[ Udahlah! Pulang aja… ]

Pulang aja…
Dunia seisinya ini adalah ujian, entah itu kesenangan ataupun penderitaan semua itu ujian keimanan. Maka dari itu, untuk melakukan kebaikan dan kebenaran itu butuh kekuatan, dan untuk mempertahankannya sudah pasti butuh kesabaran dan keikhlasan…Seperti halnya dalam hijrah (road to Allah) terdapat banyak lika-liku yang harus dihadapi.

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:’kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji?.”
(QS. Al-ankabut :2)

Ya sederhananya sih begini, kalau kita memainkan sebuah game apa kita akan tetap berada di level 1 terus-menerus, atau tetap pada beginner mode? Tentu saja seorang player sejati tak akan mau berada tetap di situasi itu (yakalii ga lanjut 😝), pastinya kita akan mencoba tantangan yang lebih di level selanjutnya dan meng-upgrade skill untuk menyelesaikan challenge. Dan uniknya, kadang di level yang lebih tinggi kita bisa saja berhadapan lagi dengan musuh yang sama seperti yang pernah dihadapi di level sebelumnya, lalu mendapat serangan ‘combo’ yang ga setengah2 karena semua musuh bergabung di level stage sekarang. Mau protes bagaimanapun, yang namanya misi tetaplah misi, tantangan yang harus diselesaikan. Pilihannya cuma 2: berhenti ditengah jalan (exit bahkan log out 🤕) atau tetap bertahan untuk melawan 😎.

Begitu juga dengan kita manusia, seorang player atau pejuang sejati ia akan memilih untuk bertahan dan menghadapi semua ujian tersebut, tetap rela bersusah-payah demi memegang hal yang benar.
Sulit? sakit kena serangan? Babak belur jiwa dan raga? memang…
Tak apa, pulang aja…

Manusia itu memang jago bikin salah, ya itu manusiawi karna kita bukan malaikat. Sering terpeleset dalam proses menjadi benar itu, Allah sudah tau. Tapi yang menjadi tanggungjawab kita adalah apakah diri ini masih mau pulang?

Udah! pulang aja…
Belom terlalu jauh kok untuk pulang pada-Nya. Jadikanlah cobaan dalam hijrah sebagai modal untuk memperbaiki diri, dan menyadari ternyata diri ini masih belum sebaik seperti yang seharusnya. Berbesar hatilah menerima ucapan-ucapan yang tidak enak di hati. Manusia tak bisa selalu benar, ya manusia memang pendosa, tapi semangat untuk bangkit setelah jatuh itulah yg menjadi cerminan iman didada.

“Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-baqarah :155)

Capek main-main? lelah terpeleset? udah ah, pulang aja… 😂

#semangatjihadfiisabilillah!
#keputrianazzahra2018