Potensi Kewirausahaan Desa Babakan Peuteuy: Konveksi Kerudung, Tahu, Tempe, dan Kerajinan Bambu

Bandung, Kamis-Jumat (16-17/01/2020) – Halo, Sahabat Peuteuy! Seperti yang sudah Mimin Peuteuy ceritakan sebelumnya, Desa Babakan Peuteuy merupakan desa yang sudah mandiri dan dapat mengembangkan potensinya. Hal ini terlihat dari cukup banyaknya jumlah wirausaha yang ada di desa ini. Mulai dari konveksi kerudung, kerajinan bambu, hingga bahan pangan seperti tahu dan tempe. Beragam banget, kan, potensinya?

Pada tanggal 16-17 Januari kemarin, kami melakukan survey lokasi dan survey potensi wirausaha di Desa Babakan Peuteuy. Selain besar areanya, Desa Babakan Peuteuy juga besar potensinya! Berdasarkan hasil survey kemarin, kami mengunjungi salah satu pengusaha konveksi kerudung yang ada di Desa Babakan Peuteuy. Beliau adalah Pak Haji Yanto. Kata Pak Yanto, produksi perusahan konveksi kerudungnya dilakukan di beberapa daerah. Perusahaan konveksi punya Pak Yanto ini sudah menyerap banyak tenaga kerja, lho, Sahabat Peuteuy! Penghasilan perusahaan konveksi kerudung Pak Yanto juga sudah sangat besar. Oh iya, produk kerudungnya enggak cuma ditemukan di Desa Babakan Peuteuy dan sekitarnya saja, tetapi bisa ditemukan di banyak daerah, bahkan sampai ke Malaysia juga! Untuk tetap up to date dengan trend kerudung masa kini, biasanya Pak Yanto juga melakukan analisis pasar. Hal ini membuat perusahaan konveksi kerudung punya Pak Yanto terus berkembang pesat.

Selain konveksi kerudung, Desa Babakan Peuteuy juga punya produk kerajinan bambu yang khas Babakan Peuteuy banget, yaitu kerajinan bambu! Kerajinan bambu yang dibuat di Desa Babakan Peuteuy ini bervariasi banget modelnya, mulai dari surfing board yang diukir, frame, dan pulpen! Pengukiran pada produk kerajinan bambu ini menggunakan alat khusus dan memerlukan keahlian khusus pula! Gak sembarangan orang bisa menggunakan alat tersebut, lho, Sahabat Peuteuy. Harus latihan dulu biar hasilnya bagus. Kerajinan bambu yang kami kunjungi adalah milik Pak Ayub. Kata Pak Ayub, produknya sudah berkelana di berbagai daerah, seperti Bali. Jadi, kalo Sahabat Peuteuy liburan ke Bali dan menemukan produk kerajinan bambu, bisa jadi kerajinan bambu tersebut berasal dari Tanah Babakan Peuteuy, lho.

Desa Babakan Peuteuy juga punya potensi kewirausahaan yang berfokus di bidang makanan, yaitu tahu dan tempe! Siapa sih yang gak suka tahu tempe? Jadi, pabrik tahu dan tempe di Desa Babakan Peuteuy terletak di lokasi yang berbeda. Pabrik tahu terletak di RW 12, sedangkan pabrik tempe terletak di RW 6. Pabrik tahu yang ada di Desa Babakan Peuteuy bisa memproduksi tahu hingga 4 kuintal/hari, lho! Tahu-tahu ini nantinya bakalan didistribusikan ke sekitar Desa Babakan Peuteuy. Untuk memproduksi tahu gak bisa asal-asalan lho, harus punya kemampuan dulu. Di pabrik tahu ini, digunakan mesin dinamo untuk memproduksi tahu. Selain ada pabrik tahu, Desa Babakan Peuteuy juga punya pabrik tempe. Tempe yang diproduksi di sini bakalan didistribusikan ke daerah Cicalengka dan Cileunyi, lho!

Selain konveksi kerudung, kerajinan bambu, tahu, dan tempe, masih banyak potensi yang Desa Bababan Peuteuy punya. Stay tune ya buat tau semua potensinya!

Pemilihan Ketua Karang Taruna Desa Babakan Peuteuy

Bandung, Minggu (12/01/2020) – Dalam proses pengembangan desa, semua elemen desa akan punya peran masing-masing, termasuk pemuda! Pemuda punya peran yang krusial banget. Nah, berbicara tentang peran pemuda, pasti gak asing dong sama Karang Taruna. Pada tanggal 12 Januari 2020 kemarin, teman-teman KKN ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Ketua Karang Taruna Desa Babakan Peuteuy.

Dalam agenda tersebut, kami bertemu berbagai stakeholders desa dan sedikit banyak berbincang-bincang dengan tokoh-tokoh Desa Babakan Peuteuy mengenai kondisi desa. Agenda ini menjadi media awal komunikasi kami dengan Karang Taruna. Dari agenda ini, kami menyadari bahwa Desa Babakan Peuteuy dikelilingi banyak pemuda yang bersemangat untuk mengembangkan desanya.

