[ Berhias OK, Tabarruj NO ]

Assalamu’alaikum cantikkk 🤗😘, apasih maksudnya berhias ok tabarruj no? Apa bedanya ya? hmm yuk cekidot..

Berhias merupakan Sunnah alamiah bagi laki-laki maupun perempuan, dengan cara yang berbeda. Terutama untuk kaum Hawa yang pasti sudah familiar dengan kata berhias atau bahkan jadi suatu hal yang wajib sebelum kemana mana, ya Kan?

Tapi untuk para perempuan (terutama yang sudah baligh) ada beberapa hal yang harus diperhatikan tentang masalah berhias, jangan sampai Sunnah alamiah manusia ini menjadi ladang dosa kemanapun kita pergi ( kan ga lucu kalo kemana mana nabung dosa 😌).

Lalu apa apa sih ‘tabarruj’ itu? Tabarruj adalah berhias dengan maksud untuk menampakkan kecantikan dan keindahan tubuh ataupun wajah. Dalam artian lebih jauh lagi para ahli tafsir mengatakan, gerakan yang memiliki maksud untuk menampakkan kecantikan ataupun perhiasannya juga termasuk tabarruj.

“Dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku (tabarruj) seperti orang-orang jahiliyah dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Nah, jadi apakah tabarruj itu boleh atau tidak boleh? jawabannya adalah keduanya. Tabarruj hanya boleh dilakukan seorang wanita didepan mahramnya, jika dilakukan didepan non-mahram tidak dibolehkan.

Lalu kalo begitu berhias yang bagaimana yang diperbolehkan jika ingin beraktivitas diluar rumah?

1. Memakai pakaian menutup aurat sesuai syariat (tidak tipis, longgar, menutup dada, tidak transparan dan sebaiknya tidak mencolok dari segi warna)

2. Tidak dibolehkan memakai wewangian yang tercium aromanya oleh orang lain. Jika parfum memang dibutuhkan, maka pakailah sekadar saja untuk menetralkan bau pakaian, tidak lebih dari itu.
“Setiap wanita mana saja yang memakai wewangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium wanginya itu, berarti dia telah berzina.” (HR.Ahmad, An-Nasa’i, Abu Dawud dan Tirmidzi)

3. Tidak berdandan berlebihan. Maksud berlebihan disini adalah yang bersifat tabarruj. Menggunakan berbagai macam riasan baik wajah maupun tubuh yang menyita perhatian jika dilihat. Cukup berhias dalam maksud rapi dan bersih serta sejuk dipandang, tak perlu ‘touch up’ wajah atau penampilan sana sini untuk terlihat cantik oleh orang lain (jika memang tujuan dandan hanya untuk enak dilihat, bukan untuk membuat semua mata tertuju pada mu 😉). Ingatlah sis, bagi Allah kamu sudah cantik dalam kesederhanaan berbalut syari’at..

4. Tidak melakukan hal-hal yang diharapkan seperti menyambung rambut, mengukir gigi, mencukur alis, membuat tato, dan merubah bagian bagian tubuh lainnya, hanya untuk alasan stylish ataupun trend. Kalau ini sudah pasti Big NO 🚫, gaboleh ya sis. Banyak dalil yang melarang dan melaknat perbuatan semacam ini.

Islam tidak melarang sesuatu kecuali lebih banyak mudharatnya jika dilakukan. Selain itu Islam juga sangat pengertian dalam urusan fitrah manusia. Sebaik baik pakaian adalah pakaian taqwa, sebaik baik pribadi adalah pribadi Muslim/Muslimah yang taat dan menjaga kehormatannya ☺️.

#NoTabarruj
#selfreminder
#keputrianAzzahra

#GEMAZumratulAkhyar
#GEMAkeren2018
________________________________________________
-GEMA Zumratul Akhyar 2018-

Line : @kvu4684t
Instagram : gemaunpad
Youtube : Geological Muslim Association
Blog : http://Blogs.unpad.ac.id/gemaunpad