelektual tetapi juga mumpuni dalam spiritualnya.

– Hijrah : sebagai jalan hidup baru. ya, saat ini fenomena hijrah sangat populer dikalangan muda atau remaja, hingga menjadi suatu tren positif di jaman ini seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk hidup secara islami.

– Sportyjab : sebagai tren dan inovasi baru terutama bagi muslimah untuk tetap syar’i dalam beraktivitas seperti olahraga. banyak brand yang menginovasikan produknya beradaptasi dengan konsep syar’i.

– Capitalism antithesis : untuk memerangi dan mengimbangi dominasi ekonomi kapitalis di pasaran, muslim jaman now juga menciptakan gerakan ekonomi umat alternatif seperti 212 mart. prinsipnya adalah amanah dan jamaah izzah.

– Muz-match : sebagai jalan baru untuk ta’aruf. Hmm… untuk yang satu ini berupa tren perjodohan menggunakan aplikasi jodoh, konsep taaruf pun berkembang dari offline ke online. Ini bisa menjadi solusi bagi para jomblo 😂.

– Ngaji digital : sebagai metode dakwah yang lebih efektif dan efesien. jangkauan dakwah jadi lebih luas di dunia digital dan tak ribet.

– tren lainnya seperti properti islami, munculnya pelayanan bank syariah, perlombaan prosuk berlabel ‘halal’ dsb.

Gimana? seru juga kalau tren nya beginian..😋😋
Tren hidup yang positif saat ini patut kita syukuri, karena hal ini berarti nilai-nilai islam sudah dekat dengan kehidupan setiap orang. Kesadaran untuk menerapkan islam secara kaffah juga semakin berkembang. Tapi meski begitu, dari tren yang populer dikalangan masyarakat saat ini pada kenyataannya tidak selalu benar se-ideal yang ditetapkan syari’at. Kita tetap perlu mengevaluasi dan menyeleksi setip tren yang ingin diikuti. Apapun tren/style tidak masalah, asalkan masih sejalan dan tidak menyalahi syariat islam.

#staycoolstaytrue
#MuslimahKekinian
#KeputrianAzzahra
#GEMAZumratulAkhyar
#GEMAkeren2018
_______________________________________________________
-GEMA Zumratul Akhyar 2018-

Line : @kvu4684t
Instagram : gemaunpad
Youtube : Geological Muslim Association
Blog : http://Blogs.unpad.ac.id/gemaunpad

[ P E N A W A R H A T I ]

Pernah tidak mengalami masalah bertubi-tubi? Banyaknya persoalan hidup serta ketidakmampuan kita untuk melewatinya? Ketika hati tengah mengalami kekecewaan yang mendalam? Hati kita semakin gelisah? Pilu? Sedih? Rindu? Banyak orang yang terkadang tidak siap menghadapi kenyataan hidup, yang pada akhirnya membuat kita semakin terpuruk?

Hmm, pasti ukhti-ukhti disini pernah merasakan itu…

Bingung mau mengeluh kemana? Kesiapa? dan bagaimana?
Hai ukhti, zaman sekarang bukan tren lagi mengeluh di sosial media, tapiii yang sedang ngetren saat ini adalah mengeluh kepada Sang Pencipta!

Tiap penyakit juga ada penawarnya, apalagi menyangkut perkara cinta, kerinduan, kehidupan, gelisah, rasa sedih dan turunannya. Bukankah hanya Allah lah Sang Pembolak-balik hati manusia?

Tapi ukhti kalau hanya sekedar mengeluh tidak akan memperbaiki keadaan, malah bisa jadi semakin terpuruk. Hal-hal seperti itu tentu tidak ingin dirasakan bukan?

Ukhti, pada situasi tertentu mengharuskan seseorang untuk bersabar menghadapi kenyataan, senantiasa berpikir jernih bahwa apa yang selama ini direncanakan dan diusahakan bukanlah suatu hal mutlak karena yang memegang segala keputusan adalah Allah Yang Maha Pengasih & Penyayang. Tidak selamanya apa yang diinginkan berbuah sesuatu yang manis bukan?

