Posts belonging to Category Uncategorized



Merangsang Otak dengan TTS

Tampaknya sepele, sudah banyak penelitian yang menyatakan bahwa teka-teki silang alias TTS punya manfaat untuk merangsang kerja otak. Tidak hanya untuk kaum muda, tetapi juga untuk mereka yang sudah masuk kategori senior citizen.

Selain merangsang kerja otak, teka-teki silang (TTS) juga bisa menambah perbendaharaan kata. Dan tentu saja menjadi salah satu kegiatan favorit untuk mengisi waktu di mana saja.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa TTS bisa dijadikan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan:

– TTS menguji daya ingat. Semua pertanyaan yang ada menuntut Anda untuk mengingat nama, tempat, peristiwa, kata-kata asing, dan hal-hal lain yang kadang bahkan tidak terpikir.

– Semakin sering Anda berkutat dengan TTS, semakin Anda ingin mengandalkan daya ingat sendiri, tanpa harus bertanya pada orang lain.

– Beberapa kata menjadi kata reguler yang ada di TTS. Dengan demikian, semakin sering Anda mengisi TTS akan semakin mudah Anda menyelesaikannya.

– TTS juga membantu Anda untuk mendisiplinkan diri. Kebanyakan TTS membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menyelesaikannya. Ketika mulai mengisi TTS, tanpa disadari Anda akan melakukan komitmen mental: duduk selama satu jam, tekun menyelesaikan TTS, tanpa melakukan hal yang lain. Kegiatan itu membantu pikiran Anda fokus pada satu hal dan tetap tajam.

– TTS juga membuat Anda melakukan eksplorasi. Selain bertanya pada orang lain, jika Anda terjebak pada satu pertanyaan sulit, Anda bisa surfing di internet untuk mencari jawaban, membuka ensiklopedia dan berbagai buku lain.

– TTS juga membuat Anda selalu ingin tahu. Sifat ingin tahu bukanlah monopoli anak-anak. Anda yang sudah dewasa pun wajib untuk terus mau tahu. Bisa jadi, ketika mengisi TTS, Anda menemukan salah satu jawaban yang menarik dan lantas ingin lebih jauh tentang kata tersebut.

– Agar otak selalu terasah, Anda harus mengisi TTS secara reguler. Anda bisa membuat target dengan mengisi TTS setidaknya beberapa hari dalam sepekan atau setiap kali Anda punya waktu luang. Tidak perlu setiap hari.

– Satu lagi, jika Anda ingin lebih tertantang, cobalah TTS dalam bahasa asing, misalnya bahasa Inggris. Dengan demikian perbendaharaan kata bahasa Inggris Anda akan bertambah dengan sendirinya. Selamat asah otak!

Merangsang Otak dengan TTS.doc

Merangsang Otak dengan TTS.ppt

Merangsang Otak dengan TTS.ps

Kiat Memilih Minyak

Minyak adalah sumber energi yang paling tinggi, yaitu 9 kalori per gram. Bandingkan dengan zat gizi lain, seperti karbohidrat dan protein, yang hanya menyumbang 4 kalori per gramnya. Minyak juga merupakan media dan sumber vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, dan juga karotenoid.

Beberapa jenis lemak tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia sehingga mutlak didapatkan dari makanan. Contohnya asam lemak linoleat (omega-6) dan alfa-linoleat (omega-3). Omega-3 diperlukan tubuh untuk menjaga berfungsinya otak dan sistem saraf tubuh kita.

Di pasaran, ada berbagai jenis minyak untuk memasak yang beredar. Berdasarkan bentuknya, kita mengenal margarin, butter, dan minyak padat. Dari asalnya, minyak lebih bervariasi. Contohnya saja, minyak sawit, kelapa, canola, jagung, sunflower, safflower, olive, dan lemak hewani.

Namun, yang penting kita ketahui untuk menjaga kesehatan sebenarnya adalah pembuatan minyak berdasarkan golongannya. Yaitu minyak jenuh, minyak tak jenuh tunggal, minyak tak jenuh ganda, dan minyak trans. Setiap golongan minyak memiliki efek yang berbeda bagi kesehatan jantung kita.

caohqv4pSecara sederhana minyak dapat digolongkan dalam 5 kelompok:

1. Minyak jenuh (saturated fatty acids/SFA)
Minyak yang asam lemaknya sudah terisi penuh oleh atom hidrogen. Sumber utamanya: makanan hewani seperti daging, ayam, mentega (butter), susu murni, dan minyak dari buah kelapa serta minyak kelapa sawit.

2. Minyak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids/MUFA)
Asam lemaknya kekurangan satu atom hidrogen. Contoh: minyak kacang tanah (peanut), canola, dan zaitun (olive).

3. Minyak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA)
Asam lemak yang kekurangan 2 atau lebih atom hidrogen. Contoh: minyak jagung, sunflower, kedelai, wijen, dan safflower.

4. Minyak trans (trans fatty acids)
Jenis minyak yang terbentuk pada proses hidrogenasi minyak cair menjadi minyak padat. Seperti pada saat pembuatan margarin. Minyak jenis ini juga terdapat dalam makanan alami.

5. Minyak Omega-3
Sejenis minyak PUFA yang bersumber pada ikan laut, seperti tuna, salmon, sarden, dan juga dari kacang-kacangan, canola, kedelai, dan flaxseed oil.

6.  Minyak Omega-6
Minyak PUFA yang terdapat dalam minyak nabati, seperti minyak kedelai, jagung, dan safflower.

Sumber: KOMPAS.com

Kiat Memilih Minyak.doc

Kiat Memilih Minyak.ppt

Kiat Memilih Minyak.ps