Perkawinan : Tipe kecil betina 4-5 bulan

Type medium 5- 7 bulan

Type Besar 8 – 10 bulan

Jantan 8 bulan

Bibit harus : Anak banyak , dada lebar,
mata jerNih, induk sehat ,
type besar, keibuanbaik.
Perkembangbiakan, jantan dan betina
jangan di satukan/ dicampur
diinjak2 dan kanibalisme.
Dikawinkan dengan carabetina dibawa
kekandang jantan jangan dibalik
( berkelahi).
Ciri betina birahi: ribut, mengeluarkan suara,
pukul2 dinding dengan kakinya,
bila pegang pungungnya bagian
pantat nungging, kelinci betina sering
gesek-gesek lehernya kediding/
pagar. tanda2ini kelihatan
langsung kawinkan.
Waktu kawin: jangan siang baik pagi atau
sore hari, kawin suhu lebih 30 oC
fertilitas menurun. Ciri sudah kawin
jantan jatuh disamping betina.
Lama bunting : berkisar 31 – 32 hari,
kadang-kadang ada bunting semu,
dengan ciri hari 18 – 22 hari cabut
bulunya, buat sarang utk anak
waktu beranak minta kawin.
Tanda kelinci bunting: 16 – 20 hari stlah kawin
bulu kelinci dicabuti. Palpasi bagian
perut ada anaknya,
setelah 25 hari puting susu memerah,
12 hari dites dengan jantan tidakmau kawin.
Tanda-tanda beranak : Membuat sarang (gali lobang).
Bila ditnah buat lobang 0,5m,
Isi sarang dengan bulu atau rumput kering,
Rata-rata anak lahir 6 – 10 ekor,
Waktu beranak jangan dipegang
nanti diinjak-injakinduk dimakan,
Menyusui hanya 1 –2 kali sehari ,
Disarang perlu di cek anaknya bila ada
yang mati jangan sampai busuk,
tidak disusui
Memelihara anak:
Baru lahir tidakberbulu
(jangan kena angin/kedinginan)
Mata tertutup, umur 10 hari baru buka.
bila 10 hari mata tidak buka infeksi bersihkan
dg burwater.
Anak meningalkan sarang 19 –20 hari
mulai makan rumput, sblm hari tsb
berarti sarang kepanasan atau induk tidak
menyusui.
Dijaga dari hama tikus, kucing dll buat kawat. Baunya stress induk.
umur 42 hari disapih dari induknya.
Umur 3 bulan diseleksi jantan betina.
Umur 5 bulan masuk kandang individu.
Setelah beranak di alam ada langsung kawin lagi, di blitar 2- 3 hari setelah beranak, ,
Untuk produksi daging dikawinkan lagi 21, 28 atau 32 hari hari setelah lahir.
Memelihara anak bila induk mati,
Ditirikan dg cara anak diolesi minyak,
pada hidung dan pantatnya.
Bila tidak ada induk pengganti kita jadi induk
pengganti beri susu pakai pinset, piring dst.
Sebab kematian anak :
Baru beranak udar kedinginan induk tidak baik
Umur 5 mg terkena penyakit enteritis
Umur 6- 16 mg penyakit coccidiosis
Sebelum lahir mumified,
Setelah lahir kanibalisme,
Kanibalisme disebabkan oleh :
kandang gaduh/ramai, ada tikus kucing, anjing
induk jelek , induk tidak buat susu.
Atasi dengan kotak anak dipisah dari induknya
pagi hari, Culling induk yang jelek,
hindari binatang yang membuat strss,
sedikit mungin memegang induk dan anak.
Laktasi : 1 – 2 kali perhari, selama 2 – 5 menit,
Siang pisah malam anak gabung dg induk,
produksi susu tertinggi 18 – 21 hari (lang 1981),
Umur 12 – 25 hari ( wilson 1962)
Rata produ susu 35 gr/kg berat hidup,
Produk susu menurun umur 35 hari,
minimum 45 hari.
Produksi susu selama 6 minggu 7 kg,
55% terjadi pada mg ke 3.
Dapat disapih minggu ke 4, beri makan
tambahan, anak yang baru lahir tidak langung
menyusu, 16 – 24 jam stlah lahir.
Umur anak kelinci dijual rata-rata 2 – 3 bulan
Utk prod daging, berat 1,5- 3 kg,
Bagian yang dapt dimakan 50 – 59 % dr BH,
Untuk mainan anak2 3 – 4 minggu,
Perlu ada catatan induk :
tgl kawin, tgal beranak, jumlah anak,
jml disapih, pejantan, dll .

