Skip to content


Something Moment

cimg1909.jpgSomething Moment
di Los Cimaung
18 Juli 2007

Los Cimaung sesungguhnya bukanlah kata yang asing bagi aq. Setidaknya beberapa tahun yang lalu aq sudah pernah mendengarnya dan itu bukan karena disana ada pusat pembangkit tenaga energi listrik Magma,,atau karena ada suatu desa yang bernama Cimaung yang letaknya di daerah sebelum memasuki Pangalengan. Los Cimaung yang aq maksud adalah daerah yang berbatasan dengan Cipanas, tempat dimana disitu ada tanah milik perhutani dan disalah satu sudutnya ada sebuah tempat penangkaran rusa.

Jalan menuju ke los cimaung sebenarnya tidak cukup bagus. Selain belum beraspal, jalanan juga cukup berliku, bergelombang dan penuh kerikil tajam. Namun kanan kiri dan jalan yang penuh dengan tanaman teh sedikit membantu aq untuk menikmati perjalanan. Suhu di sini cukup dingin setidaknya lebih dingin dibandingkan dengan daerah sukamenak atau citere. Dan, untuk mendapatkan pemandangan yang cukup menarik, selain kebun teh dan sapi2 perah, kita dapat menengok ke arah timur, di atas nun jauh di sana kita dapat melihat daerah pangkalan. Rumah-rumahnya hanya sedikit dibandingkan luas kebun teh sehingga antara rumah dan lingkungannya nampak kontras. Dan di sebelah kiri Pangkalan kita akan selalu dapat menikmati pemandangan gumpalan asap yang selalu menjulang ke atas karena disitu ada pusat pembangkit listrik tenaga pasak bumi,,
Though we ……… for one moment and too soon we had to part. In that wonderful moment somethin’ happened to my heart. So I’ll keep changing partners till you’re in my arms and then,,, Oh, my ….. I will never change partners again.

Begitu kata Patti Page, seorang ibu (dan sekarang sudah memiliki cicit), yang senandungnya hampir setiap hari menemani dan membantuku menyelesaikan berbagai tugas bahkan juga masalah. Inspirasi bahkan seringkali muncul secara tidak sengaja pada saat orang2 yang kita cintai telah tercerai berai. Patti Page membantu dan memudahkan mengingat-ingatnya. Momentum tak pernah dapat diramalkan, biasanya dia muncul tiba2 dan membuat segalanya menjadi terbuka, segalanya serasa lebih mudah seperti siraman air dingin di tengah panasnya terik matahari.

Antara bulan agustus sampai awal September Los Cimaung adalah daerah yang sering aq kunjungi dan aq ingat,, karena disitu ada Sapit dkk di Los Ciamung 2 dan Tami dkk di Los Cimaung 1. Notasi 1 dan 2 hanyalah istilah kami saja karena anak2 yang melakukan PKL di los cimaung ada di dua lokasi yang berbeda. Jarak diantara tempat tersebut cuman 500 meter. Cukup dekat tapi sebenarnya berbeda kelompok peternak. Aq agak kurang mengerti kenapa anak2 sering kumpul2 di los cimaung 2 selama PKL di KPBS Pangalengan. Namun mungkin karena disana ada sapit. Boleh dikatakan sapit adalah tangan kiri kami untuk mensukseskan program peningkatan kualitas susu di KPBS.

Safit dkk dalam 1 hari bs berkali2 sms untuk kelancaran pkl di Pangalengan. Komunikasi dengan mahasiswa kadang2 membawa kita untuk berpikir keras, apa sich makna dibalik kata dan huruf yang seringkali kurang dapat dimengerti. Mungkin karena ada gap budaya atau juga umur kita yang cukup panjang perbedaannya sekitar 18 sd 20 tahun. Namun terus terang banyak inspirasi dan pelajaran yang bisa kita petik dari mereka.

From: +6285624476…
Date: 18-07-2007 Time: 07:59:50 AM
Ass,lapor pa kegiatan d mt unt pkl unpad hr ini dmulai 9.30 dgn bimbingan p dudu.Skrng sf dan yg lain mau k sukamenak dulu.Laporan selesai

From: +6285624476…
Date: 18-07-2007 Time: 08:08:34 AM
Drpd pikiran yg sepi,nanti kesambet lg.He3x.Kita masih d angkot.Luchu dech pa angkotnya kaya naek andong tp pake mesin

From: +6285624476…
Date: 18-07-2007 Time: 11:48:02 AM
Wilujeng siang Pa,hr pertama di mt sdh brs,smua kegiatan ddlmnya dah tau.Bsk plng kita tinggal diskusinya ma p’faisal,soalnya dia mengharuskan bgt koordinasi stiap mahasiswa yg kunjungan k mt,Cuma jamnya blm tau.Beliau sdng tdk ada d tempat,plng nanti dhubungi kembali.Laporan selasai

From: +6285624476…
Date: 18-07-2007 Time: 11:53:16 AM
PERTANYAAN: Pa,khan setiap kel aja jatah 250 unt alat dan bahan.itu teh alatnya nanti panitia yg membelikan ato kita sendiri yg beli.Klo kita sendiri yg beli bbrp kelompok sudah ada yg mau belanja dulu.Takutnya yg pkl beli trus panitia jg beli

Safit,,, nama yang agak aneh kedengarannya di telinga. Tapi itu bukan nama sebangsa tumbuh2an atau nama pohon. Sapit adalah nama laen Safitri. Di Pangalengan, Sapit sangat baik menjalankan tugas2nya. Tentu menyenangkan memiliki seorang kawan mahasiswa yang care akan tanggungjawabnya. Jauh melebihi ekspektasi yang semula aq pikirkan. Dari awal sejak anak2 mempersiapkan pkl sampai akhirnya anak2 membuat laporan dan seminar PKL sapit masih setia sama pekerjaannya.

Kadang aq merasakan, intuisi saja tidak cukup untuk dapat mengenali karakter seseorang, interaksi jauh lebih penting. Itulah yang membuat kadangkala kita keliru dalam menilai seseorang dan menyesalinya di belakang hari. Dan mungkin inilah yang sering disebut dengan manusiawi. Orang datang dan pergi terlalu cepat, kadang prosesnya tidak begitu bagus dan karenanya disitu sangat memungkinkan terjadinya kekhilafan dan kesalahan?. Sisi baiknya adalah kita harus melihat sebuah kesalahan sebagai suatu bahan perenungan untuk perbaikan ke depan? Karena dalam sebuah kesalahan juga tersimpan sebuah pembelajaran.

Ketika suatu kesempatan dapat kita peroleh, dan kita lalai memanfaatkan maka akan ada dua hal yang mungkin terjadi: Yang pertama kita tidak akan merasakan apa2 karena kita mungkin bukanlah orang yang menunggu dan mencari kesempatan untuk memanfaatkannya dan yang kedua, kita akan sangat merugi karena sebuah kesempatan adalah sebuah ruang untuk mengamalkan sebuah cita2.

Thx alot so much pit ya? Semoga kelak kamu dkk mendapat tempat yang baik untuk mengejar cita2. Pengalaman di Pangalengan hanyalah suatu proses kecil yang dapat menjadi trigger untuk pijakan selanjutnya.

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.