Page 1
dessert khas korea
Standard

10 Dessert Khas Korea Yang Wajib Kamu Coba!

Dessert Khas Korea – Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan negara ginseng yang satu ini bukan? Ditambah lagi dengan maraknya Korean wave yang beberapa tahun terakhir ini. K-pop atau Korean Pop memang sudah banyak digandrungi oleh remaja khususnya remaja perempuan Indonesia.

Akan tetapi, tahukah kalian selain terkenal dengan boyband dan girlband, Korea Selatan juga menyimpan banyak sekali hal-hal menarik lainnya, mulai dari fashion, keindahan alam, makanan berat, dan bahkan makanan penutupnya. Korea Selatan memang identik dengan hal-hal yang terlihat unik dan menggemaskan begitu juga dengan dessert khas Korea yang mereka miliki.

Akhir-akhir ini Korea Selatan memang sedang populer di mata dunia. Tidak hanya karena musiknya saja, fashion dan budaya yang dimiliki negri Ginseng ini juga perlahan membuat banyak orang menyadari keunikannyaTanpa kamu sadari, pasti kamu mulai banyak menemukan restoran Korea Selatan bukan? Yup, dengan meningkatnya popularitas Korea Selatan maka meningkat pula popularitas makanan khas negri ginseng ini.

Bagi kamu para penyuka Korea beberapa makanan seperti bibimbap, tteokpeoki, kimchi, atau ramyeon pasti sudah tidak asing lagi bukan? Apalagi saat ini sedang tren acara makan di depan layar atau yang sering disebut sebagai mukbang show.

Akan tetapi tahukah kalian bahwa Korea Selatan juga memiliki dessert khas yang tidak kalah dengan dessert dari negara lain lho! Selain memiliki rasa yang lezat, dessert khas Korea Selatan juga memiliki rasa yang lezat dan bentuk yang unik.

Bentuk dan rasa yang disuguhkan selalu sukses membuat konsumen menjadi penasaran. Di bawah ini akan ada pembahasan mengenai makanan penutup khas korea yang wajib kamu coba!

 

Dessert Khas Korea Tradisional

Sebelum mengenal dessert khas Korea yang modern mari kita mulai dengan dessert tradisional khas Korea Selatan. Korea Selatan memiliki banyak sekali dessert, menurut Wikipedia Korea Selatan saat ini memiliki sebanyak 35 dessert, akan tetapi artikel ini tidak akan membahas semua makanan tersebut dan hanya memilih 10 jenis makanan yang memiliki bentuk dan latar belakang yang unik.

Nah, kalian sudah penasaran belum dengan dessert khas Korea? Kalau penasaran jangan lupa untuk baca sampai habis ya!

1. Bungeopang

dessert korea selatanSumber : maangchi.com

Bungeopang adalah kue berbentuk ikan karper atau yang lebih sering disebut sebagai ikan mas. Benar, bungeopang adalah dessert khas Korea yang memiliki bentuk seperti ikan. Kata Bungeoppang berasal dari gabungan bahasa korea yaitu bungeo yang memiliki arti karper dan ppang yang memiliki arti roti.

Namun jangan salah, meskipun kue ini memiliki bentuk seperti ikan akan tetapi bungeopang tidak terbuat dari ikan dan tidak memiliki rasa seperti ikan. Melainkan bungeopang terbuat dari tepung terigu dan diisi dengan pasta kacang merah yang memiliki rasa manis.

Pada awalnya bungeopang diturunkan dari makanan Jepang yang memiliki bentuk serupa yaitu taiyaki, bungeopang diperkenalkan ke Korea Selatan sekitar tahun 1930 pada masa kedudukan Jepang di Korea Selatan. Pada buku yang berjudul  Bungeopang Has a Family Tree, bungeopang pada awalnya adalah sebuah gabungan dari dua buah makanan yaitu waffle dan pangsit.

Sedangkan taiyaki adalah adaptasi dari taiyaki yang dikenalkan di Jepang pada abad ke-18. Meskipun popularitas bungeopang pada saat itu tidak bertahan begitu lama namun bungeopang kembali mendapatkan popularitasnya pada tahun 1990-an  bersamaan dengan booming-nya budaya retro di Korea Selatan.

Bungeopang memiliki rasa yang manis dengan adonan yang renyah di luar dan lembut di dalam. Biasanya bungeopang lebih mudah ditemukan pada musim dingin, akan tetapi kamu tetap bisa menemukannya di musim lain karena saat ini bungeopang di jual meskipun bukan di musim dingin.

