Cara Aman Jual-Beli Online Agar Tidak Tertipu

Meski saya tak pernah tertipu dan menipu, tapi saya ingin membagikan tips waspada bertransaksi online yang saya dapatkan dari mbah google, agar tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan seperti teman kita, Daniel.
Meningkatnya pengguna internet di Indonesia, tidak hanya di gunakan sebagai peluang bisnis, tapi juga sebagai ladang penipuan, apalagi kalau bukan penipuan jual beli online.

Sebenarnya penipuan dalam transaksi di internet, tidak hanya menimbulkan kerugian pada si pembeli, tapi juga bisa menimpa si penjual. Namun dari kasus yang ada, pihak pembeli merupakan korban yang paling banyak dalam penipuan jual beli online. oleh karena itu butuh ketelitian dan kewaspadaan dalam melakukan transaksi bisnis di online atau internet. Mungkin Tips Terhindar Penipuan Jual Beli Online berikut ini bisa membantu anda.

Untuk Penjual

1. Waspadai jika ada pembeli yang mengatakan, “Saya minta cepat, barang di
antar hari ini dengan jumlah xxxx.. (agak banyak)”. Tak jarang ini hanya untuk
mendapatkan barang tanpa melakukan pembayaran.

2. Modus lainnya, “Saya udah transfer tolong kirim cepat” dan ternyata transferan
tidak pernah dilakukan. Namun, cara ini cenderung bisa dihindari karena sebagian
besar pemilik toko online sudah menggunakan SMS atau internet banking
sehingga bisa melakukan pengecekan langsung.

3. Hindari transaksi Sabtu dan Minggu, karena pada hari tersebut mutasi rekening
internet banking ikut libur.

4. Jika anda menerima pembayaran COD (Cash on Delivery), maka sebaiknya
bawa teman untuk mengurangi tingkat penipuan (dihipnotis, di culik, diperas dll)
dan lakukan di tempat yang ramai dan hindari COD malam hari.
Untuk Pembeli

1. Pilihlah Website Yang jelas.
Sebelum anda memutuskan bertransaksi di sebuah website, pastikan website tersebut terkenal atau jelas seperti Amazon, pastikan website tersebut mencatumkan alamat yang jelas dan nomor telpon yang bisa di hubungi. Lakukan komunikasi dengan penjual secara intensif untuk mengetahui “style” si penjual.

2. Lihat Gambar dan Harga.
Check, website tersebut menampilkan barang yang di jual apa tidak, jika tidak, sebaiknya hindari saja. Dan juga jangan lupa mengenai harga yang di tawarkan, jika lebih murah (tidak masuk akal), sebaiknya anda cari tempat yang lain.

4. Testimoni.
Ini sebenarnya bukan jaminan, namun anda bisa menilai si penjual dari testimony atau komen dari para pembelinya, jika tidak terdapat testimony, maka anda bisa lakukan komunikasi seperti yang di sebut di atas.

5. Monitor Website Secara Berkala.
Lakukan monitor terhadap website yang ingin anda jadikan sebagai tempat membeli barang, jika terjadi perubahan yang signifikan seperti data alamat dan nomor yg di hubungi, sebaiknya anda hindari saja.

6. Pelayanan Yang Bagus.
Pilih penjual yang siap melayani anda kapan pun (jam normal) dan dengan proses yang cepat, jika anda mendapatkan penjual yang sangat lambat dan terkesan ogah-ogahan dalam menjual barangnya, maka tinggalkan saja.

7. Tanya di Forum jual beli.
Cobalah mulai aktif di forum jual beli online, disana kita bisa berbagi pengetahuan dan saling info mengenai penjual yang baik dan tidak.

8. Cari di Google.
Terutama bagi anda yang senang berbisnis dengan situs-situs luar negeri contoh caranya dengan mengetik scam atau kecewa lalu ketik nama website atau data penjualnya (dari Nama, Nama pemilik rekening, YM, dll) yang ingin anda bertransaksi apakah ada banyak member/resellernya yang mengungkapkan kekecewaanya karena bertaransaksi dengan website atau penjual tersebut? bila ada sebaiknya anda tinggalkan.

Comments are closed.