Skip to content


Ketika waktu membatasi pergerakanku.

image00210.jpg

CAFTA (China ASEAN Free Trade Agreement) telah berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2010, sebagian besar industri dalam negeri terutama tekstil dan baja sangat cemas dengan serbuan produk China. 4,7 Juta UKM di Jateng diperkirakan bangkrut belum di Jawa Barat, Jawa Timur dan propinsi2 lainnya di Indonesia?.

Mungkin hanya Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Thomas Dharmawan yang optimis bahwa kita tak perlu khawatir sebab industri makanan dan minuman lokal lah yang paling bisa memenuhi selera masyarakat, bahkan ekspor kita meningkat karena bea masuk rendah maka ekspor ke China dan Negara lain justru bisa lebih rendah. Tapi benarkah sesederhana itu?.

Dan bagaimana dengan pangan asal hewan baik berupa daging, susu, dan telur maupun produk hewan non pangan seperti kulit, bulu dan tulang terutama dalam kaitannya dengan prosedur dan persyaratan (requirement) kesehatan masyarakat veteriner yang kita tahu memiliki potensi sebagai media penyebaran penyakit asal hewan?. Bagaimana antisipasi kita untuk melakukan pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit, pencegahan dan penolakan masuk serta menyebarnya penyakit sebagai bahan pangan dan non pangan?.

Secara kelembagaan kita memiliki Badan Karantina Nasional (Barantan) sebagai ujung tombak dalam mencegah penyakit bawaan dari luar negeri namun lembaga ini memiliki banyak keterbatasan dalam upaya pencegahan dan penolakan penyakit, konkretnya performans kelembagaan ini jauh dari dari standar yang diinginkan. Dan masalahnya pun memang sangat kompleks sekali.

Terkait dengan hal di atas, ASEAN Economic Community yang dulunya ditetapkan pada tahun 2020 pun diubah menjadi 2015. Negara anggota ASEAN sepakat untuk membangun sistem ASEAN Single Window (ASW) Dengan system itu diharapkan adanya perubahan penanganan pelayanan lalu lintas dari system manual ke penanganan system dan metode elektronik secara terpadu (EDI) dengan menggunakan sarana informasi dan teknologi. Dengan system NSW diharapkan para anggota ASEAN terasuk Indonesia dapat meningkatkan kinerja penanganan dalam bidang perdagangan dan lalu lintas komoditas di wilayah ASEAN.

Pertanyaannya tentunya adalah sudah siapkah kita di tahun 2010 ini dengan diberlakukannya CAFTA? Karena untuk menunjang system tersebut maka Barantan, Bea Cukai, BPOPOM, BPMSOH, LPPOM-MUI dan lain-lain mestinya sudah siap terlebih dahulu?. Sudah siapkah Port System Administration Document (PSAD). Jadi salah besar jika ada orang yang beranggapan CAFTA tak berdampak pada industri pangan. Setidaknya pada pangan asal hewan dan resiko kesehatan hewan?. Identifikasi bahaya, penilaian resiko dan manajemen resiko mungkin sudah dirancang namun praktek di lapangan jelas tak akan mudah.

Well, aku jadi ingat sebuah parabel dalam Ping:
Perjalanan Seekor Katak Mencari Kolam Baru karangan Stuart Avery Gold.

Sebuah pencarian yang bervisi. :” …… Bulan-bulan belakangan ini telah membuka mata Burung Hantu bahwa Ping adalah pembelajar yang cerdas, walaupun bukan pembelajar yang cepat. Kata Burung Hantu, “memiliki kekuatan sejati berarti memiliki kekuatan untuk bersikap fleksibel, untuk mengubah arah kalau perlu.”.

Sekali lagi aku menasehatimu untuk bersikap seperti air. Hanya ada sedikit unsur yang lebih fleksibel daripada air – unsur terlunak yang paling fleksibel, yang kekuatannya ternyata lebih dahsyat daripada batu yang paling keras dan baja yang paling kuat. Mengalir dan fleksibel, berbelok dan berputar, mengitari, melompat ke atas, menerobos ke bawah – air mengubah arahnya dengan bebas sepanjang jalan”.

“Tidak ada apapun yang tidak bisa diatasi oleh air, walaupun sifat alaminya adalah fleksibel, mengikuti bentuk lingkungan.” Air memiliki kekuatan yang tiada habisnya untuk mengubah segala sesuatu yang menghalangi jalannya”. Ketahuilah bahwa kamu memiliki kemampuan untuk menghadapi rintangan yang tak diundang dengan arus yang siaga, untuk mengubah resiko, masalah dan tantangan menjadi peluang serta untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan.” Dan, ping menjadi bingung. “ Coba kuulangi. Aku menggunakan arus ini untuk mencari tahu apa yang perlu aku lakukan?”.

Aku mungkin terlalu banyak membaca buku-buku seperti Amazing stories of Healing, Dog Miracles, Cat Miracles, Animal Miracles, buku-buku Amazing stories for Teen. Situs-situs fantastis yang mungkin terjadi secara kebetulan walaupun aku yakin ada takdir dan mukzizat disitu. Namun aku lebih menyukai karya-karya inspiratif dan yang pasti-pasti saja. Tak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Dan hidup ini bukanlah sekedar tontonan. Pasti ada sebuah spirit yang menyertai sebuah keberhasilan. Analisis dan logika ada disitu untuk memberi warna dan mengawal sebuah keberhasilan. Hanya bangsa pecundanglah yang orang-orangnya tak mau saling berbagi dan tetap komitmen pada nilai-nilai kebangsaannya.

Keinginan untuk berbuat baik, membuat mataku berbinar dan hatiku menggelora. Dan walaupun kakiku diam tak berdaya, semangat itu tak pernah padam, berdegup sepanjang detik seakan berkejaran dengan detak jantung. Aku ada di sebuah ruang waktu, menunggu, melihat, mengamati dan berharap ada waktu untuk segera berbuat. Insyaallloh dengan niat yang baik.

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.