Untuk itulah tenang aja ukhti, berikut 5 perkara penawar hati yang manjur bagi umat manusia menurut islam:

1. Baca Al Qur’an dan Menghayati Isinya
Obat hati menurut Islam yang pertama adalah membaca kitab suci Al-Quran dan menghayati kandungannya. Karena biasanya yang dibaca terkadang berhubungan dengan apa yang dialami. Sehingga permasalahan yang ada seakan jawabannya ada di dalam ayat Al-Quran. Mintalah petunjuk kepada Allah Ta’ala supaya diridhai dan dapat memperoleh solusi tersebut dengan mudah.

Keutamaan membaca Al-Quranbegitu dahsyat, bahkan tak sekedar sebagai obat hati yang terluka, gelisah dan gundah gulana, namun juga membuat hidup makin terarah. Dengan istiqomah mengaji, tanpa disadari akan menjadi semacam terapi kesehatan jiwa dan pikiran bagi manusia.

2. Mengosongkan Perut/Puasa
Menahan lapar adalah salah satu perbuatan yang mulia. Jika diiringi dengan niat yang benar-benar karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, seorang hamba akan mencapai derajat yang sangat tinggi. Semakin seseorang memanjakan perutnya dengan melahap apa saja yang diinginkan, maka makin gelap hatinya dan sifat rakus ada pada dirinya. Justru sebaliknya, makin sering mengosongkan perut dengan berpuasa maka makin terang benderang hatinya.

3. Qiyamul Lail Shalat Tahajud
Qiyamullail dengan shalat tahajud adalah salah satu obat hati menurut agama Islam. Selain itu merupakan sarana berkomunikasi seorang hamba dengan Tuhannya. Sholat tahajud memiliki manfaat yang sangat besar jika dikerjakan secara rutin setiap malam. Hendaknya digunakan untuk berdoa, beristighfar, bertasbih, dan memuji Sang Pencipta. Dan Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, sesuai dengan janjinya, akan mencintai hamba yang mendekat kepadanya.

4. Perbanyak Dzikir
Sebagaimana diketahui bahwa Allah Swt mewajibkan umat Islam untuk berdzikir kepada-Nya setiap siang dan malam sebanyak lima kali dengan cara mendirikan shalat pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Selain itu dianjurkan berdzikir dan mengisi waktu dengan hal positif.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam Al-Quran, “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang”. (Ar-Ra’d: 28)

5. Berkumpul Dengan Orang Shalih/Shalihah
Obat hati menurut Islam yang terakhir adalah beragaul dengan orang shalih/alim/berakhlak mulia. Bersosialisasi dengan para ulama akan berdampak pada tingkah laku orang tersebut. Artinya, apabila seseorang bersosialisasi dengan orang yang baik, maka kebiasaan baik akan menular, serta hasilnya pun baik dan positif. Namun jika bersosialisasi dengan orang yang buruk moralnya, maka kebiasaan dan hawa nafsunya akan ketularan buruk juga. Dan tentunya akan berdampak besar terhadap kepikiran dan kebiasaan sehari-hari.

Begitula ukhti! Jadi jangan resah dan gelisah lagi ya karena semua ada penawarnya. Hanya saja bagaimana kita mau memilih jalan kebaikan dengan mengamalkan 5 perkara tersebut atau memilih untuk tidak mengamalkannya

Sumber:
Mohlimo.com dan hamba Allah

#SyiarMuslimah
#PenawarHati
#DekatkandiripadaNya

[ K I S A H M U S L I M A H ]

Nailah si Sastrawan yang Pemberani

Nailah binti al-Farafishah adalah istri Khalifah Ustman bin Affan. Dia terkenal cantik dan pandai. Bahkan suaminya sendiri memujinya begini: “Saya tidak menemui seorang wanita yang lebih sempurna akalnya dari dirinya. Saya tidak segan apabila ia mengalahkan akalku.” Subhanallah!

Mereka menikah di Madinah al-Munawwarah dan sejak itu Ustman kagum pada tutur kata dan keahlian Nailah di bidang sastra. Karena cintanya, Ustman paling senang memberikan hadiah untuk istrinya itu. Mereka punya satu orang anak perempuan, Maryan binti Ustman.

