Patient Waiting Time

Salah satu aspek dalam burden of disease adalah time allocated for patient (dan keluarganya) Untuk mendapat kan pelayanan kesehatan. Selain upaya pencegahan penyakit tentu saja, waktu tunggu pasien dapat dikurangi sehingga menimalisir waktu yang terbuang. Dalam upaya peningkatan efisiensi pelayanan Ini menjadi penting Untuk mendapatkan informasi berapa lama waktu tunggu tersebut Utk Setiap pasien.

Spatial Epidemiology

Spatial Epidemiology is a science that comprise of body of theory and analytic methods concerned with the study of spatial pattern of disease incidence and mortality (Waller, 2004). Epidemiologi spasial adalah ilmu yang terdiri dari teori dan metode analisis berkaitan dengan penelitian pola geospasial atau geografis dari kejadian penyakit dan kematian

It is a science that integrate medicine, epidemiology, statistics, and geography to study (spatial) pattern of diseases and further investigate it’s environmental risk factor. Ilmu ini mengintegrasikan kedokteran, epidemiologi, statistika, dan geografi.

Subsetting Data

#new_ds = new data set, old_ds=old dataset, var_1=variable 1 for selection criteria, var_2 = variable 2 for selection criteria, & = code for combining more than 1 criteria with both criteria should be fullfiled to be selected.

new_ds <- old_ds[var_1==1 & var_2==”Bandung”]

Apa itu Biostatistika?

Berasal dari kata asal “biostatistics”, ia mengacu pada aplikasi ilmu statistik untuk disiplin ilmu biologi secara luas, diantaranya ilmu kedokteran dan hayati [Life Sciences]. Berbagai pertanyaan berikut memerlukan Biostatistik untuk memperoleh jawaban:

“Berapa besar angka kejadian Influenza di Indonesia?”

“Apakah anak sekolah SD & SMP memiliki risiko terkena influenza lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok umur lain?

“Apakah tinggal di lingkungan perumahan yang padat meningkatkan risiko terkena influenza?”

Biostatistik merupakan ilmu yang berisikan kumpulan metode kuantitatif untuk menyimpulkan berbagai fenomena biologis berdasarkan data empiris yang didapat melalui penginderaan fisik atau observasi.

Untuk aplikasi bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat, biostatistik merupakan alat penting untuk: mengembangkan perangkat diagnostik, metode pengobatan baru, pengukuran besar masalah suatu penyakit, identifikasi faktor risiko berbagai penyakit, evaluasi usaha pencegahan penyakit di masyarakat, dan sangat banyak pertanyaan penelitian lain yang memerlukan jawaban melalui pengukuran kuantitatif.

Biostatistik adalah ilmu untuk mengambil kesimpulan dengan bukti, berdasarkan data – data empiris yang diperoleh melalui suatu pengumpulan data/observasi berdasarkan metode ilmiah.

Pendahuluan: Apa itu program R?

R adalah program statistik terbuka (open source) di mana pengguna secara bebas (baca:gratis) bisa menggunakan bahkan mengembangkan software ini. Dengan demikian aplikasi ini sangat bermanfaat bagi para siswa atau mahasiswa, dosen, peneliti terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Program R dapat didownload di sini: https://cran.r-project.org/. Untuk penggunaan R dengan R Studio berikut ini linknya untuk mendownloadnya: https://rstudio.com/