Skip to content


Aku yakin ia anak yang baik dan penuh perhatian

b_depressicornis3s.jpg
Kata para ahli keluargaku memiliki pertalian erat dengan kerbau asia Bubalus bubalis dan tamarao bubalus mindorensis. Mereka dulu banyak hidup di kepulauan Mindanao Philipina Selatan. Mungkin yang agak membedakan aku dengan mereka adalah karena karakteristik gigiku yang spesifik. Aku tidak tahu dan tidak paham benar sejak kapan dan kenapa nenek moyangku bisa tinggal di Gn Tangkoko Batuangus. Kata ibuku, dulu kami berasal dari daerah sekitar Bitung. Namun saudara2ku katanya juga banyak yang tinggal di daerah lain bahkan sangat jauh ke sebelah selatan Pulau Sulawesi terutama di Tondano, Gorontalo dan sebagainya.

Di daerah-daerah lain nama Anoa pun juga cukup beragam walaupun masih termasuk satu keluarga, misalnya anuang, buulu tutu (Gorontalo), dangko, dangkoh, langkau (Tumbulu). Orang-orang Sulawesi selatan menyebut sapi utan atau Soko. Tapi yang bikin kesal adalah sebutan sapi cebol. Mungkin karena tinggi rata2 saudaraku hanya sekitar 90 – 100 cm. Saudara2ku yang lain lebih senang hidup di dataran tinggi, mereka dikenal dengan nama Bubalus (Anoa) quarlesi. Mereka senang di daerah ketingian di atas 600 m di atas permukaan laut, badan mereka lebih kecil, dan tingginya rata-rata 60 – 80 cm.

Konon, tujuh puluh lima juta tahun yang lalu sebuah lempeng kulit bumi yang mendukung benua India hanyut menuju lempeng Erasia. Ketika kedua itu bertemu, bagian lempeng India yang berada di bawah laut menyuruk ke dalam parit samudera dalam di sepanjang pantai benua Asia. Ketika menyuruk, ujung lempeng tadi melelh dan batuan lelehan itu mulai mengalir ke atas melalui lantai samudera. Pembengkakan kulit bumi itu menciptakan kepulauan asia tenggara dan terus mengisi gunung berapi di kawasan itu. Dampaknya adalah iklim dan penyebaran serta evolusi flora dan fauna di asia tenggara. Mungkin itu pula yang membuat kekerabatan antar hewan di berbagai belahan Negara, pulau dan daerah.

Menurut cerita orangtuaku, aku lahir hampir bersamaan dengan terjadinya gempa di Sangihe dan Talaud. Ibuku waktu itu berusia sekitar 8 tahun ketika melahirkan aku. Walaupun para nenek moyangku ada yang bisa mencapai umur 20 sd 25 tahun, namun sekarang jarang yang bisa mencapai umur sampai 20 tahun. Ibuku pertama kali melahirkan pada umur 3 tahun. Lama kebuntingan ibuku: 290 hari. Namun katanya rata2 lama kebuntingan berkisar antara 276 – 315 hari, tergantung situasi terutama makanan.

Selama disekap di kandang P Abdullah aku lebih banyak diberi makan rumput lapangan dan alang-alang (Imperata cylindrica). Aku kadang rindu dengan tanaman kesukaanku pakoba (Eugenia sp), nantu (Palaguium obtusifolium), beringin (Ficus sp), gora hutan (Eugenia sp) dan menanga (Mananga odorata). Aku juga pengin makan kedondong hutan (Spondias sp), buah rao (Dracontomelon sp). Masih untung anak P Abdullah kadang memberiku makanan umbut, daun rotan muda, pucuk woka dan rebung. Menghadapi cuaca dingin seperti sekarang ini, sebenarnya aku membutuhkan makanan yang baik dan juga kehangatan. Hanya ibu dan saudaraku yang membuat suasana hangat itu. Aku paling senang melakukan grooming dengan mereka. Aku iri dengan cempe kambing PE yang bisa leluasa keluar masuk kandang, berlarian dan dapat mendapatkan kehangatan dari induknya.

Luka bekas abses di pahaku kini sudah mulai mengering. Aku sudah tak merasa sakit lagi. Pada awalnya larutan berwarna merah yang dioleskan pak Abdulah itu membuat perih bagian kulitku yang terluka tapi lama2 aku terbiasa. Aku pernah mendengar pak Abdullah menyebut-nyebut larutan yodium dan betadin. Mungkin itulah larutan yang digunakan untuk mengobati lukaku. Mereka mengoleskan 2 kali sehari. Dan aneh luka di kulitku jadi mengering. Kadang2 Pak Abdullah juga mengencerkan larutan itu ke suatu wadah. Yang aku dengar larutan itu akan digunakan untuk dipping pada puting kambing PE setelah kambing itu diperah. Katanya mikroba jahat seringkali masuk dan menyebabkan mastitis pada ambing. Radang itu menyebabkan sakit yang luar biasa bagi kambing.

Satu hal yang membuat aku sedikit bisa berbesar hati berada di sini adalah karena ternyata anak pak Abdullah cukup menyenangkan. Anak kedua Pak Abdullah, bernama Sirah usianya belum genap 5 tahun jadi ia belum sekolah. Ia memiliki banyak waktu luang untuk bermain-main di kandang. Walaupun awalnya sedikit takut-takut namun dia punya keinginan untuk berusaha lebih dekat denganku. Aku yakin anak yang kemana-mana suka membawa boneka itu adalah anak yang baik dan penuh perhatian. Setidaknya aku tidak lagi mempercayai bahwa manusia adalah makhluk jahat yang mesti dijauhi karena ternyata ada juga makhluk bernama manusia yang memiliki sisi-sisi baik.

Posted in Anak Anoa.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.