Posts belonging to Category Travel Story



Atraksi Memberi Makan Ikan di Raja Ampat

Memberi makan ikan warna-warni adalah atraksi wisata bahari yang banyak tidak diketahui masyarakat Indonesia di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Ikan laut warna biru, kuning, hijau, dan merah keluar dari permukaan pantai Selat Dampir apabila pengunjung memberi makanan ikan di dermaga pantai Selat Dampir. Layaknya kita memberika makan ikan-ikan di akuarium raksasa tanpa batas di lautan.

Lokasi Selat Dampir adalah salah satu kawasan konservasi laut di wilayah Pulau Waigeo Selatan, Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat. Dari kota Sorong dengan speed boad bisa dicapai dalam waktu dua jam.

Meski di kawasan Selat Dampir ada perumahan dan dihuni oleh masyarakat Papua asli mereka sangat menjaga kelestarian hidup ikan dan batu-batu karang indah disana.

Atraksi memberi makan ikan cukup dilakukan di Dermaga Pantai Selat Dampir tidak perlu jauh-jauh ke tengah laut. Di pinggir Pantai Dampir airnya sangat jernih sehingga batu-batu karang dan ikan laut warna-warni terlihat dari dermaga tanpa memakai teropong cukup dengan pandangan mata.

Memberi makan ikan di dermaga sambil melihat anak-anak kecil Papua main di pantai dan mendengarkan dentingan gitar anak-anak Papua bermain musik adalah atraksi hiburan bahari yang langka terjadi di tempat lain. Selama ini Raja Ampat hanya terkenal dengan wisata diving-nya karena baru karang dan ikan-ikannya yang indah sehingga menjadi surga dunia diving.

Di Kepualauan Raja Ampat yang terdiri dari ratusan pulau terdapat juga salah satunya pulau karang kecil yang dihiasi beberapa tengkorak dan tulang-tulang manusia. Tidak ada yang tahu pasti siapa yang dimakamkan disana. Awak perahu penduduk asli Raja Ampat yang mengantar kami juga tidak mengetahui itu makam siapa. Tapi menurut legenda, tempat tersebut adalah makam leluhur Raja Ampat di masa lalu.

Di dekat pulau karang yang terdapat tengkorak juga ada gua kecil yang unik dengan stalagnit dan karang-karang yang indah. Kapal kecil jenis speed boat bisa masuk sekitar 5 meter di dalamnya dengan pemandangan spektakuler di depan guanya pulau-pulau kecil yang tersebar berwarna hijau dan butu karang lancip berbentuk kerucut yang dinamakan Pulau Pensil karena bentuknya mirip pensil.

Sayang wisatawan Raja Ampat masih didominasi wisatawan asing karena kurangnya informasi transportasi menuju Raja Ampat dan isu mahalnya akomadasi apabila tinggal di hotel-hotel resor yang dikelola pihak asing. Padahal bagi wisatawan lokal bisa menginap di Kota Waisai, Pulau Waigeo, ibukota Raja Ampat di hotel-hotel yang murah. Atau Anda bisa menginap di Kota Sorong dengan menyewa speed boad sehari bolak-balik menjelajahi Kepualauan Raja Ampat.

Atraksi Memberi Makan Ikan di Raja Ampat.doc

Atraksi Memberi Makan Ikan di Raja Ampat.ppt

Atraksi Memberi Makan Ikan di Raja Ampat.ps

Dieng, Paket Wisata Komplet di Jateng

SINGKATNYA masa libur Lebaran kali ini hendaknya jangan sampai menghalangi rencana Anda berwisata bersama keluarga tercinta. Obyek wisata yang lengkap dalam satu kawasan bisa menjadi alternatif.

Nah, pemudik yang melintasi ruas tengah Jawa Tengah atau bertujuan ke Temanggung, Wonosobo, hingga Purwokerto, Dataran Tinggi Dieng dapat menjadi destinasi. Seusai bermaaf-maafan bersama handai tolan, alangkah sempurnanya apabila tubuh dan pikiran pun sejenak disegarkan. Selain hawa yang sejuk karena berada di ketinggian 2.093 meter di atas permukaan laut, Dieng juga memiliki segalanya bagi Anda dan keluarga. Mulai dari wisata alam, sejarah, pendidikan, petualangan, hingga geologi.

Untuk mengunjungi kawasan wisata komplet ini Anda bisa memilih jalur Wonosobo atau Banjarnegara. Umumnya wisatawan, terutama dari Semarang dan Yogyakarta, memilih jalur Wonosobo yang kondisi infrastrukturnya lebih baik. Namun, bagi pelancong dari arah Purwokerto dan Jawa Barat, bisa juga mengambil rute dari Banjarnegara karena lebih dekat.

Dataran tinggi ini berada di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Pemandangan indah terhampar sepanjang perjalanan menuju tempat yang dahulu merupakan lokasi pemujaan umat Hindu kuno tersebut. Hamparan persawahan dengan tanaman tembakau ditambah latar belakang Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro serta gumpalan awan di horizon langit biru menjadi lukisan alam paling sempurna.

Hawa dingin mulai terasa saat perjalanan sampai di wilayah Wonosobo, sebuah kota kabupaten yang berjarak sekitar 26 kilometer selatan Dataran Tinggi Dieng. Jalanan didominasi tanjakan dan tikungan tajam disertai kabut tebal. Pada waktu tertentu, gerimis kecil bisa menjadi teman perjalanan Anda.

Wisata sejarah

Dengan kondisi seperti ini, pastikan kendaraan Anda dalam keadaan prima. Dianjurkan tidak menggunakan kendaraan yang terlalu besar, cukup mikrobus. Jika datang dengan bus besar, Anda dapat memarkir bus di sekitar alun-alun kota Wonosobo dan kemudian menyewa mikrobus trayek Wonosobo-Dieng. Di sudut selatan lapangan kota terdapat pusat informasi bagi wisatawan.

Jangan lupa membawa jaket karena hawa dingin di puncak Dieng cukup menusuk tulang, terlebih saat larut malam menjelang. Sangatlah sempurna jika Anda dan keluarga bisa melewatkan barang dua atau tiga hari di sini supaya dapat menjangkau bermacam obyek. Fasilitas penginapan? Tak perlu khawatir karena sudah banyak fasilitas home stay yang dikelola warga setempat dengan harga terjangkau dan menambah akrab petualangan libur Anda.

Di puncak dataran tinggi yang konon merupakan hasil letusan gunung purba tersebut terdapat kompleks candi Hindu. Candi-candi yang berada di Dieng dibangun sebagai tempat pemujaan bagi Dewa Siwa dan Sakti Siwa, merupakan peninggalan Dinasti Sanjaya.

Kelompok candi terbesar, yakni Kompleks Candi Pandawa, terdiri dari Candi Semar, Arjuna, Srikandi, Sembadra, dan Puntadewa. Tidak jauh dari Candi Pandawa tampak Candi Gatotkaca yang terletak di atas Bukit Pangonan. Sedangkan Candi Dwarawati terletak di kaki Gunung Perahu. Ada juga Bima, candi terbesar di kawasan ini.

Dieng semakin menarik dengan fenomena geologinya. Terdapat banyak kawah yang mengeluarkan asap putih tebal dengan aroma khas belerang. Yang terkenal adalah Sikidang, Candradimuka, dan Sileri. Namun, ada baiknya Anda tetap herhati-hati dan tidak terlalu mendekat ke pusat kawah karena pada kondisi tertentu beberapa kawah di areal Gunung Dieng masih mengeluarkan gas karbon monoksida yang beracun. Hmmm…. Selamat berlibur!

Dieng Paket Wisata Komplet di Jateng.doc

Dieng Paket Wisata Komplet di Jateng.ps

Dieng Paket Wisata Komplet di Jateng.ppt