Skip to content


Untuk itulah kita mencoba, dan terus mencoba memperbaiki.

Ciater Spa, 28 Mei 2011. And will come back to me some day. Bagian akhir dari The Gypsy, lagu yang disenandungkan oleh Dinah Shore itu mengalun pelan nan syahdu di keheningan tengah malam. Dinah Shore yang nama aslinya adalah Fanny Rose Shore memang pelantun handal di masanya. Lirik The Gypsy ditulis oleh Billy Reid dan populer pada akhir perang dunia sekitar tahun 1946 itu mewakili perasaan banyak orang yang sedang ada dalam lorong kehampaan.

Pada masa yang relatif tak jauh dari ‘jamannya’ Dinah Shore, ada pelantun handal lainnya yaitu Patti Page dan Rosemary Clooney.  Mungkin orang tak tahu Clara Ann Fowler tapi orang pasti mengenal Patti Page, pelantun “Tennessee Waltz”,  “Old Cape Cod,” “Allegheny Moon,” dan lain-lain. Suaranya khas mendayu. Kelompok penyanyi ‘traditional pop’. Sedang Rosemary Clooney juga akan tetap dikenal orang karena “As time goes by”. Katanya: This day and age we’re living in, Gives cause for apprehension With speed and new invention And things like fourth dimension.  Yet we get a trifle weary  With Mr. Einstein’s theory.  So we must get down to earth at times. Relax relieve the tension.

Malam yang dingin, tapi sungguh teduh bisa menikmati malam di Ciater Spa sambil mendengarkan Jango Online. Radio online ini menghubungkan kita dengan teman di berbagai belahan dunia sambil menikmati kesamaan dan berbagi cerita. Seorang teman dari France: hi,,, thank you ! It’s summer now here and it’s hot like in Indonesia.. 🙂 have a nice day for u too….(Ia beberapa tahun yang lalu pernah ke Indonesia). Seorang lainnya dari Zagreb Croatia: hi my friend..i’m ok…just came back from my vacations. im’ preparing for my working week. it’s sunny day and i’m thinking to go to the zoo today 🙂 how are you?.

As long as life endures, begitulah kira-kira (mengambil dari ‘amazing grace’nya Janice Priest). Capai, lelah, letih tak seharusnya menjadi kendala karena sesungguhnya kita harus menikmatinya dan selanjutnya?. I surrender all.

Hari-hari terakhir ini sangat padat: ISO, e-Gov, rancang bangun kerbau nasional, dan acara2 kampus, PPBS dan Unpad lainnya. Berkah atau cobaan, tergantung dari sudut mana kita mesti melihatnya. Hanya Tuhan SWT yang memutuskan dan menentukan segala sesuatu; yang bisa memberikan kemenangan atau kekalahan; yang bisa memberikan keamanan dan kedamaian, dan yang berhak menentukan garis jalan kehidupan kita.

Mengikuti filosofi hidup “Hidup mengalir seperti air” tentu saja tidak?, karena kita mestinya berpikir positip. Harus terus maju ke arah yang lebih baik. Percuma juga jika menyerahkannya pada nasib tanpa usaha terlebih dahulu. Ambisius?., tentu tidak juga. Hanya berusaha lebih baik dari sebelumnya dan lebih berdaya guna, tidak tergantung pada orang lain. Sombong? Tidak juga. Hanya berusaha untuk tidak menyusahkan orang lain, keluarga dan teman. Katanya: Time for me will be more no more. Jadi kita mesti memanfaatnya dengan baik, untuk kebaikan dan menjadi orang baik.

Kata orang: Salah satu sumber kebahagiaan adalah qanaah,  ikhlas menerima apa yg dianugerahkan Tuhan pada kita. Untuk itulah kita mencoba, dan terus mencoba memperbaiki.

Barang siapa yang mengajak orang pada suatu kebaikan maka ia mendapat pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR Muslim). Mungkin itulah yang cocok, agar orang mau saling mengajak ke arah kebaikan.

Tentang malam, saya ingat apa kata seorang sahabat: Sesungguhnya Malam Itu Panjang, Janganlah Kamu Pendekkannya Dengan Tidurmu. Dan,  Sesungguhnya Siang Itu Panjang, Janganlah Kamu Pendekkannya Dengan Dosamu.

Allah SWT berfirman yang artinya: “Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu adalah orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan sujud dan berdiri untuk Tuhan mereka”. Shalat tahajud.

Dan, menjelang pukul 01.20,  memang saatnya harus berhenti menulis,  untuk kebaikan juga. Be thankful for what you have; you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough, kata  Oprah Winfrey.

Terimakasih ya Tuhan, yang telah memberi saya banyak waktu. Membuat kami memiliki kesempatan untuk memilih. Kadang saya salah menggunakannya, kadang saya keliru memaknainya. Dan malam, seringkali mengingatkannya. Belajar untuk meluruskannya kembali.

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.