Ketika terjadi fitnah yang memecah belah umat Islam pada tahun 35 Hijriyah, Nailah ikut mengangkat pedang untuk membela suaminya. Seorang musuh menerobos masuk dan menyerang dengan pedang pada saat Ustman sedang memegang mushaf atau Al Qur’an. Tetesan darahnya jatuh pada ayat 137 surah Al Baqarah yang berbunyi, “Maka Allah akan memelihara engkau dari mereka.”

Seseorang pemberontak lain masuk dengan pedang terhunus. Nailah berhasil merebut pedang itu namun si musuh kembali merampas senjata itu, dan menyebabkan jari-jari Nailah terputus Ustman syahid karena sabetan pedang pemberontak. Air mata Nailah tumpah ruah saat memangku jenazah sang suami. Ketika kemudian ada musuh yang dengan penuh kebencian menampari wajah Ustman yang sudah wafat itu, Nailah lalu berdoa, “Semoga Allah menjadikan tanganmu kering, membutakan matamu dan tidak ada ampunan atas dosa-dosamu!”

Dikisahkan dalam sejarah bahwa si penampar itu keluar dari rumah Ustman dalam keadaan tangannya menjadi kering dan matanya buta!

Sesudah Ustman wafat, Nailah berkabung selama 4 bulan 10 hari. Ia tak berdandan dan berhias dan tidak meninggalkan rumah Ustman ke rumah ayahnya.

Nailah memandang kesetiaan terhadap suaminya sepeninggalnya lebih berpengaruh dan lebih besar dari apa yang dilihatnya terhadap ayahnya, saudara perempuannya, ibunya dan juga kerabatnya. Ia selalu mendahulukan keutamaannya, mengingat kebaikannya di setiap tempat dan kesempatan. Ketika Ustman terbunuh, ia mengatakan, “Sungguh kalian telah membunuhnya padahal ia telah menghidupkan malam dengan Al Qur’an dalam rangkaian rakaat.”

Subhanallah yah, ternyata umat muslim juga memiliki jagoan wanita yang memang nyata adanya, semoga kita, para muslimah dapat mengambil teladan dari mereka, aamiin.

Sumber:
• Al-Ekhlaas Islamic Page

Home

[ JAGA LISANMU UKHTI ]


Lidah adalah anggota badan yang benar-benar perlu dijaga dan dikendalikan. Sesungguhnya lidah adalah penerjemah hati dan pengungkap isi hati. Oleh karena itulah, setelah Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam memerintahkan istiqamah, beliau mewasiatkan untuk menjaga lisan. Dan lurusnya lidah itu berkaitan dengan kelurusan hati dan keimanan seseorang.

Saudariku seringkali lisan kita tergelincir mengucapkan kata-kata kotor, mencela orang lain, membicarakan orang lain padahal dia tidak senang untuk diceritakan, bahkan seringkali lisan ini mengucapkan kata-kata yang mengandung kesyirikan dan kekufuran. Harusnya setiap muslim mengoreksi diri dalam setiap tingkah lakunya, apalagi dalam perkara lisannya, yang begitu enteng mengucapkan sesuatu karena keluar dari lidah yang tak bertulang.

Ingatlah saudaraku, setiap yang kita ucapkan, mencakup perkataan yang baik, yang buruk juga yang sia-sia akan selalu dicatat oleh malaikat yang setiap saat mengawasi kita. Seharusnya kita selalu merenungkan ayat berikut agar tidak sembarangan mengeluarkan kata-kata dari lisan ini.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50] : 18).

Ucapan dalam ayat ini bersifat umum. Oleh karena itu, bukan perkataan yang baik dan buruk saja yang akan dicatat oleh malaikat, tetapi termasuk juga kata-kata yang tidak bermanfaat atau sia-sia. Jadi ingat terus ya ukhti untuk ngejaga lisannya agar tidak ada hati yang tersakiti 😆

Sumber : rumaysho.com

#JagaLisanmuUkhti
#NoGhibah
#GEMAZumratulAkhyar
#SyiarMuslimahAz-Zahra

[ Berhias OK, Tabarruj NO ]

Assalamu’alaikum cantikkk 🤗😘, apasih maksudnya berhias ok tabarruj no? Apa bedanya ya? hmm yuk cekidot..

Berhias merupakan Sunnah alamiah bagi laki-laki maupun perempuan, dengan cara yang berbeda. Terutama untuk kaum Hawa yang pasti sudah familiar dengan kata berhias atau bahkan jadi suatu hal yang wajib sebelum kemana mana, ya Kan?

Tapi untuk para perempuan (terutama yang sudah baligh) ada beberapa hal yang harus diperhatikan tentang masalah berhias, jangan sampai Sunnah alamiah manusia ini menjadi ladang dosa kemanapun kita pergi ( kan ga lucu kalo kemana mana nabung dosa 😌).

Lalu apa apa sih ‘tabarruj’ itu? Tabarruj adalah berhias dengan maksud untuk menampakkan kecantikan dan keindahan tubuh ataupun wajah. Dalam artian lebih jauh lagi para ahli tafsir mengatakan, gerakan yang memiliki maksud untuk menampakkan kecantikan ataupun perhiasannya juga termasuk tabarruj.

“Dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku (tabarruj) seperti orang-orang jahiliyah dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Nah, jadi apakah tabarruj itu boleh atau tidak boleh? jawabannya adalah keduanya. Tabarruj hanya boleh dilakukan seorang wanita didepan mahramnya, jika dilakukan didepan non-mahram tidak dibolehkan.

Lalu kalo begitu berhias yang bagaimana yang diperbolehkan jika ingin beraktivitas diluar rumah?

1. Memakai pakaian menutup aurat sesuai syariat (tidak tipis, longgar, menutup dada, tidak transparan dan sebaiknya tidak mencolok dari segi warna)

2. Tidak dibolehkan memakai wewangian yang tercium aromanya oleh orang lain. Jika parfum memang dibutuhkan, maka pakailah sekadar saja untuk menetralkan bau pakaian, tidak lebih dari itu.
“Setiap wanita mana saja yang memakai wewangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium wanginya itu, berarti dia telah berzina.” (HR.Ahmad, An-Nasa’i, Abu Dawud dan Tirmidzi)

3. Tidak berdandan berlebihan. Maksud berlebihan disini adalah yang bersifat tabarruj. Menggunakan berbagai macam riasan baik wajah maupun tubuh yang menyita perhatian jika dilihat. Cukup berhias dalam maksud rapi dan bersih serta sejuk dipandang, tak perlu ‘touch up’ wajah atau penampilan sana sini untuk terlihat cantik oleh orang lain (jika memang tujuan dandan hanya untuk enak dilihat, bukan untuk membuat semua mata tertuju pada mu 😉). Ingatlah sis, bagi Allah kamu sudah cantik dalam kesederhanaan berbalut syari’at..

4. Tidak melakukan hal-hal yang diharapkan seperti menyambung rambut, mengukir gigi, mencukur alis, membuat tato, dan merubah bagian bagian tubuh lainnya, hanya untuk alasan stylish ataupun trend. Kalau ini sudah pasti Big NO 🚫, gaboleh ya sis. Banyak dalil yang melarang dan melaknat perbuatan semacam ini.

Islam tidak melarang sesuatu kecuali lebih banyak mudharatnya jika dilakukan. Selain itu Islam juga sangat pengertian dalam urusan fitrah manusia. Sebaik baik pakaian adalah pakaian taqwa, sebaik baik pribadi adalah pribadi Muslim/Muslimah yang taat dan menjaga kehormatannya ☺️.

#NoTabarruj
#selfreminder
#keputrianAzzahra

#GEMAZumratulAkhyar
#GEMAkeren2018
________________________________________________
-GEMA Zumratul Akhyar 2018-

Line : @kvu4684t
Instagram : gemaunpad
Youtube : Geological Muslim Association
Blog : http://Blogs.unpad.ac.id/gemaunpad

“Problematika dan Tantangan Hijab Muslimah Masa Kini”

Sudah diketahui bersama bahwa setiap insan baik laki-laki maupun perempuan wajib untuk menutup seluruh auratnya. Terlebih kepada perempuan yang memang dikatakan menjadi fitnah bagi kaum laki-laki, mereka wajib menutup seluruh auratnya dengan berhijab. Hijab bukan sekedar kain yang hanya menutup kepala, rambut ataupun bagian tubuh atas saja, hijab adalah kain untuk menutup seluruh aurat baik dari kepala sampai ke kaki yang telah ditentukan oleh agama Islam. Namun modernitas zaman nyatanya berhasil menyeret ‘fashion’ untuk berada di tengah tengah mereka. Menarik minat para perempuan untuk melakukan kolaborasi, alias memadu padankan hijab agar tetap sesuai trend, atau malah sekedar sebagai penunjang penampilan.

