Skip to content


Mungkin mencerminkan kehidupan keras yang harus dijalaninya

wht.jpg

Luka di bagian femur atau paha itu semakin bertambah parah. Gemeretak gigi sebagai tanda bahwa sapi itu menahan rasa sakit sudah terdengar sejak kemarin malam dan jika dia sekarang masih mampu berdiri, barangkali itu lebih disebabkan pedet jantan yang makannya semakin rampus masih membutuhkan kolustrumnya. Pedet itulah yang membuat sapi induk betina nampak berusaha kelihatan tegar seolah tak ingin menunjukkan rasa sakitnya pada sang anak.

Abses adalah sebuah luka karena infeksi mikroorganisme disertai keradangan. Kadang-kadang seorang peternak tidak memahami betapa sangat menderitanya seekor sapi karena abses. Abses memang seringkali tidak mengenal tempat dan waktu, tahu-tahu muncul dan menyebabkan radang yang ditandai warna kemerahan, panas, bengkak dan sakit. Kadang ternak berjalan pincang jika kebetulan absesnya di kaki. Sapi nampak lesu, malas bergerak, cermin hidung kering dan nafsu makan turun. Dan luka itu akan semakin parah karena bakteri Corynebacterium pyogenes, Escherichia Coli, Staphylococcus, Streptococcus, dan lainnya berkembang biak dengan sangat cepat. Ditambah kalau ada infestasi beberapa caplak seperti Boophillus, Amblyomma dan Rhipicephalus pastinya akan semakin memperparah kondisi kesehatan sapi. Beberapa peternak kurang memahami sanitasi. Kadang tidak memperhatikan penggunaan desinfektan. Tidak paham apa itu desinfeksi dan apa itu sterilisasi.

Desinfektan adalah zat kimia yang mampu membunuh mikroorganisme yang ada di dalam suatu bahan dan pengaruhnya pada hewan dan manusia rendah atau praktis tidak berbahaya. Tapi banyak desinfektan yang tidak cocok untuk sterilisasi. Dalam memilih desinfektan sebenarnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti (a) sifat bahan yang akan didisinfeksi, (b) pengaruh atau efek bakterisida apakah berspektrum luas atau spesifik, (c) stabilitasnya terhadap lama penyimpanan, (d) toksisitasnya terhadap hewan dan manusia, (e) pengaruhnya terhadap barang atau permukaan alat seperti karat, warna dan lain2nya, (f) pengaruh bau yang ditimbulkannya, (g) harga, (h) konsentrasi dan lain-lainnya.

Aku tidak tahu pasti darimana asal usul abses pada sapi milik pak Olib tersebut. Setahu aku pak Olib cukup rajin, teliti dan sangat memperhatikan kesehatan ternaknya. Aku sudah cukup lama kenal dengannya karena sudah beberapa tahun terakhir aku selalu mengIB dan melakukan PKB sapi miliknya. Kadang-kadang setelah melakukan IB, kami suka berbagi cerita mengenai situasi pengembangan persusuan di kelompok 5 Cihawuk. Sapi-sapi di Kelompok 5 ini lumayan bagus penampilan produksi walaupun peternak perlu kerja ekstra keras untuk mencari rumput. Mereka kebanyakan mencari, menyewa lahan dan juga menanam rumput di daerah2 milik PT. Perhutani di sekitar Tutugan, Puncakmulya, Datar, Situ dua dan daerah Ranca. Sebagian menyewa lahan di daerah Pinggirsari bahkan sampai ke daerah Pojok dan Tutugan. Peternak sapi perah sebenarnya adalah kumpulan makhluk2 pekerja keras. Wajahnya kadang Nampak keras, mungkin mencerminkan kehidupan yang harus dijalaninya.

Abses sebenarnya merupakan penyakit yang mudah diatasi dan disembuhkan asalkan ditangani dengan cepat dan tepat. Peternak kadang kurang sabar padahal perlu operasi kecil, memerlukan beberapa kali penyuntikan dengan antibiotika. Mikroorganisme penyebab abses kadang sangat komplek sehingga aku lebih senang menggunakan antibiotika broadspektrum. Dan aku selalu menyarankan pada para peternak untuk selalu memperhatikan lingkungan kandang terutama lantai yang sudah tidak rata lagi, kemungkinan adanya benda-benda tajam yang dapat melaukai ternak dan yang penting mereka harus selalu menjaga kebersihan kandang dan sapi terutama masalah sanitasi. Jadi harus lebih higienis dalam memperlakukan ternak.

Aku besok punya rencana ke Bandung. Aku tentu tidak sedang kangen dengan teman-teman lamaku. Walaupun rasa rindu tetap ada namun aku rasa aku ingin sementara ini fokus pada pekerjaanku dulu. Besok aku akan ke Cikole Lembang. Banyak yang ingin aku diskusikan dengan teman2 disana. Aku juga ingin mampir ke Pasar Baru. Sudah lama aku ingin mencari baju batik untuk teman-teman peternak di Cisabuk dan Sukapura. Dan jika ada waktu mungkin aku akan mampir ke petshop mencari obat kutu untuk kucing. Aku juga perlu asuntol, bacdip, neguvon, penstrep dan lain-lainnya untuk cadangan obat-obatan. Di musim seperti ini sapi mudah terserang penyakit. Jadi malam ini aku ingin tidur cepat saja, aku sudah membayangkan asyiknya menikmati perjalanan dari Pangalengan, Banjaran, Ciparay, Buah Batu, Karawitan, Karapitan, Asia-afrika dan seterusnya.

Bersembunyi diruang hampa dan bersenandung bersama angin malam mungkin adalah sebuah refleksi sebuah kesepian. Tapi kadang kita perlu suasana seperti itu. Bukan sekedar untuk melepas lelah atau untuk refreshing sejenak namun untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang menciptakan malam. Sebuah waktu yang tepat untuk istigfar dan melihat sisi lain sebuah kehidupan. Seperti kata Jodi Picoult:”Dalam keheningan pun ada suara”.

“Barangsiapa yang memperbanyak istigfar, Allah akan membuat segala kesusahannya menjadi kebahagiaan, segala kesempitannya menjadi jalan keluar baginya, serta Allah akan memberikan rezeki baginya dari jalan yang tidak ia duga sebelumnya” (HR Abu Dawud, Ibnu Maajah dan Al-Haakim].

Posted in diary inseminator.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.