Skip to content


There is no end to what I can do with it.

image0024.jpg

Sulit untuk mencari sebuah kata dan paragraph untuk menggambarkan apa yang akan terjadi esok. Hari kamis esok beberapa anak asdos biologi dan mankester akan menyelesaikan satu bagian penting dari kehidupan mereka. Perpisahan kadang tidak mengenakkan. Dan wisuda selalu membuat hati kami terpana. Waktu memang sebuah misteri dan kadang membuat hatiku terbelah. Namun waktu jugalah yang membuat kita menikmati segalanya.

Setiap generasi selalu menyisakan catatan dan cerita tersendiri. Begitu juga periodenya Indah, Mutia dan anak2 asdos bio 2005-2009. Mungkin lirik lagu Andy’s Gone With Cattle yang disenandungkan Martyn Wyndham dan lirik oleh Henry Lawson dpat mewakili dan dapat menjadi inspirasi untuk mereka dalam mengarungi perjalanan selanjutnya. : Who now shall wear the cheerful face. In times when things are blackest? And who shall whistle round the place. When fortune frowns her blackest?. And who shall cheat the squatter now. When he comes round us snarling? His tongue is growing hotter now. Oh may the showers in tomorrow fall. And all the tanks run over. And may the grass grow green and tall. In pathways of the drover. And may good angels send the rain In desert stretches sandy. And when the summer comes again. God grant it brings us Andy.

4 tahun mungkin waktu yang agak pendek untuk sebuah pembelajaran bersama dengan mereka. Sangat menyenangkan kita pernah bekerja bekerja saling bahu membahu. J04JTO1.10, sebuah ruangan di Gedung 4 Lt 1. Fapet yang sumpek, padat penuh buku dan laporan praktikum, barangkali adalah sebuah memori tempat anak2 asdos bio dan mankester. Di ruang sempit itu pula mereka meluangkan waktu sejenak mempersiapkan praktikum. Ruang itu mungkin diam seribu bahasa namun seandainya mereka bisa bicara ia akan menceritakan banyak hal tentang kami. Sebuah perjalanan pendek namun sangat bermakna.

Semoga harapan dan cita-cita mereka dapat terwujud dan terlaksana. Dan, tetaplah belajarlah mengendalikan diri. Tetap mengasah karakter dan tanggung jawab dalam kehidupan ini. Orang yang tidak memahami siapa dirinya sendiri tidak akan pernah dapat mengenali kemampuan mereka.

“Dan, tidaklah seseorang membuat dosa melainkan kemudhratannya kembali kepada dirinya sendiri” (QS:Al-Anam:164).

Belajar adalah untuk memerdekakan diri kita dan orang lain dari belenggu ketidaktahuan. Belajar dan memberi pembelajaran merupakan satu kesatuan. Mencoba mencari pemahaman akan suatu hakikat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah esensi sebuah budaya ilmu. Dan Tuhan memberi kesempatan agar manusia dapat menyesuaikan dan memperbaiki kualitas dirinya dari waktu ke waktu.

Well, esok adalah sebuah titik lain dari sebuah perjalanan waktu. Saya menitipkan sebuah pesan yang sama persis untuk temen2 asdos lainnya yang telah lulus: Sepanjang yang kita ingat adalah kebaikannya, kita takkan pernah tercerai-berai.

There is no color like it in all the world. There are no leaves like these on-fire leaves in all the world. These books that you hold to your chest are the only books you will ever need, and this day is the one day, and that sky is without end, without boundaries to hold you in.

Thx: Mutia dan Indah atas segala dedikasi, masukan dan diskusi diantara kita adalah bagian indah yang pernah kita lalui. Selamat di wisuda. All t best 4 u.

Posted in Anak2 Biofapet.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.