Skip to content


Ketika Waktu Berlalu Terlalu Cepat

Aq sebenarnya agak ragu2 dapatkah hari ini ikut berangkat ke Pangalengan. Ada kegiatan lain yang juga penting untuk aq kerjakan, dan jelasnya hari ini aq sudah janji menemani thareq cari game ke BEC. Namun aq juga tak kan enak jika tak menghadiri acara anak2 PKL yang telah lama merencanakan acara botram di Situ Ciulenca.

From: +628562447….
Date: 02-08-2007 Time: 8:53:13 AM
Ass rengrengan pembimbing sareng panitia nu dipikanyaah, upami aya waktos diantos kasumpinganana di Situ Cileunca Pangalengan.kaping 4 Agustus,tabuh 9 enjing-enjing (diantoooos pisan, agendana teh ngabangbrangkeun pikiran, insya 4jjl sareng games, pastina aya botram).PKL Pangalengan.

From: +62856240….
Date: 03-08-2007 Time: 5:54:49 PM
AsS,,bApakoe,,
Sehat pa?maAf br sms lg.soalny br isi pLsnya..
Hwehehe
Pa bsk kt2 mu k sitU cilencA,,bApa mu Join G?

Hari ini, sabtu 4 Agustus 2007. hampir semua anak2 yang ikutan pkl bertemu untuk resfreshing di situ Cileunca. Dari sekian banyak anak2 PKL kelihatannya cuman Sani yang tidak nampak karena neneknya sakit sehingga ia harus pulang (.iyaa.Sani?). Bahkan P Hasan di tengah kesibukan persiapan sidang terbuka S3 nya juga menyempatkan untuk ikut ke Pangalengan. Tentunya aq kurang sependapat kalau ke Pangalengan hanyalah sekedar refreshing, karena Pangalengan memiliki makna yang lebih dari itu.

From: +62856243….
Date: 03-08-2007 Time: 8:16:27 PM
Ass.pagi…pagi!!pa,sn mu izin plg nenek sakit & ada acr kluarga..mksi ya pa…

Sebuah danau selalu menarik bukan sekedar utk berkontemplasi diri, memandang jauh ke depan, menerawang ke ujung yang kelihatannya tak bertepi atau bahkan sekedar untuk melamunkan sesuatu. Tapi Situ Cileunca bukanlah sekedar tempat yang hanya pantas untuk mengingat sesuatu namun lebih dari itu, ia akan menceritakan banyak hal tentang perilaku anak2 [sf dkk], tentang balapan mendayung, tentang panen strawberry, so botram mungkin hanyalah sekedar sarana dan bukan itu intinya. Selalu ada sebuah kenangan yang menyertai. Itulah sebabnya, jika hari ini aq mendengar Patti Page melantunkan Tennese Waltz, aku akan mengingat balapan dayung di Situ Cileunca.

Hari sabtu dan minggu, adalah hari yang selalu dinanti-nanti bukan hanya oleh anak2 namun juga oleh kita2 yang sudah cukup berumur. Taman Situ Cileunca tidak terlalu besar dan kurang terawat. Sebagai daerah wisata kelihatannya tempat ini kurang didesain dan dikelola secara profesional. Hanya ada tempat ayunan, beberapa patung yang ngga’ jelas apa maknanya, dan yang lebih menonjol mungkin adalah anak2 kecil pedagang asongan yang juga menjajakan tikar untuk disewakan. Itulah sebabnya ketika rombongan anak2 unpad dan rombongan crew Metro TV yang juga tengah liburan datang bersamaan di lapangan Situ Cileunca, tempat itu langsung terasa crowded.

Untungnya kami ngga’ terlalu berlama-lama di lapangan. Setelah menyelesaikan beberapa game dan makan siang rame2 kami pun menyewa 2 perahu dayung dan 1 perahu bermotor. Tujuan kami tentu untuk nyeberang ke tempat terjauh, menikmati suasana danau, melihat kebun strowberry dan yang jelas sekalian membuang lemak tubuh. Asyiik juga lomba dayung sama anak2 mahasiswa.

Berada di tengah danau adalah suatu kenikmatan tersendiri, apalagi bersama-sama teman2 tercinta. Sepanas-panasnya Pangalengan takkan lebih panas dibandingkan Bandung, itulah yang membuat kami berlima yang kebagian mendayung perahu tak merasa capai walaupun harus mendayung sejauh hampir 2,5 km pp.

Konon, salah satu kenikmatan sebuah perjalanan bukan hanya pada hari ini atau hari esok namun mungkin akan kita rasakan 15 atau 20 tahun yang akan datang, manakala kita sudah tidak bisa mengingatnya dengan baik. Moment2 dan makna perjalanan itulah yang lebih berarti, kelak dikemudian hari. Itulah sebabnya kita tidak boleh lupa untuk mengabadikan dan Situ Cileunca terlalu indah untuk tidak diabadikan. Air danau yang cukup bening, udara yang sejuk dan langit yang berawan adalah kombinasi yang baik untuk menikmati suasana.

Untuk sampai dikejauhan atau tepatnya di ujung tempat dimana kita bisa memetik strowberry cuman memerlukan waktu kurang lebih 40 menit. Sebenarnya jarak tersebut bisa ditempuh lebih cepat namun karena kita banyak berhenti di tengah perjalanan maka perjalanan serasa lamban.