Baca juga : 4 Restoran Dessert Yang Bisa Bikin Kamu Happy

 

2. Kkultarae

dessert korea
Sumber : imgur.com

Apabila Cina memiliki permen Dragon’s Beard maka Korea Selatan memiliki Kkultarae. Dessert khas Korea yang satu ini memang mirip dengan Dragon’s Beard mulai dari bentuk dan cara pembuatannya. Kkultarae adalah dessert khas Korea yang terbuat dari madu yang telah difermentasi dan diputar dan ditarik hingga mencapai 16.384 helai.

Tidak banyak sejarah yang bisa ditemukan dari kkultarae akan tetapi karena proses pembuatan dan penampilan yang sangat serupa dengan dragon’s beard maka bisa disimpulkan bahwa makanan ini dibawa oleh Cina ke Korea Selatan. Meskipun kedua makanan itu memiliki penampilan yang mirip namun faktanya kkultarae dan dragon’s beard terbuat dari bahan yang berbeda.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kkultarae terbuat dari madu yang telah difermentasi sedangkan dragon’s beard terbuat dari gula maltosan dan sirup. Pada awalnya kkultarae adalah makanan istana yang hanya dihidangkan untuk raja, akan tetapi seiring berkembangnya zaman maka kamu bisa menemukan kkultarae di toko pinggir jalan di Korea Selatan sebagai simbol kemakmuran, kesehatan, umur panjang, dan keberuntungan orang yang membelinya.

 

3. Hwajeon

hwajeon makanan korea

Hwajeon adalah salah satu dessert Korea Selatan yang memiliki bahan dasar tteok atau kue beras. Pada dasarnya makanan penutup yang satu ini adalah kue beras yang digoreng. Secara etimologi hwajeon memiliki arti bunga goreng, berasal dari kata Sino-Korea “hwa” yang memiliki arti bunga dan “jeon” yang memiliki arti “goreng”.

Hwajeon terbuat dari kue beras, madu, dan kelopak bunga yang dapat dimakan. Benar! Kamu tidak salah baca kok, kelopak bunga yang diletakkan di atas hwajeon tidak hanya berfungsi sebagai hiasan saja namun juga bisa kamu makan. Siapa sangka bunga yang mempercantik penampilan hwajeon juga bisa dikonsumsi, unik sekali bukan?

Jenis bunga yang biasanya digunakan untuk hwajeon adalah bunga musiman seperti bunga rhondendron, bunga pir, bunga golden bell, bunga sakura, dan bunga violet digunakan pada saat musim semi. Sementara bunga mawar digunakan saat musim panas. Bunga krisan dan bunga jengger digunakan pada saat musim gugur. Pada musim dingin dimana bunga sulit ditemukan di Korea, biasanya mereka menggunakan bahan alternatif seperti daun mugwort, water dropwort atau parsley Jepang, rock tripe, atau jujube yang dipotong hingga membentuk kelopak bunga.

Dikarenakan bentuknya yang unik, makanan ini tidak bisa dimakan setiap saat. Warga Korea Selatan biasanya mengonsumsi hwajeon pada saat festival samjinnal dan ulang tahun Sang Buddha.

 

4. Patbingsu

patbingsu dessert korea
Sumber : commons.wikimedia.org

Nah, makanan yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bukan? Benar, patbingsu atau patbingsoo adalah es serut khas Korea Selatan. Arti kata patbingsu memiliki arti yang benar-benar mempresentasikan makanan yang satu ini yaitu “es serut kacang merah”. Bahan-bahan dasar yang digunakan untuk membuat patbingsu adalah es serut, susu kental manis, dan pasta kacang merah.

Pada dinasti Joseon yang terjadi sekitar tahun 1392 – 1910 patbingsu memiliki bentuk awal yang terdiri dari es serut dan dua atau tiga bahan-bahan lain seperti pasta kacang merah, tteok atau kue beras, dan bubuk kacang tanah. Seiring berkembangnya zaman maka bentuk dan varian patbingsu pun ikut berubah.

