Skip to content


PanGkaLan,Mut,, judulnya apa nich ! “green carpet”…?

Pangkalan adalah tempat dimana aku tinggal selama PKL…,it is a beautiful place I think….no…no…no….kurasa semuanya berpikiran seperti itu karena beberapa orang ada yang pulang pergi ke pangkalan karena ketagihan dengan pemandangan nya yang sangat indah dan jalanannya yang sangat akan membuat kenangan….hwehehe…,

Pangkalan..berada di tengah-tengah “green carpet”… layaknya hamparan permadani yang indah…jika kita berdiri di atas awan dan sedikit melihat ke bawah dan menengok the Pangkalan City…(hihihi sangat ironi sebutan itu….) pemandangan City Light sangat akrab dengan kita..kenikmatan yang di berikan oleh-Nya..dan akan selalu teringat dalam memori kita…we are a lucky….karena kita ditempatkan di Pangkalan…banyak cerita yang kita ciptakan disana….dan akan selalu menjadi cerita kita…sulit di deskripsikan dengan kata-kata tapi akan aku deskripsikan lewat tulisan…hehehe….

Aku (Rina Dwi N alias Imut) tinggal dengan kedua rekan lainnya (Suryani RazaQ alias Yanee dan Abdurrahman Harahap alias Rahman)…we feel happy here (Pangkalan)…tinggal with a friendly family….yaitu keluarga bapak Ugun…,huuuh..sangat menyenangkan, pak Ugun mempunyai empat orang anak yang masih kecil dan lucu – lucu… senang…!! karena kita sempat berada ditengah-tengahnya…ketawa, menangis, cerita, lapar, kenyang, cape, bahagia, ketakutan, ngantuk…kita lalui bersama keluarga bapak Ugun…,sempat kita merengek seperti anak kecil…merengek pengen pulang, merengek pengen kembali ke aktivitas sebelumnya…yaaa wajarlah yaa….but in the end of story….berbeda keadaan dan berbeda pula kenyataan…confuse??so do I…hehehe…

Suatu pagi…dan ragu kita sebut pagi…karena sangat pagi sekali..hari pertama kita di Pangkalan, tugas pertama di Pangkalan,,,TPK sebut saja suatu tempat aktivitas yang akan menjadi rutinitas kedepannya selama 1 bulan. BbrrRRrr…dingin tak sama dengan dingin lemari es tak sama juga dengan dingin di daerah tempat kita tinggal, mMmh..tapi menusuk sampai ketulang sumsum…itu kata pepatah bilang…,subuh – subuh yang sering disebut buta…bapak dan ibu Ugun sudah menyapa sang pagi, pagi yang sangat pagi. UUuuhhh…berat sekali rasanya memulai semua ini, memulai aktivitas yang baru, bangun sangat-sangat early..membuat si mata tak menerima kenyataan bahwa dia harus melihat sang pagi dan merasakan sang pagi…tapi ku paksa..ku raih…dengan bantuan kedua kakiku, membawanya ke sumber air…akhirnya ku dapat menyentuh air…ya ampuuuun dingin banget,,,AAaaaa membuat mataku terkejut dan terbuka….

Waktu pukul 03.00…aku dengan kedua rekanku..berjalan menelusuri suatu jalanan yang sangat gelap…tapi ramai. Karena, para peternak yang tangguh harus menjalankan aktivitasnya yang mungkin sudah menjadi kebiasaan dan kebutuhan….mereka memanggul dua sampai tiga milk can . yang beratnya??? Aduh ga tau deh sampai berapa kilo atau ton…tapi mereka menikmatinya. Kita menyapa mereka..dan mereka membalas dengan senyuman, senyuman yang penuh dengan tanda tanya…”siapakah ketiga orang asing ini??” tapi tatapan2 itu tidak membuat kita gentar…tetapi membuat kita menjadi tertantang…karena kita disini punya slogan ”MIKROBA…Wachtout” !!!

Lalu kita memperkenalkan diri ke bapak dan ibu peternak….dan juga kepada bapak-bapak petugas TPK..senyum dan senyum itu menjadi senjata perkenalan kita..karena kita akan tinggal di kawasan mereka selama satu bulan….diperlukan penyesuaian untuk dapat bertahan di tempat asing dalam waktu yang cukup lama itu. Bapak dan ibu peternak semuanya sangat menyenangi kita ditandai dengan senyuman ikhlas yang mereka suguhkan kepada kita,,mereka sangat ramah – ramah dan sepertinya siap membantu kita para mahasiswa yang sangat masih sempit akan ilmu pengetahuan tentang medan yang ada dilapangan yang sebenarnya. Untuk pertama kalinya kita bertemu bapak-bapak petugas TPK, mereka terlihat masih canggung dengan keberadaan kita, tapi kita selalu berusaha untuk menghangatkan suasana.

Hari-hari semakin berlalu..waktu demi waktu kita lalui, semua semakin mencair,,para peternak disana sudah tidak lagi mengganggap asing terhadap kita,,kita sudah bisa bercanda dengan para peternak begitu pula dengan para petugas TPK, mereka sudah bisa ngobrol banyak, bercanda dengan kita, dan sering mengajak kita berkeliling untuk mengenal daerah kita sekitar,,daerah pangalengan yang sangat begitu indah, dan keindahan yang membuat kita berdecak kagum dan mengucap asma Alloh….