Tabel 1. Pertumbuhan kelinci New Zealand

Umur (mg)

Berat Hidup

(gram)

PBBH

(gr)

0

3

8

14

15

45.4

363.2

1816.0

3268.8

4086.0

15.1

41.5

33.2

16.5

Lang 1981

Tabel 2. Pertumbuhan Kelinci Lokal

Umur (mg)

Berat Hidup

(gram)

PBBH

(gr)

0

3

8

14

20

50

290

1080

1880

2800

11.4

22.5

19.1

21.9

Schiere (1981)

Tabel 3. Persentase karkas NZW dan Dutch

Umur (mg)

NZW

Dutch

8

13

dewasa

55.9

59.2

58.2

60.3

63.3

62.8

Arington dan Kelli , 1976

Tabel 4. Data Reproduksi Kelinci

Feature

Angka teknis

Umur Reproduksi

Suhu tubuh

Umur Hidup

Litter Size

Berat Dewasa Tubuh

Dewasa Kelamin

Tipe Ovulasi

Waktu Ovulasi

Waktu Fertilisasi

Daya Fertil ovum

Implantasi

Volume ejakulasi

Konsentrasi sperma

Daya Fertil Sperma

Lama Bunting

Berat lahir

Dapat dikawinkan

2.5 tahun

38 oC

5 Tahun

1 – 13

Jantan 4,1 – 5 kg

Betina 4,5 – 5,5kg

Jantan 4 – 5 bulan

Betina 3 – 4 bulan

Induksi/dipengaruhi

10 jam stlh kawin

1 – 2 jam stlah ovulasi

6 jam

7 hari stlah fertilisasi

0.5 – 1.5 ml

200 jt/ml

30 jam

30 hari

64 gram

28 – 42 hr bila menyusui

KARAKTERISTIK REPRODUKSI KELINCI

1. Kelinci tidak memperlihatkan siklus estrus

sbnarnya.

2. Ovulasi terjadi stlah ada rangsangan kawin (10jam)

3. Sejak pubertas ovarium siap ovulasi selama

12 – 14 jam, bila tidak ada induksi/ rangsangan

baru berdegenerasi selama 4 hari, jadi hanya 4 hari

kelinci betina menolak jantan.

4. Jadi lama estrus 12 –14 hari, siklus estrus 16 – 18

hari,

5. Jumlah anak meningkat pada kelahiran ke-3

dan konstan selama 2 tahun.

6. Umur produksi induk penghasil daging

selama 2,5 tahun atau 8 – 10 kali beranak.

KARAKTERISTIK SISTEM PENCERNAAN

1. Hewan herbivora, berlambung tunggal,

dgn pembesaran pada caecum fungsi sama dgn

rumen sapi —– Pseudo Ruminansia.

2. Pencernaan enzimatis pd lambung,

fermentatip (M.O) pd sekum.

3. Hasil pencernaan fermentatip —– Feses lunak —

(AA.esensial, Vitamin, VFA) —- dikonsumsi kembali

(coprophagi) — diserap kembali di usus halus.

4. Pada sekum terjadi pemisahan non serat dan

serat kasar, non serat difermentasi oleh m.o jadi

feses lunak (biasa malam hari langsung dimakan),

serat kasar jd feses kasar.

Keuntungan Coprophagi: peningkatan penyerapan

zat2 makanan, atau peningkatan kencernaan serat.

ALAT PENCERNAAN

1. Mulut —- oesophagus —– lambung —–duodenum –

jejenum — illeum —- caecum (40%)—–colon anus.

2. Kecernaan serat kasar rendah 20%.

FEED KONVERSI

Kelinci 2, sapi 9, karena pembesaran caecum sama dengan kuda —- 80% dr karkas dpt dimakan, — prod daging efisien.