Patbingsu dengan bentuk modern muncul ketika Korea sedang di bawah masa pemerintahan Jepang bersamaan dengan dikenalkannya hidangan dingin yang memiliki topping pasta kacang merah. Setelah itu pada saat perang Korea yang terjadi pada tahun 1950 – 1953, orang asing juga turut memberikan pengaruh pada perubahan bentuk patbingsu. Mereka menambahkan bahan-bahan seperti koktail buah, es krim, potongan buah, kacang-kacangan, sereal, sirup buah, bahkan whip cream.

Meskipun saat ini patbingsu sudah memiliki banyak tambahan topping seperti marshmallow, oreo, bahkan potongan cheesecake namun hal tersebut tidak menghilangkan esensi es serut kacang merah tradisional yang sudah ada dari dinasti Joseon tersebut.

 

5. Hotteok

hotteok makanan khas korea
Sumber :  Wikipedia.org

Kalau dessert khas korea yang satu ini sering disebut sebagai pancake Korea. Hotteok adalah makanan yang terbuat dari tepung gandum, air, susu, gula, dan ragi. Tidak seperti western pancake, hotteok memiliki isian manis yang terdiri dari brown sugar, madu, kacang yang telah dicincang, dan kayu manis.

Asal kata hotteok berasal dari bahasa Cina “ho” yang memiliki arti barbarian dan  bahasa Korea “tteok” yaitu kue beras. Adonan hotteok yang telah didiamkan selama beberapa jam dibentuk bulat dan di goreng di wajan setelah itu ditekan dengan alat yang berbentuk bulat hingga bentuknya menjadi pipih.

Belum ada kejelasan yang pasti mengenai sejarah dari makanan ini, akan tetapi beberapa orang percaya bahwa hotteok dibawa oleh pedagang Cina bersamaan dengan dikrimnya 3.000 tentara dan kurang lebih 40 pedagang Cina ke Korea untuk membantu mereka melawan Jepang.

Beberapa sumber mangatakan bahwa para pedagang Cina menjual pancake khas mereka yang memiliki isian dengan rasa asin. Akan tetapi, sepertinya warga Korea lebih menyukai rasa manis sehingga mereka memutuskan untuk mengisi hotteok dengan isian yang manis seperti madu, gula, dan kacang-kacangan.

Saat ini kamu bisa menemukan hotteok dengan isian yang bermacam-macam, mulai dari green tea, pink bonbukja atau raspberry Korea, pizza, dan bahkan cream cheese. Oh ya benar, orang Korea sangat menyukai cream cheese. Tidak seperti hwajeon yang hanya bisa dimakan pada waktu tertentu, kamu bisa menemukan hotteok di pinggir jalan kota Seoul.

Atau kamu bisa membeli adonan instan hotteok dan membuatnya di rumah, karena saat ini adonan instan sudah bisa kamu dapatkan di supermarket Korea. Akan tetapi, jangan terlalu banyak makan hotteok yak arena satu buah hotteok mengandung sebanyak kurang lebih 230 kalori lho! Maka akan lebih baik bila kamu membatasi konsumsi hotteok.

Baca juga : Sweet Hut : Menyantap Dessert Yang Bisa Bikin Bahagia

 

6. Yaksik

yaksik korean food
Sumber : 80millionfood.com

Yaksik atau yakbab adalah salah satu dessert Korea yang berasal dari kata “Yak” yaitu obat dan “sik” yang memiliki arti makanan. Yaksik memang sering disebut sebagai makanan obat atau nasi obat karena madu yang terdapat pada yaksik.

Pada zaman dahulu warga Korea Selatan sering menyebut madu sebagai obat. Yaksik terbuat dari beras ketan yang dicamput dengan kacang kastanye, kacang pinus, dan jujube. Nah, sekarang mari kita intip sejarah dibalik makanan ini.

Sejarah terbentuknya yaksik sangat unik dan penting bagi masyarakat Korea. Peristiwa unik tersebut terdapat pada buku Memorabilia of the Three Kingdoms. Di buku tersebut tertulis bahwa Raja Soji dari Silla sedang melakukan perjalanan piknik, sang tidak sengaja bertemu dengan seekor tikus dan gagak. Sang tikus lalu berbibaca pada Raja Soji menggunakan bahasa manusia dan menyuruhnya untuk mengikuti sang gagak. Raja yang merasakan kejanggalan akhirnya mengutus seseorang untuk mengikuti gagak tersebut.

Gagak itu membawa sang utusan ke sebuah kolam dan dari dalam kolam tersebut muncul sesosok pria tua dan memberikan amplop kepada utusan Raja sambil berkata, “Ada dua orang yang akan mati bila kamu membuka amplop ini. Jika kamu tidak membukanya maka hanya aka nada satu orang yang mati.”. Pada awalnya sang Raja tidak ingin membuka amplop tersebut namun akhirnya ia mengubah pikiran dan membuka amplop tersebut setelah utusan mengatakan bahwa amplop tersebut memang dirujuk untuk sang Raja.

Dalam amplop tersebut terdapat instruksi yang berisi perintah untuk raja agar segera kembali ke istana dan menembak anak panah ke arah kotak yang memegang kecapi dengan enam senar. Setelah sang raja melepaskan anak panah, dua orang ditemukan mati dan kedua orang itu adalah seorang biarawan dan selir yang sedang bersiap untuk membunuh raja. Sebagai rasa terima kasih kepada gagak yang telah menyelamatkannya raja memerintahkan orang untuk membuat makanan kesukaan burung gagak yang terbuat dari beras, kastanye, dan jujube.

 

7. Yakgwa

yakgwa cemilan korea
Sumber : ko.wikipedia.org

Yakgwa atau yang memiliki nama lain gwajil adalah dessert khas korea yang dibuat dari adonan gandum yang digoreng. Pada zaman dahulu, makanan yang memiliki rasa manis ini digunakan sebagai persembahan kepada leluhur dan hanya dapat dinikmati di hari raya seperti chuseok, pernikahan, dan ulang tahun ke-16. Yakgwa secara atimologi berasal dari dua suku kata yaitu “yak” yaitu obat dan “gwa” yang memiliki arti “manisan”.

Pada awalnya yakgwa memiliki bentuk seperti burung dan hewan akan tetapi semakin lama bentuknya semakin pipih agar lebih mudah ditumpuk pada masa Joseon. Pada masa pre-modern di Korea, yakgwa hanya dinikmati oleh kelas menengah ke atas karena gandum adalah barang langka dan berharga, sementara madu juga bisa disebut sebagai bahan makanan yang mewah.

Yakgwa terbagi menjadi 3 tergantung ukurannya, yaitu dae-yakgwa yaitu yakgwa dengan ukuran besar, jung-yakgwa yaitu yakgwa dengan ukuran sedang, dan so-yakgwa yaitu yakgwa dengan ukuran kecil. Adonan yakgwa yang telah digoreng lalu dicelupkan ke dalam madu dan campur dengan bubuk kayu manis sehingga yakgwa menjadi manis dan memiliki tekstur yang lembut.

Meskipun makanan ini termasuk ke dalam makanan yang hanya ada pada saat-saat tertentu namun saat ini kamu bisa menemukan yakgwa di pasar tradisional Korea. Yakgwa juga sudah biasa disajikan sebagai makanan penutup.

 

8. Jeonggwa

jeonggwa manisan korea
Sumber : matzzang.net

Jeonggwa adalah bagian dari hangwa atau set makanan manis tradisional korea. Jeonggwa memiliki bentuk yang transparan namun memiliki warna yang cerah dan terlihat jelas. Dessert khas Korea yang satu ini adalah manisan beberapa jenis makanan seperti potongan buah, akar, atau biji-bijian yang direndam dalam madu, sirup beras, atau air gula.

Setelah itu potongan buah, akar, atau biji-bijian tersebut baru dikeringkan dan dipotong sesuai dengan selera. Beberapa warga Korea Selatan memotong dan membentuknya menjadi bunga atau bentuk kreatif lainnya.

 

9. Dasik

dasik makanan korea

Sumber : steemit.com

Dasik adalah makanan penutup yang memiliki ukuran satu kali gigit yang biasanya ditemani oleh teh. Dasik dapat dibuat dari beberapa biji-bijian seperti gandum atau tepung dari biji-bijian yang dapat dikonsumsi dan campuran madu. Dasik pertama kali diperkenalkan ke Korea pada 1.600 tahun yang lalu, dibawa oleh agama Budha dari India yang memperkenalkan budaya meminum teh.

Dasik biasanya memiliki beberapa bentuk berbeda dengan warna yang berbeda-beda pula yaitu hijau, kuning, merah mudah, hitam, dan putih. Makanan ini dibentuk dengan meletakkan adonan pada dasikpan atau cetakan dasik dan menekannya sehingga muncul bentuk-bentuk yang cantik seperti bunga atau huruf Cina  壽·福·康·寧 yang mempresentasikan umur panjang, keberuntungan, dan kedamaian. Dengan warna dan bentuk yang cantik seperti ini yakin masih tidak mau mencoba?