Fenomena DJ bercadar yang viral di media sosial, kemudian seorang guru berhijab yang menunjukkan bakat tari jaipongnya saat kompetisi hijab hunt, adalah bukti kecil bahwa virus berbahaya ini sudah menyebar. Mengopinikan kepada massa bahwa status tidak bisa menghalangi seorang perempuan untuk berekspresi. Parahnya lagi, sang DJ justru menyeru muda mudi untuk tidak takut menjadi diri sendiri tanpa perlu memusingkan komentar orang lain. Sebuah ajakan yang menjurus pada konsep liberal.

Sadar atau tidak, ini adalah buah dari serangan yang digencarkan Barat. Mendoktrin pemikiran para perempuan bahwa hijab hanya mengekang perempuan. Akibatnya, banyak kalangan yang tanpa segan merespon secara defensif dengan mengambil jalan tengah. Artinya, mereka berhijab, namun juga bersolek dan menonjolkan lekuk tubuh demi tetap tampil cantik dan menarik.

Minimnya pengetahuan tentang batasan syariah ketika memandang makna kebebasan berekspresi semakin memperkeruh suasana. Masyarakat terus dibiarkan berasumsi sendiri tentang tata busana dan tata pergaulan. Definisi aurat disempitkan sebatas pada rambut. Campur baur juga bukan lagi masalah yang perlu dipusingkan

Hijab adalah busana muslim terusan panjang yang menutupi seluruh badan kecuali wajah, tangan dan juga kaki, yang biasanya dipakai oleh wanita muslim (muslimah). Penggunaan pakaian ini tentu saja terkait dengan tuntutan syariat yang diwajibkan kepada para perempuan muslim untuk menutup auratnya. Di Indonesia sendiri, trend busana ini pun semakin mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Banyak sekali kita jumpai beragam model jilbab sekarang ini dari yang panjangnya hingga lutut, sedada atau bahkan cuma sampai leher dengan beragam warna dan motif yang cukup menarik.

Kreasi berhijab pun semakin banyak dan cantik, Namun, saat ada yang berkembang, ada pula yang berkurang. Perkembangan hijab masa kini bisa jadi mengurangi keefisienan kita dalam menggunakan hijab tersebut. Tutorial jilbab masa kini sudah tak terhitung jumlahnya. Di satu sisi, hal ini membuat wanita muslim bisa memilih gaya jilbab yang sesuai dengannya.

Namun, di sisi lain, terdapat beberapa problema bagi hijabers masa kini seperti :

1. Makin kerepotan menentukan gaya hijab.

Begitu banyaknya gaya hijab, membuat kita bingung akan menggunakan gaya hijab seperti apa hari ini, besok dan seterusnya. Pastikan Anda memiliki gaya hijab yang sesuai dan tidak merepotkan Anda. Kreasi hijab memang seru, tapi fokuskan bahwa menggunakan hijab itu semakin mudah dan sederhana, akan semakin baik.

2. Terbawa tren masa kini.

Hijab bukanlah tren. Menggunakan hijab juga bukan untuk dipamerkan bahwa Anda adalah hijabers gaul masa kini, melainkan sebagai muslimah yang menutup aurat. Inspirator hijab masa kini hadir bukanlah untuk sekedar menularkan karya mereka atau memperlihatkan gaya busana yang cantik dalam berhijab, namun untuk mengajak wanita muslimah memenuhi kewajibannya menggunakan hijab

3. Lupa dengan tujuan berhijab.

Tujuan menggunakan hijab adalah untuk menutupi aurat. Hindari terlalu fokus dengan fashion atau kecantikan dalam berhijab. Seimbangkan hijab Anda dengan menambah pengetahuan spiritual seputar hijab untuk wanita. Sederhana juga bisa cantik, kok. Berbagai artikel fashion dan tutorial hijab ada untuk memberi inspirasi hijab yang cocok dan mudah untuk Anda, tidak harus menjadi patokan Anda untuk berhijab.

4. Gaya jilbab klasik dianggap membosankan dan bikin wajah bulat.

Gaya jilbab klasik yang sering digunakan wanita muslimah sebelum meledaknya hijab dengan pashmina dan aneka jenis hijab masa kini sebenarnya tidak akan lekang dimakan waktu. Gaya jilbab klasik yang lebih simple dan sederhana sebenarnya merupakan teknik yang paling memudahkan wanita. Siti Juwariyah dan Dewi Neelam adalah beberapa hijabers masa kini yang masih sering menggunakan gaya jilbab klasik, tapi mereka tetap cantik, kan?

Jadi kita tidak perlu pusing memikirkan model hijab apa yang akan dikenakan, hijab klasik ataupun modern sama saja yang terpenting menutup aurat dan bergaya lebih cantik.

Sumber: https://www.hipwee.com/opini/problema-mode-hijab-di-masa-kini/
https://www.google.co.id/amp/s/www.islampos.com/amp/tantangan-muslimah-masa-kini-25407

#Tantanganmuslimahkini
#Problematikamodehijab
#GEMAZumratulAkhyar
#SyiarMuslimahAz-Zahra

[ A D A A P A D E N G A N K U ? ]

Detik demi detik ku jalani
Hari demi hari ku lalui
Namun mengapa hatiku terasa hampa?
Dan apa yang ku kerjakan terasa sia-sia
Banyak waktu yang terbuang tanpa amal kebaikan

Aku melakukan sesuatu diluar kehendak ku.
Melakukan segala aktivitas diluar keinginanku.
Aku melakukan sesuatu yang aku sendiri tak tau apa manfaat untuk orang lain bahkan untuk diriku sendiri aku tak tau.

Padahal semua ini adalah pilihan ku
Pilihan ku untuk berada disini, melakukan ini, mengambil amanah ini.
Tapi mengapa hanya rasa lelah dan kekosongan yang didapat?
Apa aku yang kurang hati-hati dalam memilih segala sesuatu? Apa aku kurang melibatkan diriNya, bahkan tidak sama sekali? Apakah yang aku pilih ini hanyalah menjauhkan aku denganNya?

Oh, tidak….
Aku mabuk kepayah…
Rasanya hanya lelah yang ku dapat
Aku ingin keluar, keluar dari lika-liku kehidupan dan huru-hara keramaian
Apa aku bisa?
Apa aku mampu?
Apa aku bisa meninggalkan semua ini?

Oh Sang Pencipta ada apa dengan aku ini begitu sombongnya diri ini sehingga kerap melupakanmu bahkan sesekali memalingkan wajah darimu…

Mohon ampun aku

Ukhti fillah…
Bagaimana keaadanmu saat ini?

Ingin kah kita dikemudian hari menjadi lebih baik?
Ingin kah kita terhindar dari kehampaan dan kesia-siaan?
Inginkah seluruh aktivitas kita adalah aktivitas yang tidak menjauhkan kita dari Allah?

Hidup adalah sebuah pilihan, dan keadaan kita saat ini adalah hasil pilihan-pilihan yang kita buat di masa lalu
Jika kita menginginkan keadaan kita lebih baik maka segeralah mengganti pilihan-pilihan hidup kita, sekarang juga!

Kita harus berubah, meninggalkan sesuatu yang tidak ada manfaatnya untuk kita bahkan tinggalkan sesuatu yang bisa menjauhkan diri kita dariNya.

Keadaan hidup kita dimasa depan akan ditentukan oleh apa saja yang kita pilih saat ini. Karena hidup adalah sebuah pilihan😌

#MendekatlahKepadaNya
#MariKitaMoveOn
#AllahSelaluRinduHambaNya
#SyiarMuslimahAz-Zahra
#GEMAZumratulAkhyar
#GEMAkeren2018
_________________________________________
-GEMA Zumratul Akhyar 2018-

Line : @kvu4684t
Instagram : gemaunpad
Youtube : Geological Muslim Association
Blog : http://Blogs.unpad.ac.id/gemaunpad