Keberhasilan Studi S3…

Sering kita mendengar bahwa tahap/ jenjang perkuliahan yang paling sulit itu adalah program doctor (S3). Saya setuju dengan pernyataan itu. Dibeberapa Negara, program Doktor itu ada 2 macam yaitu by course dan by research. By course barangkali tidak terlalu sulit dan tidak terlalu menyita waktu, tetapi by research setahu saya ada 2 universitas besar yang mulai concern dalam hal penelitian by research ini, diantaranya adalah Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.

By research memang mengharuskan kita full time job dan ini memang bukan hanya slogan semata, tapi memang demikianlah adanya. Dengan konsep penelitian yang mengharuskan mahasiswa stay untuk melakukan penelitian minimal 20 jam perminggu sampai dengan full time selama 5 hari kerja di laboratorium selalu melakukan penelitian.

Di beberapa Universitas, seperti Unpad jika program Doktor by course (regular), biasanya harus mengalami proses “ prelium “ seperti yaitu ujian kualifikasi. Materinya beragam, mulai dari Filsafat Ilmu sampai dengan materi perkuliahan bidang doctor yang digelutinya, setelah ujian prelium/ kualifikasi mahasiswa bisa melanjutkan sidang Ujian Proposal Desertasi selanjutnya Sidang Tertutup dan Sidang Terbuka.

Sedangkan kalau program Doktor by Research, dilakukan beberapa kali ujian kualifikasi. Rata-rata ada sekitar 4-5 ujian kualifikasi dilanjutkan dengan ujian tertutup desertasi dan ujian terbuka desertasi.

Bagi yang kuliah program Doktor by research biasanya tahapan yang dipersyaratkan adalah hal-hal sebagai berikut :

  1. Publikasi internasional minimal 2
  2. Lulus ujian 1,2,3,4
  3. Lulus ujian tertutup
  4. Lulus ujian terbuka
  5. Wisuda

Karena sulitnya melampaui tahapan 1-4 tersebut, harus mulai berstrategi agar kita berhasil dengan sukses menyelesaikan tahapan tersebut. Diantara kiat-kiat keberhasilan lulus S3 tersebut adalah :

  • Wajib dilaksanakan :
  1. Membuat rencana penelitian per-milestone dan membuat prioritas-prioritas
  2. Aktif turut serta dalam forum ilmiah/ komunitas ilmiah
  3. Banyak membaca publikasi ilmiah terkait penelitian
  4. Membuat publikasi nasional/ internasional
  5. Meminta orang lain untuk mengoreksi tulisan/ publikasi kita
  6. Sebisa mungkin mencari sumberdaya dari pihak lain agar lebih kaya informasi
  •  Tambahan :
  1. Menghormati promotor/ pembimbing kita karena walau bagaimanapun mereka lebih berpengalaman
  2. Hiburan diperlukan juga untuk menjaga motivasi
  3. Keluarga adalah yang utama, sehingga walaupun sedang pendidikan/ penelitian tetapi wajib juga memelihara keharmonisan hubungan keluarga

Baiklah, jika semua hal diatas kemudian akan dinyatakan dalam suatu model matematika maka kira-kira akan menjadi seperti hal dibawah ini. Keberhasilan Studi S3 (dinyatakan dalam notasi  “ BS3 “ ) adalah sebagai berikut :

dengan penjelasan masing-masing parameter sebagai berikut :

 i.   Wajib dilaksanakan (80 %) :

1. M (bobot 30%) : Membuat rencana penelitian, perkuliahan dan target kualifikasi per-milestone dan membuat prioritas-prioritas. Dengan kriteria nilai berdasarkan kejelasan rencana yang dinotasikan dalam bentuk nilai, meliputi :

  • Nilai 1 : sangat tidak jelas dan tidak dilaksanakan
  • Nilai 2 : tidak jelas dan dilaksanakan
  • Nilai 3 : biasa dan dilaksanakan dengan komitmen kurang
  • Nilai 4 : jelas dan dilakasanakan dengan komitmen penuh
  • Nilai 5 : sangat jelas dan dilaksanakan dengan komitmen dan integritas penuh

