Obat Alami: Bekatul Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah

Bekatul atau Dedak umumnya dipakai sebagai pakan ternak. Padahal, lapisan terluar biji padi yang terlepas saat digiling tersebut mengandung gizi tinggi yang baik untuk tubuh manusia.

Tidak hanya itu saja, hasil penelitian di Jepang menunjukkan bahwa dedak dapat menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry edisi 27 Januari.

Dalam penelitian tersebut, Ardiansyah Michwan, mahasiswa doktor asal Indonesia di Tohoku University dan para peneliti di National Research Institute of Brewing, Jepang melakukan percobaan pada tikus yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

Tikus-tikus tersebut dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama adalah tikus yang diberi pakan kontrol. Sedangkan kelompok kedua dan ketiga diberi pakan bekatul yang diekstrak menggunakan enzim Driselase dan bekatul yang diekstrak mengunakan ethanol, selanjutnya pakan tersebut ditambahkan ke pakan kontrol sebanyak 60 gram per kilogram pakan.

Setelah delapan minggu, tekanan darah tikus pada kelompok kedua dan ketiga 20 persen lebih rendah daripada kelompok kontrol. Tikus-tikus dalam kelompok yang diberi pakan tambahan juga memiliki kandungan angiotensin-1 converting enzyme (ACE) lebih rendah dalam darahnya.

ACE adalah enzim pengubah angiotensin-1 menjadi angiotensin-2 yang memicu penyempitan pembuluh darah. Selain itu, kadar 8-hydroxy-2′-deoxyquanosine (8-OHdG) yang menunjukkan tekanan oksidasi juga lebih rendah pada tikus yang diberi pakan tambahan.

“Tekanan oksidasi berperan penting dalam proses perkembangan penyakit kardiovaskular,” kata Ardiansyah yang juga penulis utama laporan penelitian tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa dedak mungkin sangat baik bagi penderita hipertensi, hiperlipidemia (kadar lemak berlebih), dan hiperglikemia (kadar gula darah berlebih). Menurut Ardiansyah, khasiatnya mungkin didukung kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan pada dedak.

Pengaruh dedak terhadap hiperlipidemia bukanlah hal yang baru. NutraCea yang berbasis di AS telah mengklaim empat paten untuk hal tersebut. Meskipun demikian, pengaruh dedak terhadap penurunan tekanan darah belum banyak yang membuktikan.

Ardiansyah menekankan bahwa ekstraksi enzim dari dinding sel dedak adalah cara baru. Namun, penggunaan enzim akan lebih mudah diterapkan jika dedak dijadikan pakan fungsional.

Menurutnya, bekatul mengandung komponen bioaktif oryzanol, tokoferol, dan asam felurat yang membuatnya berpotensi menjadi bahan makanan fungsional. Oryzanol berfungsi menurunkan kolesterol. Tokoferol adalah vitamin E yang bersifat antioksidan. Sedangkan asam felurat diketahui menurunkan kadar gula dan tekanan darah.

Lebih dari 600 juta penduduk dunia mengalami tekanan darah tinggi. Bahkan penyakit tersebut menjadi biang kematian lebih dari 7 juta orang di antaranya. Seseorang dianggap mengalami tekanan darah tinggi jika tekanan sistol dan diastol darahnya di atas 140 dan 190 milimeter hidrargium (mmHg).

Sumber: Kompas Cybermedia, Selasa 07 Maret 2006

Bekatul Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah.doc

Bekatul Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah.ppt

Bekatul Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah.ps

Leave a Reply

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create