Skip to content


APLIKASI POLA BREEDING DI BPPT CIAMIS

[Makalah lengkap: melalui dwicipto@unpad.ac.id]

PENDAHULUAN

Dalam program breeding, terdapat komponen yang saling berinteraksi yaitu pemerintah, peternak pembibit, peternak, industri prosesing, dan konsumen. Oleh karenanya pengembangan pola breeding harus memperhatikan komponen di atas. Peranan pemerintah dalam hal ini antara lain dilakukan oleh unsur-unsur BPPT Sapi Potong Ciamis, Dinas Peternakan setempat dan BIB Lembang harus secara aktif melalkukan kerjasama sinergis baik pada saat merancang, melaksanakan maupun evaluasi program breeding sapi potong. Secara institusional harus ada kesamaan visi dan misi dalam merancang dan membangun program breeding sesuai dengan fungsi masing-masing-masing institusi. Program breeding sapi potong akan berjalan efisien dan efektif apabila BPPT Ciamis mampu menjadi fasilitator dan dinamisator khususnya pengadaan semen cair maupun beku, penyebaran straw dan sekaligus aktif dalam pembinaan kelompok peternak (inti) dan peternak (plasma) di daerah.

Dalam kaitannya dengan pemanfaatan sumberdaya genetik perlu diperhatikan (a) sejauhmana potensi tipe atau bangsa sapi turunan Bos Taurus dapat meningkatkan nilai tambah bagi peternak, (b) sejauhmana pengaruh adanya bangsa sapi tersebut terhadap perbaikan mutu genetik sapi lokal, dan kemungkinan hilangnya (dilute and replace) sumberdaya genetik ternak lokal, (c) bagaimana program pengaturan penyebaran sumberdaya genetik tersebut perlu dikembangkan dengan memperhatikan aspek agro-sosioekonomi dan (d) sejauhmana lembaga edukasi dan institusi penelitian dapat berperan dalam pemanfaatan sumberdaya genetik., dan (e) sejauhmana berdasarkan pertimbangan komplesitas biologi (interaksi genotipe dan lingkungan), variabel ekonomi dan sosial, BPPT dapat memberi pertimbangan, mendorong dan memberikan pilihan dalam program breeding misalnya sejauhmana penerapan crossbreding dan heterosis dapat dan perlu dilakukan pada daerah tertentu dan bagaimana mempertahankan diversitas tipe genetik serta bagaimana kemungkinan program rotational crossing dapat diterapkan.

Posted in Pendidikan.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.