Skip to content


Manado, secangkir kopi dan 2 potong pisang goreng

1_603493907m1.jpg

Dari teman2 yang suka fieldtrip, manado adalah salah satu kota yang perlu diprioritaskan untuk dikunjungi. Tapi aq kesana bukan bukan untuk fieldtrip tapi untuk kerja. Tapi ibarat pepatah, sambil menyelam minum air. Bandara Sam Ratulangi walaupun jauh dari kota tapi memiliki kekhasan, bagus, aq suka.

Manado dan B4 (Boulevard, Bunaken, Bubur dan Bibir]. Aq ngga’ akan berkomentar. Boulevard, pantai dan pemandangan lautnya mengingatkan aq pada pantai Losari di Makasar. Di cafe Boulevard, pula aq sempat minum kopi sambil makan pisang goreng, sebenarnya 40 ribu bukan harga yang mahal kalau kita menikmati view yang bagus disitu. Dan, jangan lupa kalau ke Manado melihat pasar dan pelabuhan tradisional. Kota Manado ini mirip banget dengan Semarang, [aq lahir dan sekolah sampai SMP di Semarang], berada di tepi pantai tapi dikelilingi bukit2,, jadi bagus untuk dinikmati terutama pada malam hari. Di Bandung, aq ngga bisa lihat kapal jadi kalau ingat Manado, Semarang, Makasar,,, pasti yang ingat adalaH kesempatan lihat kapal besar dan kapal kecil.

Dan
Hidup kita memang ibarat sebuah perjalanan. Kapal yang membawa kita akan menyelematkan perjalanan itu. Tidak mudah memilih dan menentukan kapal dan biduk yang kita gunakan, itulaH yang membuat aq kadang berganti kapal. Mungkin salaH tapi perjalanan panjang dan melelahkan memang memaksanya karena aq tak ingin tenggelaM lebih cepat.

Posted in Refresh.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.