Posts belonging to Category Teknologi



Bagaimana Nasib Apple di Tangan Cook?

Bagaimana nasib Apple tanpa Steve Jobs? Pertanyaan ini sudah muncul beberapa tahun terakhir karena kondisi kesehatan Jobs yang kian menurun. Namun, seiring dengan pengunduran diri Jobs, Rabu (24/8/2011), pertanyaan itu benar-benar menjadi nyata dan membuat banyak orang tidak mampu membayangkannya.

Namun, Apple secara resmi telah menunjuk Tim Cook sebagai CEO, sesuai rekomendasi Jobs dalam surat resign-nya. Beberapa analis menganggap bahwa keputusan naiknya Cook adalah tepat. Meskipun, ada pula yang menilai bahwa sosok Cook tak akan sekuat Jobs. Secara umum, apa yang bisa diharapkan dari Cook?

Cook telah menjadi Vice President Apple sejak 1995, COO sejak 2005 dan menjalankan fungsi Jobs sebagai CEO selama beberapa kali absen. Jobs memercayainya dan ia pun berperan dalam mengembangakan poses produksi Apple dan meningkatkan inventroty dan margin keuntungan.

Cook telah menggantikan fungsi Jobs sebagai CEO selama 6 bulan, tepatnya sejak Januari lalu. Dalam kurun waktu tersebut, beberapa prestasi telah dicapai, mulai meningkatkan cash dari 60 miliar dollar AS menjadi 76 miliar dollar AS. Angka ini secara temporer menjadikan Apple sebagai perusahaan paling menguntungkan, serta mengenalkan iPad baru dan mendominasi pasar tablet serta membuka retailer baru, Apple Store di Cina.

Dalam jangka pendek, bisnis Apple dipastikan tetap baik-baik saja. Akan tetap ada iPhone baru yang diperkenalkan beberapa bulan ke depan. Di awal tahun depan, akan diperkenalkan iPad 3. Kemudian, beberapa tahun lagi mungkin ada refresh dari produk Macbook, iPod dan juga mungkin Apple TV.

Kemunduran Jobs tak sedemikian menakutkan. Satu hal yang berubah mungkin daya tarik saat peluncuran produk. Selama ini, Jobs selalu menyempatkan diri saat peluncuran produk, termasuk menjadi host alias MC. Di bawah Cook, bisa dipastikan magnet peluncuran produk dan mungkin Cook tak akan menjadi MC sekaligus.

Cook mungkin tak bisa menandingi ketokohan Jobs. Sementara dalam jangka panjang, masa depan Apple kurang bisa diprediksikan. Jobs terkenal sebagai kreator, namun Cook setidaknya di mata publik belum membuktikan kapabilitasnya dalam kreasi. Namun, mungkin ini juga tak terlalu mengkhawatirkan sebab masih ada Senior Vice President, Jonathan Ive, yang berperan dalam desain produk.

Secara umum, jika ditanya apakah Cook mampu memimpin operasional Apple dari hari ke hari, jawabannya pasti “Ya”. Namun, jika ditanya apakah Cook bisa menjembatani liberal arts dan teknologi, jawabannya mungkin, “Tidak”. Meski demikian, Jobs nantinya masih berperan sebagai Chairman, jadi selama ia mau, ia pun bisa berperan dalam segala hal di Apple.

Bagaimana Nasib Apple di Tangan Cook?.doc

Bagaimana Nasib Apple di Tangan Cook?.ppt

Bagaimana Nasib Apple di Tangan Cook?.ps

Saham Kompetitor Apple Langsung Naik

Kemunduran Steve Jobs dari Apple memberi dampak kuat pada bisnis IT. Di satu sisi, kemunduran Steve Jobs membuat saham terkait industri Apple turun namun saham kompetitornya justru naik.

The Telegraph hari ini (25/8/2011) melaporkan bahwa saham Apple turun 7 persen. Sementara, saham FoxConn Technology Co, firma Taiwan yang membuat iPhone dan iPad diproduksi secara massal di bagian selatan Cina juga menurun sebesar 2,3 persen.

Di sisi lain, saham saham Samsung justru naik sebesar 3 persen. Samsung selain memproduksi elektronik dan smartphone juga dikenal sebagai produsen Samsung Galaxy Tab, salah satu saingan iPad. Kenaikan juga terjadi pada saham vendor milik HTC. Masih oleh The Telegraph, dilaporkan bahwa kenaikan saham diperkirakan mencapai angka 2,6 persen.

Belum jelas apakah penurunan dan kenaikan ini hanya dampak sesaat atau bisa berlanjut dalam jangka panjang. Namun, dipastikan bahwa faktor kuat penurunan adalah mundurnya Steve Jobs. Seperti diketahui, Jobs mundur sebagai CEO Apple per Rabu, 24 Agustus 2011. Jabatannya digantikan oleh Tim Cook yang semula menjabat sebagai COO. Jobs sendiri akan berperan sebagai Chairman.

Banyak analis beranggapan bahwa dalam jangka pendek, bisnis Apple akan berlangsung normal. Namun dalam jangka panjang, kreativitas Cook dalam produk akan sangat menentukan masa depan Apple sehingga tetap bertahan.

Sejauh ini, para analis mengatakan bahwa Cook akan mampu menjalankan kegiatan operasional sehari-hari Apple, termasuk dalam soal meningkatkan keuntungan. Tapi, untuk soal kreativitas, banyak yang masih ragu.

Saham Kompetitor Apple Langsung Naik.doc

Saham Kompetitor Apple Langsung Naik.ppt

Saham Kompetitor Apple Langsung Naik.ps