Toshiba Ketiban Rezeki Tablet

Toshiba yang selama ini dikenal sebagai produsen notebook boleh jadi belum masuk ke pasar tablet seperti vendor-vendor yang lain. Meski tak mencoba peruntungan di produk yang sedang tren dan diperkirakan masih akan tinggi pertumbuhannya, raksasa elektronika dari Jepang itu turut ketiban rezeki penjualan tablet.

Hal tersebut karena Toshiba juga produsen cip yang banyak digunakan di perangkat-perangkat tablet tersebut. Toshiba kini tercatat sebagai produsen flash memory NAND terbesar kedua di dunia. Bisnis cip Toshiba pada kuartal keempat 2010 pun meningkat seiring naiknya permintaan untuk smartphone dan komputer tablet.

Tahun ini, pasar cip tersebut pun diperkirakan masih mengalami pertumbuhan tinggi. Firma analis pasar IHS Inc, seperti dilansir Bloomberg,  menyebut kalau pasar untuk flash memory NAND, cip yang penting dipakai untuk menyimpan lagu dan foto dalam perangkat portable, bisa meningkat 18 persen tahun ini, setelah naik 38 persen pada 2010.

“Toshiba menerima manfaat besar dari ekspansi dalam tablet dan smartphone. Ini adalah bisnis inti Toshiba dan akan berjalan sangat baik,” ujar David Rubenstein, analis dari MF Global FXA Securities Ltd.

Dengan kondisi pasar cip yang baik, Toshiba pun menaikkan proyeksi labanya di tahun fiskal berjalan. Target pendapatan bersih ditingkatkan menjadi 100 miliar yen atau setara 1,2 miliar dollar AS untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2011. Perusahaan berbasis di Tokyo ini, pada proyeksi November lalu memperkirakan pendapatan bersih hanya 70 miliar yen. Jumlah ini juga melampaui hasil prediksi analis yang memperkirakan pencapaian pendapatan bersih Toshiba sekitar 83,8 miliar yen saja.

Toshiba Ketiban Rezeki Tablet.doc

Toshiba Ketiban Rezeki Tablet.ppt

Toshiba Ketiban Rezeki Tablet.ps

Cip Intel Sandy Bridge Cacat, Kenapa?

 Salah satu cip dari chipset prosesor ‘Core Series’ buatan Intel ditemukan dalam kondisi cacat Rabu (2/2/2011). Diperkirakan sekitar 8 juta chip dalam kondisi cacat. Samsung minta diskon. NEC menahan penjualan. Intel memperkirakan kerugian akan mencapai 1 miliar dollar AS. Apa sesungguhnya yang terjadi dengan prosesor Intel ini?

Cip yang diberi nama ‘Cougar Point’ adalah salah satu cip pendukung chipset ‘Sandy Bridge’ (untuk prosesor generasi kedua Intel Core), yang dirilis ke pasar sejak 9 Januari 2011. Diperkirakan sekitar 500.000 unit sistem yang telah terakit ditemukan mengalami cacat desain. Intel segera menahan pengiriman berikutnya dan menyiapkan proses penarikan barang yang telah beredar untuk diganti.

Chuck Mulloy, Direktur Komunikasi Intel Corp, seperti dilansir Wired menyatakan bahwa cip tersebut sesungguhnya telah melalui proses pemeriksaan kualitas. Akan tetapi, setelah Intel menerima barang kembali dari konsumen sekitar sepuluh hari yang lalu, Intel mulai melakukan uji ulang dengan tekanan yang lebih intensif—disimulasikan bahwa dalam penggunaan normal processor seharusnya bisa dipakai untuk kurun waktu lebih dari tiga tahun.

Secara spesifik, Mulloy mengatakan bahwa akar kesalahan berasal dari desain pada port serial-ATA (SATA)-nya chipset Sandy Bridge. “Pada hari pertama atau kedua menggunakan komputer atau laptop yang menggunakan cip tersebut, Anda tidak akan menemukan masalah,” kata Mulloy.

“Tetapi, setelah 3 tahun berlalu, kita akan menemukan degradasi dalam sirkui port 2 dan 5. Kita akan menemukan tingkat kegagalan sekitar 5 hingga 20 persen dari chipset resebut untuk kurun waktu dua atau tiga tahun, dan menurut kami, itu tidak bisa diterima,” Mulloy menambahkan.

“Hal ini baru ketahuan setelah dilakukan pengujian berulang-ulang, dan begitu ketahuan langsung diputuskan untuk mengganti chip tersebut,” jelas Mulloy.

Intel sebagai salah satu pabrik prosesor terbesar di dunia ini sekarang sedang sibuk memperbaiki ‘cougar point’, yaitu dengan menambahkan pelapis pada setiap bagian metal yang berada di luar cip tersebut.

Meskipun tergolong perbaikan yang mudah, tetap saja membutuhkan waktu satu bulan untuk memperbaiki chip-chip yang sesungguhnya telah selesai diproduksi. Intel memperkirakan, proses perbaikan chip baru akan selesai akhir Februari 2011, dan baru akan produksi dengan kapasitas penuh pada bulan April 2011.

Ini bukan untuk pertamakalinya chip buatan intel ditemukan dalam kondisi cacat. Tentu kita masih ingat tahun Intel mengalami kerugian hingga 475 juta dollar AS ketika ditemukan bug pada Pentium FD IV di tahun 1994. Angka yang terbilang besar mengingat rasio kemungkinan cacat produk tersebut saat itu bisa dikatakan sangat kecil—1 berbanding 9 miliar chip. Akan tetapi akibat lambatnya respon dari Intel, saat itu berita buruk mengenai produk Intel menjadi bulan-bulanan media dan publik.

Dengan respon yang lebih cepatpun saat ini, tetap saja Intel harus membayar mahal atas penarikan cip Cougar Point. Mereka memperkirakan kerugian akan mencapai 1 miliar dollar AS untuk kuartal pertama (setelah memperhitungkan kehilangan revenue, biaya perbaikan cip, dan biaya penggantian).

Berita ini dengan cepat menjalar hingga ke pabrik-pabrik pembuat perangkat keras. Samsung telah meminta diskon kepada pihak Intel untuk chipset Sandy Bridge yang mereka terima menurut Bloomberg. NEC mungkin akan menahan rencana mereka untuk merilis empat produk PC baru mereka yang kebetulan menggunakan chipset yang sama.

Acer dan Lenovo juga sempat mempromosikan hardware untuk dirilis di 2011 ini, konon rencananya akan menggunakan chipset yang sama—Sandy Bridge. Tetapi produk line baru Sandy Bridge yang akan mendukung PC tablet Acer terbaru tidak mengalami cacat, seperti yang disampaikan oleh juru bicara Acer, Kelly Odle.

Generasi terbaru laptop ‘IdeaPad’ dan desktop ‘IdeaCentre’ keluaran Lenovo, kemungkinan besar menggunakan chipset Sandy Bridge yang mengalami cacat desain tersebut, seperti disampaikan oleh Ray Gorman (juru bicara Lenovo) kepada Wired.

Cip Intel Sandy Bridge Cacat, Kenapa.doc

Cip Intel Sandy Bridge Cacat, Kenapa.ppt

Cip Intel Sandy Bridge Cacat, Kenapa.ps