Puncak Suji: Potensi Wisata Desa Babakan Peuteuy

Bandung, Sabtu (11/01/2020) – Tau gak sih, Sahabat Peuteuy? Setelah berdiskusi dengan beberapa stakeholders dan melakukan survey lokasi, ternyata Desa Babakan Peuteuy punya tempat wisata, lho! Namanya Puncak Suji. Pengembangan Puncak Suji sebagai tempat wisata ini terbilang baru, yaitu kurang lebih 2-3 bulan.

Perjalanan menuju Puncak Suji lumayan melelahkan, tapi ketika udah sampai di puncak, bakal terbayar deh semua lelahnya. Sebelum sampai ke Puncak Suji, Sahabat Peuteuy bakal disambut dengan rimbunnya pepohonan dan jalan yang bakalan bikin Sahabat Peuteuy gak ngantuk. Oh iya, perjalanan kami ke Puncak Suji dipandu oleh Pak Ade, salah satu Ketua RT di Desa Babakan Peuteuy. Kata Pak Ade, Puncak Suji biasanya ramai dikunjungi ketika ada agenda penting! Misalnya, waktu tahun baru. Banyak pengunjung yang merayakan tahun baru dengan berkemah di Puncak Suji. Puncak Suji memang cocok banget buat dijadikan tempat berkemah, karena Puncak Suji menyediakan pemandangan yang indah banget!  Nah, kalau udah lihat indahnya Desa Babakan Peuteuy dari atas Puncak Suji, Sahabat Peuteuy bisa mampir dulu ke warung yang ada di dekat Puncak Suji buat minum es kelapa muda. Pokoknya Desa Babakan Peuteuy emang lengkap banget deh potensinya. Sahabat Peuteuy jangan lupa buat berkunjung ke Puncak Suji, ya! Hmm.. selain potensi wisata, ada apa lagi ya di Desa Babakan Peuteuy? Tunggu artikel selanjutnya, ya!

Kedatangan Perdana di Desa Babakan Peuteuy

Bandung, Kamis (9/01/2020)  –   Halo, Sahabat Peuteuy! Gimana, nih, kabarnya? Sebelum Mimin Peuteuy membagikan cerita kegiatan KKN di blog ini, Mimin mau ngucapin: selamat datang di blognya KKN Kewirausahaan Desa Babakan Peuteuy 2020! Di blog ini, Mimin Peuteuy bakal cerita banyak tentang kegiatan -kegiatan KKN yang dilaksanakan di Desa Babakan Peuteuy. Jadi, stay tune ya, Sahabat Peuteuy!

Sebelum menginjakkan kaki di Desa Babakan Peuteuy, mahasiswa yang akan mengikuti Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Kewirausahaan terlebih dahulu mengikuti kegiatan pembekalan. Pembekalan ini berfungsi sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih siap ketika menjalani KKN nantinya. Di sini, mahasiswa diberi penjelasan mengenai penggunaan banyak tools yang bisa dipakai untuk analisis potensi desa. Selain itu, mahasiswa juga diberi tools untuk team buildings, lho! Team buildings ini sangat penting, karena Kelompok KKN Desa Babakan Peuteuy terdiri dari teman-teman yang berasal dari berbagai macam fakultas, mulai dari fakultas sains dan teknologi, sampai fakultas sosial dan humaniora.

Oh iya, sebelum ke cerita lebih lanjut, Mimin Peuteuy mau ngenalin teman-teman KKN Desa Babakan Peuteuy dulu nih! Pertama, ada Zul dari FEB 2017. Dalam KKN ini, Zul bertugas sebagai Koordinator Desa. Lalu, ada Adi (FEB 2017), Batis (FTG 2017), Biyu (FTG 2017), Fira (FF 2017), Fitra (Fapsi 2017), Gista (FPIK 2017), Hana (FEB 2017), Jihan (Faperta 2017), Jevta (FTIP 2017), Laras (Fikom 2017), Nabilla (FPIK 2017), Putri (FMIPA 2017), Thoni (Fapsi 2017), dan Yasmine (FTIP 2017).

Kunjungan pertama kami ke Desa Babakan Peuteuy dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Januari 2020. Kami disambut dengan baik oleh Pak Endang Sutisna, Kepala Desa Babakan Peuteuy. Pada hari itu, kami berbincang-bincang terkait kondisi desa dan melakukan survey daerah. Ternyata, Desa Babakan Peuteuy itu luas banget, lho, sahabat Peuteuy! Desa Babakan Peuteuy terdiri dari 15 RW. Lalu, yang perlu Sahabat Peuteuy tau, Desa Babakan Peuteuy ini merupakan salah satu desa yang sudah mandiri dan sudah mengenal potensinya. Mau tau kan potensi kewirausahaan apa aja yang ada di Desa Babakan Peuteuy? Stay tune ya!