Skip to content


KARAKTERISTIK MIKROORGANISME PADA DAGING DAN PATOLOGI ANATOMI PADA TERNAK UNGGAS DI PASAR TRADISIONAL.

KARAKTERISTIK MIKROORGANISME PADA DAGING DAN PATOLOGI ANATOMI PADA TERNAK UNGGAS DI PASAR TRADISIONAL.

[Makalah lengkap hub. dwicipto@unpad.ac.id]

Pendahuluan.
Tuntutan yang semakin meningkat terhadap sistem keamanan pangan yang baik bagi konsumen mendorong untuk dikembangkannya suatu sistem kebijakan yang relevan dan dapat diterapkan oleh para pelaku pasar. Sistem keamanan pangan di masa depan merupakan rangkaian pembangunan yang terpadu dan terintegrasi dengan kebijakan global, regional maupun nasional.

Daging ayam merupakan produk yang secara nyata memiliki peluang sebagai bahan perantara penyebab penyakit. Begitu pula selama proses pemotongan, lingkungan yang kurang kondusif sangat memungkinkan pertumbuhan dan kontaminasi oleh bakteri patogen. Sudah saatnya kebijakan pangan khususnya sistem keamanan daging di pasar tradisional dikaji kembali utamanya menggunakan sistem HACCP, sebagai bagian dari Sistem Kesehatan Hewan Nasional (Siskeswannas) dan implementasi peraturan perundangan tentang keamanan pangan. Beberapa persyaratan dibutuhkan agar sistem baru tersebut dapat dilaksanakan secara efektif yaitu dengan (a) berdasarkan basis pemikiran lokal yang baik, (b) adanya konsep pemahaman sistem manajemen dan komitmen yang kuat, (c) dukungan pengetahuan dan teknologi yang memadai, (d) pelatihan yang intensif dan (e) verifikasi rencana dan pelaksanaan manajemen yang efektif dalam sistem keamanan daging.

Tujuan Penelitian
mendapatkan gambaran empiris profil dan keamanan produk daging ayam yang dipotong di pasar tradisional,

Metodologi
Objek penelitian adalah pasar tradisional di Bandung dan Jakarta. Pengamatan dan pemeriksaan dilakukan terhadap jumlah, jenis bakteri dan pH daging serta patologi anatomi ternak di Pasar Tradisional. Metode Penelitian yang digunakan adalah survey di Pasar Tradisional. Sedangkan penentuan sampel daging dilakukan secara acak menggunakan teknik sampel random sampling. Jumlah sampel pasar yang diamati adalah 10 pasar tradisional, sedangkan jumlah ayam yang diamati 50 sampel, sedangkan daging yang diperiksa terhadap jumlah dan tipe bakteri berjumlah 100 sampel.

Posted in Pendidikan.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.