Website Pemerintah Kota Surakarta

Thursday, May 12, 2011

Website Pemerintah Kota Surakarta tergolong baik dan cukup menarik bila dibandingkan dengan website Pemerintah Kabupaten Kota lainnya. Tampilannya sangat menarik karena menggunakan atau memasukkan unsur tradisional yang khas dari Kota Surakarta tersebut, seperti “batik” yang digunakan sebagai background dari website tersebut. Kita ketahui bahwa batik merupakan salah satu ciri khas dari kebudayaan Kota Surakarta. Tentunya hal tersebut sangat menarik perhatian bagi orang yang mengakses website tersebut.

 

Selain itu yang membuat website Kota Surakarta menjadi menarik yaitu tampilannya yang sangat unik yaitu terdapat “calender cultural event” yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang berbagai kegiaatan yang diselenggarakan di Kota Surakarta kepada masyarakat luas tentunya yang mengakses web tersebut, dan tentunya dengan adanya hal tersebut akan menarik perhatian para pengakses web. Dengan adanya “calender cultural event” akan membuat masyarakat juga tertarik untuk datang ke Kota Surakarta. Hal tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi pariwisata Kota Surakarta

 

*NEXT CALENDAR CULTURAL EVENT’S PICTURE

 

Hal lain yang membuat website Kota Surakarta menarik yaitu terdapatnya banyak “galeri foto” yang mencerminkan ciri khas Kota Surakarta tersebut. Dengan adanya galeri foto tersebut membuat web tampak “berwarna” dan tidak membosankan bila melihat web ini.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Dalam web Kota Surakarta ini terdapat berbagai macam fitur yang menarik, kreatif, serta inofatif. fitur-fitur tersebut seperti:

-          Halaman Awal

-          Tentang Surakarta. Terdiri dari: Slogan Surakarta, Peta Surakarta, Slogan Surakarta, LKPJ 2010, RPJM    2010-2015, APBD 2011, Akomodasi, Transportasi, Bank/Money Changer, Nomer Telepon Orang Penting, Lokasi Hotspot, Sejarah

-          Pemerintahan. Terdiri dari: Visi Misi & Lambang, Walikota Wawali, Penghargaan, SKPD

-          Pelayanan. Terdiri dari: Kesehatan, Pendidikan, Perijinan, Kependudukan

-          Download. Terdiri dari: Kitab Solo, Better Public Service, Peraturan Komunikasi Informasi

-          Peluang investasi

-          Pengadaan barang & Jasa. Terdiri dari: Pengumuman Lelang, Rencana Umum

-          Potensi Pariwisata. Terdiri dari:

  • Kampung Batik
  • Radya Pustaka Museum
  • Karaton Kasunanan
  • Istana Mangkunegaran

-          Potensi Perdagangan, Terdiri Dari:

  • Pasar Antik Windujenar
  • Kuliner Solo
  • Kawasan Ngarsapura
  • Gladag Langen Bogan (GALABO)
  • Pasar Gedhe Harjonagoro

-          Potensi Seni Budaya

  • Wayang Orang Sriwedari
  • Solo Batik Carnival(SBC)
  • Ketoprak

 

*FITUR-FITUR

 

PETA KOTA SURAKARTA

 

 

SLOGAN KOTA SURAKARTA

 

 

Selanjutnya tampilan Website Kota Surakarta memiliki kelibihan serta kekurangan. Adapun kelebihan serta kekurangan tersebut ialah:

Kelebihan

-          Banyak gambar yang terkait dengan keunikan-keunikan maupun objek wisata yang dimiliki oleh Surakarta

-          Web tampak kreatif dan menunjukkan ciri khas atau unsur budaya Surakarta

-          Background yang unik (batik)

-          Menu disajikan dalam bahasa Inggris meskipun isinya masih bahasa Indonesia, namun juga dapan di ubah  bahasanya pada menu menjadi bahasa indonesia atau inggris.

-         Terdapat kolom khusus untuk pemberian informasi-informasi, berupa: lomba-lomba, calender event dan sebagainya

 

Kekurangan

-          Menu yang ditampilkan kurang banyak

-          Terdapat beberapa ruang kosong yang masih dapat diisi dengan gambar maupun tulisan

-          Tidak menampilkan kolom “leave comments” hanya berupa kontak kami. Belum adanya dua arah untuk menjaring opini masyarakat.

-          Harus login untuk dapat mengakses lebih luas lagi dari website ini

 

-          Menu-menu yang berkaitan dengan potensi wisata atau seni berada di bagian bawah website

 

Kesimpulan serta saran untuk web Kota Surakarta.

Kesimpulan:

Web Kota Surakarta sudah lebih menarik, unik, kreatif, bagus, warna tdk dominan/ “colourful dan tidak jenuh jika dilihat dari beberapa website kota-kota lain yang saya liat. Dalam web ini sangat memperlihatkan ciri khas atau kebudayaan yang berasal dari Surakarta. Tidak hanya itu, fitur-fitur yang terdapatpun sangat baik isi maupun kreasi hias serta tampilannya. Namun sayangnya pada website Kota Surakarta masih ada bagian kosong pada menu yang belum di gunakan semaksimal mungkin. Dan keterbukaan antara pemerintah dengan masyarakat yang mengakses web ini kurang terlihat, yang ditandai dengan:

1.  tidak ada interaksi tentang “contact person” dalam hal tanya jawab atau “leave coments” , yang tersedia hanyalah “kontak kami”

2.  Harus login untuk dapat mengakses lebih luas lagi dari website ini

 

Saran:

1. Website Kota Surakarta harus lebih ditingkatkan lagi kreatifitas, isi, ilmu, wawasan, dan sebagainya dalam web tersebut

2. Pemerintah Kota Surakarta harus lebih transparans terhadap masyarakat yang menggunakan situs website Kota Surakarta, serta harus lebih meningkatkan lagi pelayanannya.

3. Pada bagian-bagian menu yang masih kosong, seharusnya dapt dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, sehingga berguna

4. Lebih ditingkatkan lagi mutu dan kualitas web Kota Surakarta, seperti adanya aplikasi “chat” sehingga hubungan pemerintah dengan warganya akan lebih baik dan akan terciptanya komunikasi 2 arah untuk menjaring opini masyarakat.

5. Dalam website ini, pemerinya seharusnya dapat mempergunakannya dengan sebaik mungkin yaitu untuk berbagai kegiatan-kegiatan transaksi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat secara online, seperti: perpanjangan KTP secara online

 

 

TEORI/MODEL WORLD BANK.

Berdasarkan pada teori world bank, website Kota Surakarta ini masih sampai pada tahap 1 yaitu Publish. Memang publikasi pemerintah Kota Surakarta sudah dilakukan secara online, tetapi pada teori world bank tidak hanya sebatas itu saja, maih ada 2 tahap lainnya yaitu Interact dan Transact. Web ini masih pada tahap Publish karena komunikasi yang terlihat masih satu arah, tidak ada komunikasi 2 arah untuk menjaring opini masyarakat. Hal itu di tunjukkan tidak adanya kolom “tanya jawab” atau “leaves coments”, maupun chatting. Lalu web ini tidak menunjukkan keterlibatan masyarakat terhadap pemerintah yang belum sepenuhnya transparan.

 

 

Sumber: http://www.surakarta.go.id/id

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

6 + 2 =