Aq ngga’ tahu apakah anak2 itu membeli, atau ehm “merampok” buah strawberry di kebun atau,,,,,, tapi Sf, aq yakin anak2 Fapet anak2 yang baik khan?.

Tentu sangat senang hari ini dapat menemani dan menikmati kegembiraan bersama mereka. Bukan semata-mata karena kegembiraan itu mahal harganya namun lebih dari itu pengalaman bathiniyah akan mengajarkan kita untuk lebih arif menghadapi berbagai masalah dan persoalan hidup.

Buah strawberry mungkin mudah kita peroleh di supermarket2 di kota Bandung, seperti di Giant BSM atau Metro. Namun sebenarnya bukan buah atau juzz yang penting tapi pesan yang kita peroleh dari perjalanan hari ini. Dan, aq semakin meyakini bahwa tak ada yang lebih berarti dari kehidupan ini selain kita harus mencoba menikmati rahasia2 alam yang diciptakan oleh Allah Swt karena hanya dengan itulah kita akan dekat denganNya. Bukankah hanya Allah semata yang berhak mendapat Cinta dan juga jelas bahwa tahqiq itu yang mengharuskan kita tidak mencintai siapapun selain Allah swt. Sedangkan Situ Cilienca, Strowberry dan juzz nya hanyalah mediator belaka.

“ Siapa yang mengetahui Tuhannya, pasti mencintaiNya, dan siapa yang mengetahui dunia pasti menjauhinya” [Hasan al Bashri rahimahullah].
“Dan jika kalian menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak dapat menentukan jumlahnya” [An-Nahl:18].

Aq, sebenarnya cukup toleran dan kadang kagum akan keindahan duniawi. Pemandangan yang luar biasa, Orang2 nan pandai, karya2 akademik yang luar biasa, dan ,,,. Namun, aq sering juga risau, takut berlebihan sehingga sampai pada titik, yang tentu saja tidak mudah untuk digambarkan. Untuk sekedar menghindari riya’. Perjalanan hari ini di Situ Cileunca yang luar biasa (dan sayangnya berlalu terlalu cepat) semoga akan membawa kita tunduk pada kebesaran Allah swt.

Kami masih dalam perjalanan pulang, namun masih ada di sekitar daerah babakan pangalengan ketika aq membuka Hp ku:

From: +62856244….
Date: 04-08-2007 Time: 1:13:11 PM
Pa Dwi, Pa Hasan, Pa Hidayat,Bu Novi,Nuhun smuanya ati2 d jalan Ampe ketemu tanggal 8 d kpbs

Sebenarnya masih banyak yang ingin kami lakukan di Cileunca pangalengan. Tempat dan nama yang menarik. Di Bandung, cileunca sering dikaitkan dengan banjir bandang atau banjir bawaan sehingga nama cileunca lebih berkonotasi negatif. Hari masih agak siang ketika kami meninggalkan Pangalengan untuk pulang ke Bandung, tp anak2 juga punya agenda sendiri, mereka kelihatannya akan pesiar ke daerah2 sekitar gunung cupu. Aaahh aq sebenarnya udah rindu juga pengin nengok rimbunan kebun teh sembari memandang danau Cileunca dari atas. Gunung Cupu adalah daerah yang sangat indah, mampu mendinginkan perasaan dan menyejukkan hati.

Satu hal yang membuat kami mencintai anak2 mahasiswa adalah karena mereka seringkali care untuk hal2 yang kelihatannya sederhana. Hal2 yang mungkin sepele namun cukup memotivasi qt untuk sekali waktu memikirkan dan bukan sekedar mendaur ulang komitmen kami akan sebuah esensi pendidikan. Motivasi dan kontemplasi sosial adalah modal terbesar qt. Jujur, sebenarnya tidak banyak waktu yang bisa aq luangkan untuk dapat menemani mereka mempersiapkan masa depan, dan mungkin qt akan menyesali seumur hidup jika waktu yang sangat pendek itu, tidak kita manfaatkan sebaik mungkin.

Dan, orang2 seperti p Amo seorang peternak yang rela meluangkan waktu beserta keluarganya ikut menemani anak2 PKL bermain seharian tentu adalah juga orang2 luar biasa. Tidak banyak orang bahkan seorang pendidik pun yang sangat perhatian pada mahasiswa. Peternak biasanya sangat sibuk mengurus ternak dan terutama mencari rumput. Makasih p Amo, atas bantuannya mengangkut anak2 menggunakan colt bak terbuka yang seharusnya digunakan untuk mengangkut hasil2 pertanian dan pupuk. Walaupun aq tahu itu melanggar lalu lintas tapi,,,,

Aq sebenarnya selalu pesan sama anak2 agar jangan membebani para peternak, karena aq cukup tahu karakter peternak yang selalu ingin menyenangkan para mahasiswa.

From: +62818771….
Date: 05-08-2007 Time: 8:40:41 PM
Ya..ayamnya dikasih ma pa amo..iya neh pa asik abis

From: +62856244….
Date: 06-08-2007 Time: 3:52:17 PM
Ok pa,tenang aja G akan ada sejarah anak unpad ngutang he3x.Kita lagi makan ntar mau k tpk nempel tanda larangan merokok ama datang tepat waktu. Oia pa, kita kan udah nyiapin kenang2an bwt yg punya rumah,klo unt kpbs kita jg yg nyiapin ato nanti bp yg bawa?

Posted in FolkTale.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.