2. A (bobot 10%) : Aktif turut serta dalam forum ilmiah/ komunitas ilmiah, dengan kriteria nilai  :

  • Nilai 1 : 1 forum/ komunitas yang diikuti
  • Nilai 2 : 2 forum / komunitas yang diikuti
  • Nilai 3 : 3 forum / komunitas yang diikuti
  • Nilai 4 : 4 forum/ komunitas yang diikuti
  • Nilai 5 : 5 dan lebih forum/ komunitas yang diikuti

3. P (bobot 15%): Banyak membaca publikasi ilmiah terkait penelitian, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : 1 -2 publikasi perhari
  • Nilai 2 : 3 – 4 publikasi perhari
  • Nilai 3 : 4 – 6 publikasi perhari
  • Nilai 4 : 7 – 8 publikasi perhari
  • Nilai 5 : > 9 publikasi perhari

4. Ni (bobot 25%): Membuat publikasi nasional/ internasional, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : 2 publikasi nasional dan 0 publikasi internasional
  • Nilai 2 : 3 publikasi nasional dan 1 publikasi internasional
  • Nilai 3 : 4 publikasi nasional dan 1 publikasi internasional
  • Nilai 4 : 5 publikasi nasional dan 2 publikasi internasional
  • Nilai 5 : 5 publikasi nasional dan 3 publikasi internasional dan lebih

5. K (bobot 5%): Meminta orang lain untuk mengoreksi tulisan/ publikasi kita, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : 1 tulisan perbulan
  • Nilai 2 : 2 tulisan perbulan
  • Nilai 3 : 3 tulisan perbulan
  • Nilai 4 : 4 tulisan perbulan
  • Nilai 5 : 5 atau lebih tulisan perbulan

6. S (bobot 5%): Sebisa mungkin mencari sumberdaya dari pihak lain agar lebih kaya   informasi, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : 2 sumberdaya
  • Nilai 2 : 3 sumberdaya
  • Nilai 3 : 4 sumberdaya
  • Nilai 4 : 5 sumberdaya
  • Nilai 5 : 6 atau lebih sumberdaya

7. Pr (bobot 10%): Menghormati promotor/ pembimbing kita karena walau bagaimanapun mereka lebih berpengalaman, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : promotor/ pembimbing sangat tidak respon
  • Nilai 2 : promotor/ pembimbing sedikit respon
  • Nilai 3 : promotor/ pembimbing cukup respon
  • Nilai 4 : promotor/ pembimbing respon baik
  • Nilai 5 : promotor/ pembimbing antusias

 

 ii. Tambahan  (20%) :

1. Hi (bobot 50%) : Hiburan diperlukan juga untuk menjaga motivasi, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : sebulan 10 kali
  • Nilai 2 : sebulan 8 kali
  • Nilai 3 : sebulan 6 kali
  • Nilai 4 : sebulan 4 kali
  • Nilai 5 : sebulan 2 kali

2. Kl (bobot 50%) : Keluarga adalah yang utama, sehingga walaupun sedang pendidikan/ penelitian tetapi wajib juga memelihara keharmonisan hubungan keluarga, dengan kriteria nilai :

  • Nilai 1 : sebulan 7 kali atau lebih berwisata bersama keluarga
  • Nilai 2 : sebulan 6 kali berwisata bersama keluarga
  • Nilai 3 : sebulan 5 kali berwisata bersama keluarga
  • Nilai 4 : sebulan 4 kali berwisata bersama keluarga
  • Nilai 5 : sebulan 3 kali berwisata bersama keluarga

Demikianlah saya coba memodelkan kelulusan program Doktor ini dan semoga bermanfaat.. Aminnn…

 

Posted in Filsasat Ilmu | Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *