• About
  • Archives
  • Categories
  • 2010 - 02.01

    Hanya Prakata Awal

    2010 - 02.01

    mungkin ,

    semenjak satu kata itupun enggan meluncur dan mewujudkan kegelisahan dalam sisi sisi lisannya,satu lusin tanda menyusupi persendiannya yang terpadu melengkapi setiap celahnya,dimana seringkali melati cinta selalu menempati satu posisi yang tak berketetapan, kadang butir butir cahaya putih kekuningan sengaja menyusun ilusi yang mendustakan seolah dirinya berjalan memutari ruangan itu lalu perlahan menghampiri satu keheningan yang mutlak diruangan itu .ternyata satu sosok yang sesungguhnya masih saja selalu duduk bertumpang kaki  diatas sebuah kursi yang paling ujung diruangan itu

    Kesan Pertama

    2010 - 02.01

    cinta pada pandangan pertama menurut saya sesuatu hal yang paling sulit dimengerti .pertama kali datang seperti biasa …tanpa dikendalikan waktu…langsung datang seolah gak ketok pintu dulu… terus sewaktu kita buka …ternyata kita pun gak pernah sadar kalau hal itu sebenarnya sudah ada dibalik pintu itu… “CPPP” itu selalu berwujud abstrak kadang berwarna abu abu terkadang berwarna biru dan juga terkadang bercampur antara keduanya….

    suatu ketika hadir satu sosok yang dengan paksa masuk kedalam retina mata kita… awalnya gak ada masalah bahkan kita gak pernah peduli akan hal itu…sampai suatu hari kita gak sadar klo satu satunya bait bait permohonan dalam hati kita untuk memelas, meminta,dan memohon penuh keputusasaan tentang harapan kita untuk sekedar tau Nama sang gadis yang menyesakan dada itu, hanya memelas pada Allah swt supaya datang sebuah jalan yang tidak terduga hingga seolah-olah itulah permohonan terakhir kita pada Allah swt… selama kita belum tau nama gadis itu … yg saya rasa itu sebagai penyiksaan mendalam tanpa obat penawar… selama kita belum tau nama gadis itu …saya ibarat gak punya identitas …ibarat gak punya nama.. gak punya hari …
    suatu saat kita sadar klo kita gak mampu sama sekali menatap matanya yang redup menyejukan…suatu saat kita gak mampu berdiri dibalik atau disamping dirinya…walaupun diri kita salalu ibarat selalu mendustai diri sendiri ketika suatu keinginan untuk selalu membawa sosoknya didalam hari hari kita ternyata tak mampu kita wujudkan oleh karena sekujur tubuh kita seolah membatu…lumpuh… saraf saraf kita seolah mati sewaktu gadis itu berdiri dihadapan kita …. akhirnya kita selalu mencaci maki diri kita sendiri karena hal itu walaupun kerap kali gadis itulah yang selalu kita puji dan sanjung didalam hati…..
    semakin lama kita akan selalu mendapatkan keindahan ,senyum hangat dari bunga bunga melati…suatu saat kita akan bersyukur tiada henti karena Allah swt sudah mempertemukan kita dengan gadis itu…kita akan selalu bersyukur karena satu halaman dalam buku takdir kita ada sebaris kalimat sanjungan kita untuk gadis itu….. kita akan terus bersyukur walau sesingkat apapun pertemuan kita dengan gadis itu….

    itu yang saya rasa sewaktu cinta pada

    Salam Hangat untuk Melati Cinta

    2010 - 02.01

    Semoga allah swt selalu menjaga kamu dari segenap lingkaran bahaya… saya juga yakin kalau kamu pasti akan selalu mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya kamu pun gak akan sadar darimana datangnya itu…. setiap hari allah swt akan menyisipkan cahaya cahaya kecil dibalik tirai kamar tidur kamu, sehingga tiap kamu membuka mata …. cahaya cahaya itu akan serta merta merasuki bola mata kamu… perlahan mata kamu mulai berkaca kaca kemudian akhirnya kamu akan sadar jika kebahagiaan memang sudah menjadi jalan setapak yang tersedia untuk kamu…..

    teruntuk wanita berselimut bayang …

    melati cinta

    Hanya Pernyataan Kecil

    2010 - 02.01

    pandangannya berpaling sejenak,karena ada satu titah misterius,perlahan sorot matanya tertuju pada satu sudut lenggang ditepi ruangan usang , dimana tak didapati apapun disana , hanya ada pijakan dingin yang tega menelantarkan secarik sapu tangan kemerahan yang seringkali menggerutu kesepian..
    sekian lama ujung ujung kakinya terus memaksanya untuk sekedar menyatu dengan sudut tersudut yang semakin membawa fikirnya menjauh dari nyata.. kemudian sekarang , alam baru ini sudah kehilangan pagar pagar pembatasnya,, alam ini sudah semakin memudarkan mantra mantra suci pengekang jiwa… tibalah dirinya disana…. bukan lancang atau keji,namun dirinya terus merasa terjebak dan tercabik cabik oleh satu petuah lama ,oleh satu rintihan lama ,oleh satu pujian lama dan oleh satu senandung lama yang dinyanyikan oleh irama irama dalam setiap nada yang berjatuhan dari lisan sang wanita kabut .. lehernya tertusuk oleh paku paku panas yang melingkar…. ujung nafasnya semakin menipis…namun sepertinya dirinya masih tetap saja tak mampu membersihkan satu nama di atas ujung lidahnya….. ” teruntuk wanita berselimut bayang… ” ..

