Skip to content


PelabuHan Tenau, panas tapi damai

Sebuah tempat selalu memiliki kehidupannya sendiri. Orang2 yang ada didalamnya mungkin hanya mengisi sebuah tempat namun bukankah kehidupan orang2 didalamnya sangat mewarnai sebuah tempat?. Hari ini aku ada di Tenau, daerah pinggiran kota Kupang, tepatnya di pantai. Di Pelabuhan Tenau, ada sebuah Statiun Karantina Hewan, aq mau kesana sekalian melihat salah satu pelabuhan laut tradisional terpadat dimana banyak sapi2 PO banyak keluar dari NTT, menyebar ke Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Stasiun itu ada daerah Bolok. Untuk menuju Tenau kita bisa menggunakan taksi atau bisa juga menggunakan angkutan umum. [aq kurang bisa menikmati angkutan kota di Kupang, musiknya audzubillah keras2, speakernya besar2, berisik deh pokoknya]. Orang2 NTT kelihatannya sangar2, tapi sebenarnya hatinya lembut, [aq punya banyak kawan2 dari NTT yang sekolah di Bandung]. Jalan menuju Tanau cukup baik walaupun sempit. Pemandangannya walaupun kering, gersang dan panas tapi bagus, sepanjang perjalanan kita dapat lihat pantai [airnya bersih2, biru, jadi pengin nyebur]. Eeh dapat lihat monyet2 yang berkeliaran. Makan apa yaa enaknya di Tenau, tapi untung ada salah satu alumni FKH UGM adik kelas aq, yang berbaik hati ngajak makan di restoran Padang. Omong ngalor ngidul kesana kemari eeeh ngga tahunya pemiliknya orang Bandung, jadilaH kita2 ngomong pake bahasa sunda,,,, [emang bisa gitu??. ].

Lumayan cape juga seharian di Tenau. Aq harus istirahat cukup, tapi sayang kalau malam ini aku tidur cepat. [Di Kupang, selama seminggu aq nginap di Hotel yaH pokoknya terbaik dan terbesar di Kupang]. Setiap malam aq ke Bar, karena gratis, paling bayar makanan kecil, sambil menikmati musik [seringnya musik ‘60an dan lagu daerah, jadi kena dihati]. Banyak juga bule2 yang nginap dan menikmati musik, banyak juga expatriat yang kerja di Timtim, beberapa diantaranya sempat ngobrol. Besok aq akan berkunjung ke Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana. Diskusi dengan teman2 dan mau cari ikan bakar

Posted in Refresh.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.