Kita sudah merasa dekat dengan mereka, baik para peternak, para penduduk disana dan juga para petugas TPK, karena kita menggunakan jurus pribahasa ”dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” dan semuanya akan baik-baik saja dan alhasil mereka sangat menyenangi keberadaan kita,,hehehe…sangat menyenangkan menjadi bagian dari mereka, membantu mereka, dan merepotkan mereka,hweheheh……

Akhir dari semua aktifitas di setiap harinya adalah kediaman Bapak Ugun…merupakan menjadi tempat yang sangat nyaman ketika kita menepis kelelahan keseharian,,bercanda dengan putra-putrinya sangatlah menyenangkan…dan menghilangkan kejenuhan…dan mereka sangat deka dengan kita…dan kita sudah menganggap mereka adik-adik kita yang sangat lucu yang kadang menyenangkan dan terkadang kurang menyenangkan…hehe…

Memasak menjadi aktifitas keseharian kita yang sangat wajib kita lakukan…hehehehe (Lebay bo..!!), coz kalo kita ga masak,,kita ga makan dung…ibu Ugun tidak dapat membantu kita,,dan kita pun sangat mengerti dengan keadaan bu Ugun yang sangat terlihat repot mengurusi putra-putrinya, dan keadaan putri bungsunya yang sedang kurang sehat. Dan kita tidak mau membuat beliau repot,,dan kita menginginkan hasil dari PKL ini yaaaa,,.. salah satunya bisa masak dan mandiri…hehehehe…..

Pertemuan dengan temen-teman sepenanggunan yang sedang berjuang juga di KOMDA lainnya menjadi hal yang sangat mengasyikan,,kita dapat berbagi cerita dan diskusi tugas,,,sambil bercanda dan menghilangkan kekangenan akan suasana kampus…walopun terpaut dengan jarak yang sangat mmmhh…yaa..lumayan jauh,,kita masih dan harus tetap ada waktu untuk berkumpul,,berkumpul.. Para dosen kita tercinta juga,,tidak melupakan kita…mereka selalu datang mengunjungi kita dan memberi kita oleh-oleh..hehehe,,(AsyIik..) dan juga mengontrol kerja kita…dan mereka sangat..sangat membantu kita….terima kasih bapak, ibu, para dosen pembimbing..u’re so nice!!

Bermacam pengalaman telah kita lalui, sampai-sampai pengalaman nyasar untuk menempuh daerah pangkalan yang kita lalui dengan bapak, ibu dosen. (bapak Cahya, yang nyupirnya.. keliatan sangat kesal..hihi, pak Dwi sebagai penunjuk jalan tapi salah,,,sangat terlihat tidak genting menghadapi peristiwa ini dan masih menetaskan candaan nya…hihi, bu Novi yang sudah terlihat tegang, dan Pak Hermawan yang sangat jail,,ck..ck…tapi pengalaman nyasar itu sangat mengesankan,,

Pangalengan adalah suatu Kabupaten yang memiliki potensi keindahan view yang sangat beragam,,ada beberapa objek wisata disana,,salah satunya adalah Situ Cileunca…uuuhhh tempatnya sangat cozy,,indah….palagi dilihat pada saat subuh….Pagi-pagi buta kita sudah bisa melihat pemandangan yang sangat indah di situ cileunca,,kesempatan itu kita dapat pada saat mengantar pak Gugun, supir truk susu yang biasa mengambil susu dari daerah pangkalan menuju MT (milk Treatment). Karena seteleh dari pangkalan truk susu tersebut menuju Wanasari, yang merupakan daerah Wisata Situ Cileunca…..hal tersebut membuat kita ketagihan untuk pergi kesana, dan kita jadikan objek wisata Situ Cileunca menjadi salah satu tempat kita untuk menghilangkan kejenuhan, apalagi disana terkenal dengan ikan bakarnya yang YuuMmY…..dan kita pun sempat mencoba beberapa kali…(sampai Ketagihan hweheeheh…)

Kebersamaan, pertemanan dan persahabatan terjalin erat di Pangkalan, aku dan kedua rekanku seperti layaknya sebuah keluarga yang satu sama lain saling ketergantungan, kita lalui hari-hari bersama, susah senang semuanya dihadapi bersama,,tapi terkadang ada emosi diantara kita tapi itu masih dalam kewajaran dan berlaku sangat singkat, selebihnya keindahan kebersamaan (hihihi…kaya slogan SCTV ya?! )

Akhir kata dari semua ini adalah Pengalaman yang sangat menyenangkan dan tidak dapat dilupakan,,dapat dijadikan bahan cerita kita untuk anak, cucu kita….hehehe..tempat yang sangat….sangat indah dan orang-orang tersayang yang akan selalu ada di memori kita, begitu pula orang-orang yang sangat baik yang semoga kebaikannya akan diindahkan oleh Alloh SWT, amiin……Wss Wr Wb

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.