Wisata Kawan Sileri Dieng

Dieng tiada habis untuk dijelajahi. Mungkin kata itu pantas untuk disematkan pada wisata yang ada di Dieng. Dari beberapa panorama alam yang disajikan. Dieng menyimpan jutaan pesona alam yang menawan. Dari pemandangan alam yang asri, hawa sejuk dan udara dingin yang menyelimuti. Menjadikan orang yang memutuskan berlibur di Dataran Tinggi Dieng betah berlama-lama berada di Dieng. Paket Wisata Dieng yang banyak juga ditawarkan untuk membuat liburan di Dieng begitu mengasikkan. Dari mulai wisata penggunungan, kawah, telaga hingga wisata sejarah melalui candinya.

Dari wisata kawah, beberapa kawah di Dataran Tinggi Dieng mempunyai berbagai cerita historis dan pemandangan yang tentunya sangat menajubkan. Kawah-kawah yang muncul di Dataran Tinggi Dieng ini disebabkan aktivitas vulkanis dari dalam perut bumi. Yang menjadikan Dieng semakin mempesona dari segi alamnya. Keadaan yang dingin dan sejuk di Dataran Tinggi Dieng, seakan ada kehangatan di tiap sudutnya disebabkan aktivitas vulkanis tersebut. Dari munculnya kawah-kawah yang menghasilkan panas bumi, yang menghantarkan kehangatan di tengah udara sejuk dan dingin yang menghampiri.

Kawah-kawah yang muncul di Dataran Tinggi Dieng tersebut diantaranya Kawah Sikadang, Kawah Candradimuka dan Kawah Sileri. Kawah Sileri  sendiri terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng ,Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah. Kawah yang luarnya kurang lebih 4 hektar tersebut terhitung masih aktif. Dengan beberapa aktivitas vulkanisnya mengeluarkan panas bumi dan beberapa cairan belerang yang bisa tercium oleh pengunjung saat mendekati Kawah Sileri tersebut. Dibandingkan dengan kawah lainnya, Kawah Sileri menghasilkan air panas yang cukup pekat warna putihnya. Hal itu menurut mitos masyarakat yang berkembang dikarenakan, pada zaman dahulu ada seorang petapa yang disuruh bertapa oleh gurunya dengan membawa perlengkapan untuk bersemedi, salah satunya kendi berisi air susu. Pada saat perjalanan untuk bertapa, kendi yang berisi air susu tersebut jatuh dan akhirnya menjadi Kawah Sileri yang saat ini ada. Dari air yang mengalir dari Kawah Sileri ini dijadikan masyarakat sekitar sebagai wisata pemandian air panas yang bisa menghilangkan berbagai penyakit.

Comments are closed.