 

10. Sangpyeon

sangpyeon dessert khas korea
Sumber : flickr.com

Sangpyeon adalah makanan tradisional Korea yang memiliki bentuk setengah bulan dan terbuat dari beras ketan. Dessert khas Korea ini termasuk ke dalam tipe tteok atau kue beras yang biasanya dimakan pada musim gugur tepatnya pada festival panen, Chuseok. Sangpyeon biasanya diisi oleh biji wijen, madu, pasta kacang merah atau pasta kacang kastanye.

Hal yang membuat makanan ini unik adalah cara memasaknya, sangpyeon menggunakan kayu pinus sebagai bahas bakar sehingga setelah matang sangpyeon memiliki aroma segar dari pohon pinus. Sangpyeon adalah salah satu makanan penutup Korea yang paling populer, banyak keluarga Korea yang membuat sangpyeon di rumah mereka.

Biasanya makanan ini diberikan kepada keluarga dan tetangga sebagai simbol saling menghargai satu sama lain. Dahulu orang Korea juga percaya bahwa sangpyeon yang dibentuk dengan indah akan memberikan jodoh yang baik atau keselamatan bagi bayi yang lahir.

Baca juga : Menu Dessert Wajib Coba di Maple and Oak

Meskipun kita tidak berjalan-jalan ke Korea Selatan namun bukan berarti kita tidak bisa mencicipi dessert khas Korea Selatan karena saat ini kamu bisa dengan mudah menemukan restoran Korea Selatan yang tidak hanya menyediakan makanan berat namun juga makana ringan. Jika kamu ingin mencicipi makanan Korea Selatan yang ada di atas, akan lebih baik jika kamu manfaatkan diskon di restoran tertentu. Atau kamu juga bisa menggunakan aplikasi pemberi cashback seperti Cashbac agar lebih hemat. Nah, itu dia beberapa dessert khas Korea Selatan, jadi yang mana yang ingin kamu coba pertama?

Sumber : Cashbac

Standard

6 Manfaat Teh Bagi Kesehatan yang Belum Kamu Ketahui!

Teh adalah minumam paling umum kedua yang paling sering dikonsumsi setelah air mineral. Coba sekarang kamu ingat kembali, seberapa sering kamu mengonsumsi teh? Saat pergi makan ke luar rumah tidak jarang kita memesan teh manis sebagai minuman pendamping. Saat bertamu ke rumah saudara atau kerabat pun biasanya mereka menyuguhkan kita teh. Kita selalu meminum teh tanpa tahu apa manfaat teh itu sendiri. Indonesia memang termasuk negara yang mengonsumsi dan memproduksi teh dengan jumlah yang cukup besar.

Dilansir oleh CNN Indonesia, faktanya menurut data Asiosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim) tahun 2014 lalu, orang Indonesia mengonsumsi sebanyak 2 miliar liter atau sebanyak 1.07 pon (0,5 kg) daun teh per orang setahun. Meski pun angka tersebut masih kalah jauh disbanding Malaysia, Turki, dan Inggris namun jumlah tersebut sudah cukup bikin kamu kaget kan? Tidak usah heran, hal tersebut juga dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya karena Indonesia termasuk negara penghasil teh keenam terbesar di dunia. Menurut Badan Pusat Statistik, Statistik Teh Indonesia pada tahun 2013, Indonesia memiliki perkebunan teh nasional dengan luas sekitar 122.206 ha dan produksi sebanyak 145.475 ton.

Selain itu, tidak hanya Jepang, Tiongkok, dan Inggris saja yang memiliki tradisi minum teh. Indonesia juga memiliki tradisi minum teh yang biasanya dilakukan di beberapa daerah, khususnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sekarang kamu tidak heran kan apabila teh termasuk minuman yang familiar bagi kita. Tidak banyak dari kita yang mengetahui bahwa teh memiliki banyak manfaat. Selama ini kebanyakan dari kita hanya mengonsumsi teh sebagai minuman penghilang dahaga saja. Pasti kalian penasaran bukan apa saja manfaat teh bagi kesehatan? Pastikan untuk membaca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga : Cheese Tea, Minuman Khas Taiwan Yang Kekinian

 

minum teh

Sumber : aarp.org

Manfaat Teh Bagi Kesehatan

Tanaman teh yang memiliki nama latin Camellia sinensisi telah dipercaya dan dikonsumsi sebagai minuman kesehatan sejak puluhan tahun yang lalu. Untuk membuktikan hal tersebut maka banyak studi yang ingin membuktikan manfaat teh bagi kesehatan. Faktanya, teh memang merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan. Di bawah ini akan ada beberapa manfaat teh bagi kesehatan.

 

Teh Meningkatkan Kreativitas

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Food Quality and Preference meneliti 50 murid dengan usia rata-rata 23 tahun. Para tim peneliti yang berasal Universitas Peking di Republik Rakyat Tiongkok tersebut memberi responden segelas teh hitam untuk diminum. Sementara, responden lain hanya diberi segelas air sebelum memulai kegiatan yang membutuhkan kemampuan kreatif dan juga kognotif. Semua hasil tes dipilih oleh orang yang tidak terlibat di dalam penelitian.

Hasil yang cukup signifikan dapat terlihat setelah para responden melalui tes kreasi dalam mendirikan bangunan. Responden yang meminum teh mendapatkan nilai 6,54 sementara responden yang hanya meminum air mendapatkan nilai 6,03. Untuk percobaan kedua para partispan diminta untuk memberi nama untuk restoran mie fiksional. Responden peminum teh mendapat nilai 4,11 dan responden peminum air mendapat nilai mendapat nilai 3,78.

Hasil dari penelitian tersebut menyimpulkan bahwa teh memengaruhi tingkat kreativitas namun konsumsi dalam jumlah kecil tidak memberikan efek jangka panjang. Jadi untuk kamu yang ingin menambah tingkat kreativitas, pastikan untuk mengonsumsi teh secara rutin ya!

 

Teh Hangat Bantu Kurangi Glaukoma

Seiring dengan bertambahnya umur, maka penyakit yang menimpa kita juga semakin beragam. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit-penyakit tersebut menyerang anak di bawah umur, termasuk glaukoma. Penelitian dalam British Journal of Ophthamology meneliti hasil pemerikasaan mata sebanyak 1.678 responden berusia di atas 40 tahun dan menganalisa data survei kesehatan dan nutrisi di seluruh dunia pada tahun 2005.

Setelah melihat hasil penelitian tersebut, peneliti melihat adanya hubungan antara mengonsumsi teh hangan dengan glaukoma secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi teh hangat sebanyak 6 kali seminggu memiliki sedikit kemungkinan terkena penyakit glaukoma. Faktanya, orang yang menyeduh teh secara tradisional memiliki kemungkinan 74% lebih kecil mengalami glaukoma. Akan tetapi dalam penelitian ini para peneliti menyadari adanya kekurangan. Seperti salah diagnosa atau fakta sedikitnya responden yang terkenal glaukoma.

Baca juga : Acai Bar : Makanan Sehat, Gak Selalu Gak Enak!

Anne Coleman sang asisten peneliti juga mengatakan bahwa hasil ini hanya permulaan. Namun tidak ada salahnya kok untuk membiasakan diri meminum teh hangat, maka itu untuk kamu yang ingin penglihatannya tetap terjaga dan terhindar dari glaukoma jangan lupa untuk mengonsumsi teh hangat ya!

manfaat teh bagi kesehatan

Teh Meningkatkan Kesehatan Mulut

Tanaman teh terutama teh hijau memiliki kandungan polifenol yang baik untuk kesehatan mulut. Maka dari itu kandungan teh hijau banyak digunakan untuk produk pasta gigi atau pewangi mulut. Selain itu, teh hijau juga dapat membantu menghilangkan lubang pada gigi. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian dari The University of British Columbia’s Faculty of Dentistry. Kelompok peneliti mengukur tingkat senyawa yang menyebabkan bau tidak sedap. Setelah diberi bubuk teh hijau dan zat lain yang membantu mengurangi bau mulut. Hasilnya, napas orang yang mengonsumsi bubuk teh hijau jauh lebih baik.

 

Teh Mengurangi Risiko Kanker

Teh memang diketahui dapat melawan beberapa tipe kanker. Menurut penelitian tanaman teh, khususnya teh hijau memiliki kandungan polifenol yang disebut sebagai epigallocatechin 3 gallate (EGCG). EGCG adalah kandungan yang dapat mematikan sel kanker.

Dalam jurnal A New Function of Green Tea: Prevention of Lifestyle-related Diseases penelitian yang dilakukan di kota Yoshimi prefektur Saitama membagi responden menjadi tiga kelompok. Peneliti membagi kelompok berdasarkan banyaknya teh hujau yang dikonsumsi per hari. Tiga kelompok tersebut adalah kelompok yang yang mengonsumsi teh hijau sebanyak 3 gelas, 4-9 gelas, dan lebih dari 10 gelas. Responden yang mengonsumsi lebih dari 10 gelas teh hijau per hari menunjukkan hasil lebih rendah terkena risiko kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.

 

Teh Mengurangi Risiko Diabetes

Manfaat teh lainnya ditemukan dalam Asia Pacific Journal of Clinic Nutrition menyebutkan bahwa teh dapat mengurangi risiko diabetes. Peneliti juga mengatakan bahwa dengan mengonsumsi teh, kadar gula yang dihasilkan dari aktifitas “ngemil” dapat diredam. Tim Bond dari Tea Advisory Panel melakukan penelitian pada 24 responden. Setengah dari responden mrmiliki kadar jumlah normal dan setengah lainnya telah didiagnosis mengalami pra-diabetes.
Sehari sebelum setiap pengujian, peneliti meminta semua responden untuk menghindari olahraga dan makan secukupnya. Responden hanya makan malam dengan makanan yang mengandung gula rendah. Keesokan paginya, sampel darah mereka diambil dalam keadaan puasa.

 

Teh Memperkuat Tulang

Kamu percaya tidak kalau teh juga bisa bermanfaat untuk tulang? Ya, kamu benar. Selain bermanfaat untuk mengurangi risiko beberapa penyakit di atas teh juga bermanfaat untuk memperkuat tulang dan mengurangi risiko radang sendi. Beberapa studi juga telah membutktikan bahwa teh dapat memperkuat tulang. Salah satunya adalah penelitian di Inggris yang dilakukan oleh Hegarty VM, May HM, Khaw KT. ditemukan bahwa orang yang meminum sebanyak 3 gelas atau lebih per harinya memperlihatkan hasil penuruan terhadap risiko radang sendi yaitu rematik dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi teh.
Penemuan ini sangat penting bagi kesehatan tulang, terutama untuk orang dengan usia lanjut. Dengan bertambahnya umur, maka pengikisan tulang cenderung lebih cepat dibandingkan dengan proses perbaikan tulang. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi kita untuk memulai membiaskan diri untuk meminum teh setiap hari agar bisa merasakan manfaat teh bagi kesehatan.

Baca juga : Pola Hidup Sehat Ternyata Mudah Dilakukan Siapa Saja, Coba Yuk!

Teh bersifat sangat umum dan mudah ditemukan apalagi saat ini tidak hanya kedai teh saja yang bisa ditemukan. Akan tetapi, saat ini kamu tidak hanya bisa menemukan kedai kopi namun juga dapat menemukan kedai teh di Jakarta. Kedai teh di Jakarta juga memiliki design interior yang tidak kalah dengan design interior kedai kopi kok. Kamu bisa tetap bersantai bersama teman sekaligus mendapatkan manfaat teh untuk kesehatan. Untuk masalah biaya, setiap kedai teh tentunya memiliki harga yang berbeda dimulai dari harga Rp 40.000 – Rp 100.000 akan tetapi saat ini kamu tidak perlu khawatir karena kamu bisa mendapatkan diskon atau menggunakan aplikasi pemberi cashback yang akan menolong pengeluaranmu. Jadi, apa kamu mulai tertarik untuk rutin minum teh setiap hari?

Sumber : Cashbac

Standard

Arti Gabut dan 15 Tips Lari dari Rasa Gabut!

Pasti banyak dari kalian yang sering mendengar kata gabut di sekitar kita, baik dari obrolan teman ataupun rekan kerja, mereka banyak yang menggunakan kata gabut, namun mungkin masih banyak dari kita yang belum mengetahui dengan jelas apa itu arti gabut atau arti kata gabut itu sendiri, dan bagaimana menghilangkan rasa gabut tersebut. Dalam artikel berikut akan dijelaskan mengenai hal tersebut.

Continue Reading →

Standard

EXTENSION BULU MATA? INI HAL YANG PERLU KAMU KETAHUI!

Continue Reading →