Skip to content


Anak2 Truk Pengangkut Susu

Anak Truk

Jalan terjal tidak menjadi hambatan, hawa dingin adalah menu kita sehari-hari dan perut keroncongan adalah bagian perjalanan kami. Yaaa, kami adalah anak-anak truk.

Kadang kita tidak menyadari alangkah kerasnya kehidupan di dunia peternakan. Di kafe, restoran dan bahkan di lorong-lorong Mal kita dapat menjumpai remaja-remaja kita seakan menertawakan hidup. Ya, tidakkah kita menyadari di belahan lain. Beribu-ribu peternak harus membanting tulang, menggadaikan nasib dan berjudi dengan masa depan anak-anaknya. Alangkah anehnya hidup ini.

Pangalengan adalah tempat yang baik bagi kita untuk secara bijak merenung sejenak apa arti hidup dan kehidupan. Perjalanan antara GOHA – Pangalengan atau antara GOHA dan Pacet adalah cermin dimana hidup kita nantinya direfleksikan.

Anak truck, Ya anak truck………….. Berada disamping pak sopir yang dengan gigihnya menjalankan kendaraannya seakan-akan ingin menggambarkan salah satu bagian terpenting dari episode kehidupan kelak dikemudian hari. Tidak semua jalan yang kita lalui dapat kita lewati dengan mudah.

“Anak truk” adalah cerita anak2 yang selama 1 bulan menemani supir truk pengangkut susu dari TPK2 ke MT Goha.
Kadang mereka bergelantungan di atas truk, pagi dan sore hari.

Selama 1 bulan mereka bertugas mengambil spesimen susu untuk di bawa ke Lab.
Saya menyebutnya dengan “cowok-cowok perkasa”.

Posted in Pangalengan.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.