    dan mulai saat ini.. hingga waktu yang tak pernah mau jujur menyajikan akhirnya… dirinya akan terus terjebak dan tersiksa dalam tatapan tatapan kelabu sang wanita tak beralas kaki,sang wanita yang seolah tak berindra…selamanya….

    teruntuk melati cinta ……….


    Teringat Kembali

    2010 - 02.01

    ketika telapak tanganpun belum sepenuhnya terlepas dari rona kehitaman yang disajikan sang antagonis dari sepenggal bait bait malam yang mendesaknya untuk tetap terjaga sejenak di satu tempat dimana mata mata kecil masih mengintip dibalik semak belukar… ketika itu tibalah seorang tua yang dijadikan bulan bulanan debu dan pasir yang dengan acuhnya masih menyatukan diri dengan sisi sisi jendela kayu… dengan tekunnya orang tua itu mengakhiri keacuhan debu dan pasir itu… hingga tampaklah tiruan tiruan bangku dan meja yang berbayang di muka kaca jendela….
    bukanlah pengabdian orang tua itu yang terlihat begitu samar samar kemuka… namun ini adalah satu pesan untuk satu sosok yang telah terenggut tiada diatas salah satu bangku disana…. satu sosok yang dihinggapi kekeliruan jalan… satu sosok yang telah lama tersesat dibalik cengkraman roda roda kata pengasingan…. jelas sudah bahwasanya ada satu tujuan dibalik itu,dibalik satu tangkai bunga melati yang tetap tak menyisakan ruang bagi aroma kebusukan dan kedengkian..
    untuk itu …. tak pernah ada waktu untuk tak menyisipkan doa penuh simpuh pada sang penulis buku hayati dimana tak pernah ada daya upaya dan segenap keyakinan yang mengingkari akan hadirnya perjumpaan kembali dengan sosok ditepi kemarau itu…….
    saat itu tiba …maka kecurigaan terhadap misteri keberadaanya akan segera berakhir seiring tatapan mata yang tak akan terjumpai kembali…..

    teruntuk wanita berselimut bayang ” melati cinta “


    Imbalan

    2010 - 02.01

    saat saat dimana seluruh ujung jemaripun masih terasa hangat oleh semacam selimut selimut kecil sang penjaga pagi… lalu datang sang penghenti waktu yang menangkapi detik detiknya . merekalah yang selama ini berkumur disebuah mata air yang menggetarkan lidah mereka..menepikan keletihan mereka sejenak disepanjang dinding batu yang melingkari mata air itu…
    namun.. diri mereka terhentak sejenak oleh satu suasana yang tak lazim dimana tak ada yang sudi setetespun air yang mereka tuangkan kedalam sebuah cangkir cangkir kayu itu menghentikan segenap keluluhan raga mereka yang kini semakin nyata…
    diri mereka terus tersentak sentak hingga satu pertanda masa silam mulai menyeruak dihadapan mata sayu mereka…bahwasanya mereka semua berada dalam genggaman sang dewi ilusi ,,,sang dewi ilusi yang kemudian berlari lari diatas kepala mereka …menyerukan pengorbanan jiwa mereka terhadap satu penantian panjang yang beriring di atas tapal batas yang kerap kali menggadaikan ujungnya…
    masih dan akan selalu serupa selamanya…

    tak pernah menyesal

    2010 - 02.01

    dari semua ini, tak pernah ada sebaris kata hujatan untukmu,tak pernah ada ribuan tangkai melati berbunga keusangan yang menggerutu padamu… mungkin satu pertemuan dulu hanyalah sebuah dosa besar yang tak pernah termaafkan,alas alas kaki ini dengan senangnya terus menghukumi dengan segenap daya upaya licik yang tampak jelas kemuka… dari selasar sempit yang dirasa semakin menyajikan tipuan kejinya hingga menghisap semua keelokan daiatas alas alas yang juga telah terkendali olehnya ..
    kapan semua ini akan berhenti ?

    tapi itu hanyalah satu tanya pembual yang tak tau malu…. karena ini adalah satu hal yang tak akan mampu dirasuki akal…satu tanya ini hanya berakhir pada satu selasar itu kembali hingga tersadarlah fikirnya bahwasanya melati cinta adalah satu sosok yang tak mampu dikebiri waktu,dia akan terus mencekik lehermu ,terus menyiksamu dan mengkuliti setiap telapak tangan yang hendak menghempaskan tangan tangannya …

    teruntuk Melati Cinta

    Hello world!

    2010 - 01.31

    Welcome to Blogs Unpad | Mari Kita Menulis. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!