Kolaborasi, Sulit Tapi Banyak Membantu

Hari ini saya meeting dengan beberapa orang penting di bisnis IT. Inti yang ingin dihasilkan dari meeting ini adalah bagaimana berbagai macam pemain dalam bisnis IT ini bisa berkolaborasi untuk memberikan solusi yang terbaik bagi masing2 institusi khususnya, dan yang paling penting kepada masyarakat luas pada umumnya.

Kita ingat dulu saat product apple begitu tertutup terhadap aplikasi lain, maka kemajuan perusahaannya tidak sepesat saat apple melakukan deal bisnis dengan microsoft, kemudian apple pun membuka kepada semua pengembang untuk juga berpartisipasi, berinovasi mengembangkan aplikasi diatas platform Mac OS X nya. Hal ini diwadahi dengan munculnya app store yang semakin membangkitkan industri kreatif. Kalau sudah seperti ini masyarakat akan mengacungkan jempol karena merasa sangat dimudahkan, bukankah itu harusnya teknologi dibangun yaitu untuk memudahkan.

Kesulitan utama dalam kolaborasi biasanya terletak pada TRUST. Bagaimana bisa kita bekerjasama tanpa dilandasi rasa saling percaya. Kecurigaan yang terus menerus tentunya akan menyulitkan dalam berinovasi. Salah satu solusi mengatasi ini adalah dengan jelasnya Role of The Game yang disebutkan secara rinci dalam suatu kontrak bisnis. Karena nanti apabila uang sudah mulai dipetik dari hasil kolaborasi ini biasanya akan muncul konflik siapa besar karena siapa ? Permasalahan ekonomi pun muncul dari hasil kolaborasi ini.

Menurut saya kuncinya adalah walau berkolaborasi tetap saja harus menjaga BORDER masing-masing institusi. Memanage kolaborasi ini perlu figur leadership yang kuat dengan skill managerial yang mumpuni. Sistem harus dibangun dengan fix oleh penggagas terlebih dahulu dengan mempertimbangkan rencana dan prediksi jangka panjang, akan kemana bisnis ini berkembang.

Categorized: Unpad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *