RSS Feed

Kenali Karakter Uang yang Kamu Miliki agar Tidak Menyulitkan Pendapatan Kamu

Agustus 14, 2018 by Agung Triyono

Ada anggapan umum bahwa uang bisa mengubah seseorang. Sebagian lainnya berpendapat, uang mengungkapkan karakter asli seseorang. Bisa jadi, keduanya ada benarnya. Setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda dalam memperlakukan uang. Gaya hidup dan cara menghabiskan uang yang dimilikinya pun belum tentu sama. Tak pernah ada yang sama.

Bahkan tak jarang, perbedaan sudut pandang dalam menyikapi uang ini kerap memicu pertengkaran, baik di antara pasangan, orang tua dan juga perusahaan. Uang memang bersentuhan erat dengan kehidupan personal dan profesional seseorang. Apalagi bila kita melakukan pinjaman uang untuk memenuhi kebutuhan.

Pasalnya, uang merupakan alat pembayaran sah dan semua produk—baik barang maupun jasa—hanya dapat dibeli dengan uang. Meski memang benar bahwa sebagian orang kerap menganggap bahwa uang, kekuasaan dan popularitas adalah segalanya, namun tak semua karakter manusia menyikapi uang dengan cara seperti itu.

Di sisi lain, banyak juga dari kalangan masyarakat yang kelimpungan mencari uang karena belum begitu mengenali seperti apa sifat dan karakter uang. Beberapa orang mungkin bisa dengan mudahnya mengelola anggaran finansial mereka. Sementara itu, yang lainnya malah sembarangan menggunakan uang. Ada yang gemar belanja demi menghindari stress, ada juga yang terlampau hemat jadi pelit saking tak mau boros.

Namun bagaimana cara yang tepat yang tidak menyulitkan pendapatan Kamu? Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasan berikut ini.

  1. Hitung harta kepunyaanmu

Harta tak melulu harus uang tunai dan jumlah gaji bulanan saja. Coba hitung apa saja aset dan hartamu yang Kamu miliki saat ini. Apakah ada laptop, kendaraan, smartphone mahal, emas, gadget dan barang-barang elektronik bahkan rumah?

Mulai kini, Kamu bisa rutin mencatat harta dan aset yang Kamu miliki. Catatlah ini semua minimal setiap 6 bulan sekali. Terutama, hitunglah berapa nilainya dan berapa penyusutannya setiap tahun? Dengan demikian, Kamu bisa meminimalkan kerugian akibat turunnya nilai hartamu di kemudian hari.

 

  1. Tiru dan pelajari kebiasaan orang yang sudah sukses finansial

Meniru dan mempelajari dari ahli keuangan dan orang-orang sudah lebih dulu mendapatkan sukses finansial akan memudahkanmu untuk mengikuti rekam jejak mereka. Kamu tak perlu repot-repot mengulik dan mencari cara sendiri. Cukup ikuti cara dan tirulah taktik mereka yang Kamu kagumi untuk mencapai kesuksesan yang serupa.

Dari sini, bisa jadi Kamu akan menemukan berbagai rahasia menarik yang sebelumnya tidak Kamu ketahui. Temukan dan ikuti langkah-langkah tersebut dan belajarlah dari para ahli. Hal ini bisa jadi akan membuatmu menapaki kesuksesan dengan lebih cepat bila dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Pertama, Kamu bisa mengambil seminar tentang keuangan. Lalu, Kamu juga bisa membaca buku-buku tentang isu ini. Cara yang lebih sederhana lagi, Kamu bisa intip akun media sosial mereka karena umumnya kata-kata motivasinya pun mengandung cara-cara yang dapat diterapkan untuk keuanganmu. Contohnya seperti Napoleon Hill, Warren Buffet, Jack Ma dan bahkan Merry Riana.

 

  1. Tentukan tujuan finansialmu

Menentukan tujuan finansialmu ibarat seperti menetapkan aturan main serta prioritas dalam hidupmu. Untuk apa Kamu mencari uang selama ini? Apa tujuan dan prioritasmu yang sesungguhnya? Apakah Kamu hanya berniat mencari uang untuk menghabiskannya lalu mencari dan mencari lagi tanpa henti?

Perhatikan, tak selamanya fisikmu akan selalu sehat seprima seperti saat di usia produktif. Itulah sebabnya kita semua memerlukan perencanaan keuangan yang tepat. Pangkas hal-hal yang tak perlu yang sekiranya hanya akan membebani keuanganmu, misalnya hobi yang terlalu mahal dan harganya tak masuk akal bagi penghasilanmu.

Sisihkan setidaknya 10-20 persen income per bulan yang Kamu dapatkan untuk menabung dan berinvestasi. Pikirkan dan mulai rancang strategi untuk memenuhi kebutuhan masa depan dan masa tuamu. Miliki tujuan keuangan yang realistis dan menarik, tulislah secara spesifik dan terperinci. Kuncinya, semakin spesifik tujuan finansialmu, maka semakin besar kemungkinan target itu dapat tercapai.

