Skip to content


Uploading workflow and community kits.

Bandung, 27 April 2010. Akhir-akhir ini nampaknya tiada hari tanpa anarkisme di tanah air tercinta. Sulit dipahami bahwa di negeri yang katanya menganut paham pancasila dan para pendiri bangsa sangat mengedepankan pluralism, masyarakat yang dikenal berbudiluhur dan ramah tamah seakan hanya sebuah cerita atau utopia belaka. Tidak bisakah kita duduk bersama mendiskusikannya dengan baik, dan dengan kepala dingin?.

Usai kuliah Mankester pukul 08.00 dan dilanjutkan Produksi Ternak Domba dan Kambing sampai dengan pukul 10.30 an. Kami bergegas menuju PPBS. Setelah diskusi dengan teman2 DPRD dan Bappeda, hari ini PPBS kedatangan tamu/rombongan dari PGRI Sumedang dan Forum Masyarakat Jatinangor. Diskusi diantaranya membahas tentang rencana workshop aplikasi pembelajaran softskill ilmu dasar berbasis ICT. Merancang pengembangan pembelajaran di sekolah dasar dan sekolah menengah. Intinya adalah pemanfaatan sumberdaya Unpad khususnya mengenai ilmu dasar dan ICT dan kontribusinya bagi komunitas guru di kab. Sumedang. Cyber Jatinangor.

Kami membahas tentang internet, intranet dan extranet dalam konsep pembelajaran ilmu dasar. Tentang nilai tambah model dan prosedur pengembangan pembelajaran berbasis softskill. Diskusi melebar ke pilihan teknologi, pembelajaran dan kompetensi yang dimiliki PPBS melebar ke pilihan teknologi perangkat lunak (teknologi chatting, pengolahan citra, kompresi data dll) dan perangkat keras seperti jaringan komputer, internet, satelit, handphone, plug-play device dan teknologi multimedia.

Pemanfaatan media untuk pembelajaran sangat penting karena pembelajaran dapat menjadi lebih fleksibel khususnya dikaitkan dengan tempat dan waktu. Banyak para ahli yang menyepakati bahwa multimedia dapat meningkatkan rasa keingintahuan, kreativitas, dan kerjasama kelompok. Multimedia dapat mengubah peran guru yang masih konvensional bahkan tradisional menjadi guru yang modern dengan ciri-ciri efisien, efektif dan inovatif. Selain itu akses informasi dapat dimaksimalkan, kemudahan dalam penyediaan bahan dan tak lagi terkungkung oleh kelas.

Intinya adalah kita ingin ke depan kawasan jatinangor dan sekitarnya memiliki ciri kekinian dimana masyarakatnya memanfaatkan teknologi informasi sebagai basis untuk menghadapi tantangan masa depan. Perspektif dan arsitektur teknologi ICT ingin kita letakkan dan bangun bersama-sama. Kita sedang memetakan sistem informasi berbasis komponen objek, sistem terdistribusi dan teknologi mobile.

Dapatkah kita mewujudkannya. Bisa ya dan mungkin juga tidak. Walaupun banyak orang berpendapat tanpa nita baik, kita ini tidak ada artinya.

Usai diskusi dengan teman-teman dari Kabupaten Sumedang, diskusi internal kita lanjutkan. Pokok bahasan kita fokus pada dua hal aplikasi e-learning khususnya tentang Podcasting Kit for SharePoint yang merupakan aplikasi web berbasis ASP.NET.

Kami mendiskusikan dan mendapatkan masukan tentang SharePoint server, instalasi, upload video, uploading workflow, community kits dan lainnya.

Asyik juga dengerinnya. Karena selama ini kami lebih sering memposisikan sebagai user. Paling banter buat web, blog, microblogging. Tentang interface sharepoint belum begitu mendalaminya. Mengumpulkan bahan kuliah, memilikirkan tulisan untuk weblog saja sudah mencuri-curi waktu. Teknologi informasi harus membuat perilaku konsumtif menjadisuatu kegiatan yang produktif, itulah barangkali yang paling penting.

Akhir-akhir ini, di beberapa tempat dan daerah banyak orang yang kelebihan energi. Sayangnya energi itu tak tersalurkan dengan baik. Anarki muncul karena ketidakpahaman menyalurkan energi. Khususnya energi sosial. Kita belum dan masih harus banyak belajar menjadi orang baik. Tak ada satu agama pun yang mengajarkan kita untuk menyakiti orang lain, merusak dan apalagi membunuh.

Kesulitan hidup tidak pantas dijadikan sebagai alasan untuk menafikkan perbuatan bodoh. Sudah sepatutnya kita berani berhijrah dari ketidaktahuan dan belajar mencari amalan dan rejeki yang halal.

QS. Al. Ankabuut: 58-59. “Wal ladziina aamanuu wa’amilush shaalihaati la nubawwi-annahum minal jannati ghurafan tajrii min tahtihal anhaaru khaalidiina fiihaa ni’ma ajrul ‘aamiliin. Alladziina shabaruu wa ‘alaa rabbihim yatawakkaluun”. Yang artinya: Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sungguh akan kami tempatkan mereka pada tempat yang tinggi di surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal didalamnya. Itulah sebaik-baik balasan orang-orang yang beramal. (Yaitu) orang-orang yang sabar dan bertawakkal kepada Tuhannya.

Ada petuah bagus dari Stuart Avery Gold dalam bukunya Ping.Kebahagiaan bukan merupakan tujuan. Kebahagiaan adalah proses, sebuah perjalanan menakjubkan yang penuh rintangan. Mengalir bersama arus merupakan ‘jalan’ yang mendukung kita, membimbing kita dan membawa kita pada sukacita dan wawasan yang tak terbatas.

Sesungguhnya, kehidupan itu harus kita jalani dengan semaksimal mungkin dan penuh sukacita. Nah, lho jangan mudah marah dan meluapkan emosi sesaat dengan cara merusak. More modalities to be used in the assessment and communication process.

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.