 

  1. Hitung total pemasukan dan pengeluaran

Terkadang, bekerja keras saja tidak cukup. Kamu pun perlu bekerja dengan cara yang lebih cerdas. Banyak orang yang sudah pontang-panting banting tulang kerja keras siang-malam. Namun masih saja saldo rekeningnya tak kunjung bertambah. Apa yang salah? Bagaimana cara mengaturnya?

Buat catatan anggaran tentang berapa nilai pemasukanmu selama sebulan. Buat juga catatan pengeluaranmu. Untuk apa saja uangmu itu Kamu habiskan. Kamu bisa memanfaatkan berbagai aplikasi yang dapat diunduh untuk memudahkanmu melakukan hal ini. Dari sini Kamu bisa menghitung dan mengevaluasi caramu menggunakan uang selama ini.

Seorang pakar keuangan terkenal bernama Carla Cargle mengatakan, setiap orang harus mengenali kepribadiannya, karena ini akan memungkinkan kita untuk bisa memprediksi kebiasaan dan cara kita dalam mengelola uang. Jika sudah tahu kelemahan kita, maka kita dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi dan menghindarinya.

Sebagai informasi tambahan, berikut adalah karakter orang yang berbeda dalam mengelola keuangan, Kamu termasuk yang mana?

Konservatif

Si Konservatif punya beberapa karakteristik dalam mengelola uangnya, yakni:

  1. Suka menimbun barang, khususnya yang punya nilai berharga seperti perhiasan,
  2. Suka menyimpan uang di tempat tertentu seperti di bawah tempat tidur, di dalam lemari, celengan sendiri, dsb,
  3. Tak mudah percaya dengan bank, koperasi dan lembaga keuangan lainnya,
  4. Tak suka mengambil risiko keuangan, contohnya investasi.

 

B&B (Broke and Begin)

Pribadi B&B ini disebut sebagai orang yang sangat sukar mengatur finansialnya. Karakter orang ini dikenali dari mudahnya ia menghabiskan uang untuk belanja. Tak heran jika akhirnya dia menjadi ‘bangkrut’. Berikut adalah ciri-cirinya:

  1. Tidak biasa menabung,
  2. Biaya hidupnya hanya terus bertahan dari gaji ke gaji. Begitu gajinya habis, habis juga uangnya. Tak  ada uang simpanan lain,
  3. Sangat sering pinjam uang dari orang lain, termasuk untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan siang dan bayar listrik,
  4. Cenderung terlalu berani mengambil risiko dalam keuangan, bahkan jika kemungkinan kehilangan uang lebih besar sekalipun.

 

Konsumtif 

Berikut adalah ciri-ciri mereka yang berkarakter konsumtif:

  1. Senang berbelanja hanya demi untuk menghilangkan stress,
  2. Suka menabung juga, hanya saja menabungnya demi untuk membeli suatu barang atau jasa, bukan untuk menabung dan investasi semata,
  3. Budgeter yang fungsional. Umumnya mereka mengatur keuangan rumah tangga secermat mungkin. Hanya saja hal ini bertujuan untuk memastikan ada anggaran ekstra yang bisa digunakan untuk berbelanja,
  4. Tak begitu nyaman mengambil risiko.

 

Gaya hidup tinggi

Tipe orang yang bergaya hidup tinggi ini mudah dikenali dengan kasat mata. Selain hidup mewah dan bergelimang kekayaan, ia juga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Ia selalu saja menilai segalanya dari harga yang mahal,
  2. Bercita-cita memiliki gaya hidup kaya raya jaya dan tentunya terkenal,
  3. Materialistis, selalu berpikir bahwa kekayaan didefinisikan sebagai kepemilikan barang mewah,
  4. Agresif, dalam artian bersedia mengambil risiko demi mendapatkan barang mewah dan hal-hal yang diangankan sesuai keinginan dan tujuan mereka.

 

Seimbang

Tipe yang terakhir ini merupakan yang paling ideal. Semua orang pasti ingin bisa menjadi pribadi seperti ini. Namun tentu saja hal ini tak mudah untuk diwujudkan. Berikut adalah ciri-cirinya:

  1. Merencanakan anggaran keuangannya dengan seimbang antara pemasukan dan pengeluaran,
  2. Selalu berpikir logis dan realistis sewaktu ingin mengeluarkan uang,
  3. Menghargai hal-hal lain yang baik dalam kehidupan, bukan melulu cuma soal uang,

Demikianlah ulasan yang perlu diketahui tentang karakter uang dalam menyikapi pendapatan dan pemasukannya. Bagaimana dengan keuanganmu? Tidak ada kata terlambat untuk melakukan perbaikan, cobalah cara baru yang lebih tepat demi mendapatkan kesuksesan finansial yang Kamu impikan. Sukses selalu, semoga bermanfaat!

 


Tidak ada Komentar »

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *